Advanced Search
Hits
3482
Tanggal Dimuat: 2011/06/19
Ringkasan Pertanyaan
Apakah seseorang yang mengerjakan salat furada (sendiri) dapat menyambungnya menjadi salat berjamaah? Marja Taklid saya adalah Pemimipin Agung Revolusi Imam Khamenei.
Pertanyaan
Apakah seseorang yang mengerjakan salat furada (sendiri) dapat menyambungnya menjadi salat berjamaah? Marja Taklid saya adalah Pemimipin Agung Revolusi Imam Khamenei.
Jawaban Global

Salat furada (sendiri) tidak dapat disambung menjadi salat jama’ah (berjamaah); bahkan kapan saja seseorang sibuk dengan salat wajib dan salat jama’ah dikerjakan, apabila ia belum lagi memasuki rakaat ketiga dan merasa takut apabila ia menuntaskan salatnya ia tidak akan mendapatkan salat jama’ah maka mustahab (dianjurkan), dengan niat mengerjakan salat mustahab, ia menuntaskan salatnya dengan dua rakaat dan menyampaikan dirinya pada salat jama’ah. Dan apabila meski dengan menyelesaikan salat mustahab ia tidak dapat sampai pada salat jama’ah maka ia harus membatalkan salat mustahab itu dan menyampaikan dirinya pada salat jama’ah.[1] [IQuest]



[1]. Taudhih al-Masâ’il (Al-Muhasysyâ li al-Imâm Khomeini), jil. 1, hal. 790.

Terjemahan dalam Bahasa Lain
Komentar
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
contoh : Yourname@YourDomane.ext
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat

Menu

Pertanyaan-pertanyaan Acak

Populer Hits

Jejaring