Advanced Search
Hits
5980
Tanggal Dimuat: 2011/04/07
Ringkasan Pertanyaan
Bagi wanita yang menikah lagi di dunia maka suami yang manakah yang kelak menjadi pasangannya di surga?
Pertanyaan
Bagi wanita yang menikah lagi di dunia maka suami yang manakah yang kelak menjadi pasangannya di surga?
Jawaban Global

Sekaitan dengan kondisi ukhrawi pria dan wanita yang merupakan pasangan suami dan istri di dunia dapat dijelaskan dengan beberapa asumsi sebagai berikut:

1.     Suami dan istri keduanya adalah penghuni surga.

2.     Istri adalah penghuni surga dan suami adalah penghuni neraka.

3.     Suami adalah penghuni surga dan istri adalah penghuni neraka.

4.     Suami dan istri keduanya adalah penghuni neraka.

5.     Istri dan suami-suaminya, kedua kelompok adalah penghuni surga.

6.     Suami dan istri-istrinya, kedua kelompok adalah penghuni surga.

 

Sekaitan dengan asumsi pertama, apabila memilih satu dengan yang lain, yaitu apabila pria menduduki tingkatan yang lebih tinggi dan memilih istri atau apabila istri menduduki posisi yang lebih tinggi dan memilih pria maka dalam hal ini mereka akan mendapatkan satu dengan yang lainnya. Hal ini terkandung dalam riwayat yang dinukil dari Imam Shadiq As: “Apabila di surga, kedudukan pria lebih tinggi dari wanita dan memilihnya, maka wanita (tersebut) akan menjadi salah satu istri dari pria tersebut. Dan apabila kedudukan wanita lebih tinggi dan memilih pria, maka pria itu akan menjadi suaminya.”[1]

Dalam asumsi kedua, ketiga, dan keempat juga, ujung-ujungnya, baik keduanya atau salah satu di antara mereka akan menjadi penduduk neraka. Tentu saja seseorang yang tidak berada di surga maka ia tidak akan dapat bersanding dengan wanita atau pria yang menjad penghuni surga. Terkait dengan asumsi keenam, dengan memperhatikan riwayat ini, apabila posisi pria lebih tinggi maka ia dapat memilih istri-istrinya.

Asumsi kelima, yang menjadi obyek pertanyaan, kebetulan disebutkan dalam beberapa riwayat. Misalnya pertanyaan yang dilontarkan Ummu Salamah, istri Rasulullah Saw, kepada Rasulullah Saw bahwa apabila seorang wanita di dunia memiliki beberapa suami dan memasuki surga kelak pada hari Kiamat, maka wanita (tersebut) akan menjadi istri dari suami yang mana? Rasulullah Saw bersabda, “Wahai Ummu Salamah! Pilihlah yang terbaik dari sisi akhlak dan perilaku baiknya. Pilihlah orang yang bersikap lebih baik kepada keluarganya. Lantaran akhlak budiman akan memperoleh kebaikan dunia dan akhirat.”[2] Artinya bahwa wanita dalam hal ini, apabila ingin, ia dapat memilih siapa pun dari suaminya. Riwayat ini dengan sendirinya telah memadai untuk menjawab pertanyaan yang diajukan. [IQuest]



[1]. Allamah Majlisi, Bihâr al-Anwâr, jil. 8, hal. 108, Cetakan Beirut.  

[2]. Ibid, hal. 119.  

Jawaban Detil
Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban detil.
Terjemahan dalam Bahasa Lain
Komentar
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
contoh : Yourname@YourDomane.ext
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat

Menu

Pertanyaan-pertanyaan Acak

  • Apakah pria diharamkan memakai emas putih?
    17150 Keharaman Emas dan Sutera bagi Pria 2012/04/03
    Kantor Ayatullah Agung Khamenei (Mudda Zhilluhu al-‘Ali): Apabila sesuatu yang dinamai emas putih itu adalah emas kuning yang kemudian menjadi putih akibat persenyawaan bahan-bahan warnanya maka haram hukumnya bagi pria untuk memakainya. Namun tidak ada halangan apabila unsur emas padanya sedemikian kurang sehingga ...
  • Apa hukumnya apabila permen karet Orbit memiliki kandungan babi?
    3979 Hukum dan Yurisprudensi 2011/12/13
    Telah dilakukan beberapa penelitian dalam masalah ini. Namun kami belum menemukan nara sumber yang dapat dipercaya dan diandalkan yang menyokong pertanyaan Anda di atas terkait dengan kandungan babi pada permen karet Orbit. Perlu untuk disebutkan bahwa syariat suci Islam memandang sesuatu najis tatkala terdapat keyakinan terhadap kenajisannya.
  • Mengapa thawaf nisa' itu wajib dilakukan?
    6623 Hukum dan Yurisprudensi 2010/11/09
    Berdasarkan pandangan fikih Syiah Imamiyah, thawaf nisa' itu merupakan salah satu kewajiban dalam ibadah haji (haji qirân, ifrad dan tamattu')[1] dan umrah mufradah. Dan hanyalah dalam umrah tamattu' tidak diwajibkan melakukan  thawaf nisa’. Sesuai dengan nukilan beberapa riwayat menybutkan bahwa barang siapa yang tidak melakukan ...
  • Mengapa Imam Hasan As tidak melakukan perlawanan seperti saudaranya?
    8993 Sejarah Para Pembesar 2010/12/19
    Setiap kejadian sejarah harus dikaji dan dijelajahi dengan memperhatikan pelbagai kondisi dan situasi politik yang berkembang pada zamannya.Tindakan pertama Imam Hasan As setelah naiknya ke tampuk pemerintahan adalah menyiapkan pasukan untuk menghadapi eskalasi pasukan Muawiyah.  Namun sesuai dengan tuntutan situasi dan kondisi masyarakat Imam memilih berdamai dan menghindar ...
  • Apakah makna ibdâ’? Apakah ibdâ’ itu merupakan salah satu sifat Tuhan?
    3810 Teologi Lama 2014/09/18
    Dalam literatur-literatur agama, ibda disebutkan dalam beragam bentuk sebagai salah satu sifat Allah Swt. Dalam al-Quran, kata ini hanya dinyatakan dalam bentuk sifat musyabbah (badi’) namun dalam beberapa riwayat dinyatakan dalam beragam bentuk; seperti dalam bentuk sifat musyabbah dengan kata badi’, ism fâ’il dengan kata mubdi’, kata ...
  • Apakah dibolehkan mencuri software dari site-site internet?
    3989 Hukum dan Yurisprudensi 2011/03/05
    Mengingat Anda menghendaki hukum fikih yang Anda sebutkan dalam pertanyaan Anda, maka kami memandang perlu untuk melayangkan pertanyaan kepada beberapa kantor marja agung. Adapun jawaban yang kami terima adalah sebagai berikut:  
  • Apakah seorang Sunni boleh membaca doa orang Syiah?
    6397 Akhlak Praktis 2011/12/21
    Mengingat bahwa doa-doa yang disebutkan melalui jalur mazhab Syiah adalah doa-doa dari para Imam Maksum As yaitu Ahlulbait Rasulullah Saw. Sesuai dengan wasiat dan anjuran Rasulullah Saw untuk berpegang teguh kepada mereka dan mengikuti mereka adalah sama dengan menabur benih keselamatan. Di samping itu, sesuai dengan pengakuan Syiah ...
  • Apa hukumnya rum itu? Apakah rum itu halal atau haram?
    14470 Hukum dan Yurisprudensi 2011/01/16
    Memakan dan meminum setiap yang memabukkan hukumnya adalah haram.[1] Apabila Anda yakin bahwa rum itu mengandung alkohol dan memabukkan maka haram bagi Anda untuk menggunakannya apa pun bentuknya (cairan atau serbuk). Jawaban Hadhrat Ayatullah Mahdi Hadawi Tehrani (Semoga ...
  • Tolong Anda tetapkan keazalian dan keabadian Tuhan melalui argumentasi rasional!
    7124 Teologi Lama 2011/05/17
    Diantara sifat dzati (esensial) Allah Swt adalah keazalian (azaliyah) dan keabadian (abadiyah). Kedua sifat ini bermakna bahwa keberadaan Tuhan tidak berpermulaan dan juga tidak berkesudahan. Terkadang dua sifat ini disebut oleh para teolog dengan nama sarmadi.Dalam menetapkan keazalian dan keabadian Allah Swt, harus ...
  • Apakah itu nafkah?
    3794 بیشتر بدانیم 2014/09/18
    Nafkah adalah sebuah terminologi fikih yang digunakan terkait dengan wanita, kerabat (keluarga dan famili) dan harta benda. Namun apa yang masyhur nafkah istri yang harus diserahkan oleh suami kepada istrinya sesuai dengan syarat-syarat yang ada.[1] Nafkah ini biasanya mencakup pangan (makanan), sandang (pakaian) ...

Populer Hits

Jejaring