Advanced Search
Hits
10631
Tanggal Dimuat: 2012/01/16
Ringkasan Pertanyaan
Apakah Jibril hanya turun tatkala menyampaikan wahyu kepada Rasulullah Saw atau ia senantiasa bersama Rasulullah Saw?
Pertanyaan
Apakah Jibril hanya turun tatkala menyampaikan wahyu kepada Rasulullah Saw atau ia senantiasa bersama Rasulullah Saw? Apabila ia senantiasa bersama Rasulullah Saw maka Rasulullah Saw adalah seorang malaikat yang berbentuk manusia dan hal ini berseberangan dengan al-Qur’an yang menyatakan, “Ana basyarun mitslukum?” Apabila Jibril hanya bersama Rasulullah tatkala turun menyampaikan wahyu, maka sunnah-sunnah Rasulullah Saw seperti memelihara janggut dan sunnah-sunnah lainnya kurang begitu kuat dalilnya dan harus direvisi.
Jawaban Global

Jibril hanya mendatangi dan mengunjungi Rasulullah tatkala ia turun menyampaikan wahyu; karena dalam banyak hal kita jumpai dalam riwayat misalnya Rasulullah Saw tengah sibuk melakukan sebuah pekerjaan kemudian Jibril turun mendatanginya. Hal ini dapat dijadikan sebagai dalil bahwa Jibril tidak senantiasa bersama Rasulullah Saw pada setiap keadaan, sekiranya Jibril senantiasa bersama Rasulullah Saw maka makna nuzûl (turun) tidak akan berguna; karena nuzûl (turun) bermakna turunnya seseorang dari tingkatan yang lebih tinggi ke tingkatan yang lebih rendah dan apabila Jibril senantiasa bersama Rasulullah Saw maka tentu saja nuzûl ini tidak akan memiliki makna.

Jibril bersama atau tidak bersama Rasulullah Saw tidak berpengaruh pada unsur kemanusiaan Rasulullah Saw. Bukankah Jibril adalah pembawa wahyu bagi Rasulullah Saw? Lantas keniscayaan dan kemestian apa yang terdapat pada penyertaan Jibril dan (karena penyertaan Jibril maka) Rasulullah Saw dipandang sebagai malaikat?

Jawaban Detil

Pertanyaan Anda terdiri dari beberapa pembahasan yang akan kami jawab secara berurutan sebagaimana berikut ini:

1.    Jibril hanya mendatangi dan mengunjungi Rasulullah tatkala ia turun menyampaikan wahyu; karena dalam banyak hal kita jumpai dalam riwayat misalnya Rasulullah Saw tengah sibuk melakukan sebuah pekerjaan kemudian Jibril turun kepadanya.[1] Hal ini dapat dijadikan sebagai dalil bahwa Jibril tidak senantiasa bersama Rasulullah Saw pada setiap keadaan, sekiranya Jibril senantiasa bersama Rasulullah Saw maka makna nuzûl (turun) tidak akan berguna; karena nuzûl (turun) bermakna dari turun tingkatan yang lebih tinggi ke tingkatan yang lebih rendah dan apabila Jibril senantiasa bersama Rasulullah Saw maka tentu saja nuzûl ini tidak akan memiliki makna. Sebaliknya harus dikatakan misalnya bahwa Jibril menyertai Rasulullah Saw tatkala ia menyampaikan wahyu kepada Rasulullah Saw; misalnya pada ayat 19 surah Maryam (19), ayat-ayat pada surah al-Dhuha yang disebutkan pada kitab-kitab tafsir, dan kondisi pewahyuan (sya’n al-nuzul) ayat berkaitan dengan terlambatnya turun wahyu dan diriwayatkan bahwa wahyu tidak turun di antara dua puluh lima atau empat puluh lima hari.[2]

2.    Jawaban bagian kedua pertanyaan Anda: Tidak dapat diragukan bahwa sesuai dengan ajaran-ajaran agama, Allah Swt telah mengangkat seorang malaikat untuk mengajarkan akhlak-akhlak mulia kepada Rasulullah Saw.[3] Namun apakah ketika Rasulullah Saw disertai dan ditemani oleh seorang malaikat dapat dijadikan sebagai dalil bahwa Rasululah Saw itu adalah seorang malaikat? Anda katakan bahwa apabila Jibril senantiasa menyertai Rasulullah Saw karena itu Rasulullah Saw bukanlah seorang manusia. Bukankah Jibril itu adalah seorang pembawa wahyu dan perantara dalam menyampaikan wahyu kepada Rasulullah Saw? Tidak jelas keniscayaan dan kemestian apa yang terdapat antara penyertaan Jibril dan kemalaikatan Rasulullah Saw (bahwa Rasulullah Saw itu adalah seorang malaikat)? Artinya tidak dapat dipahami bagaimana penyertaan Jibril pada setiap kondisi bersama Rasulullah Saw dapat disimpulkan bahwa Rasulullah Saw itu adalah seorang malaikat. Memangnya penyertaan seseorang pada setiap kondisi meniscayakan kesatuan jenis dan status seseorang? Apabila sebuah cincin yang melekat senantiasa di jari dan senantiasa menemani kita maka hal itu meniscayakan bahwa kita ini adalah sebuah cincin? Allah Swt senantiasa bersama dan menyertai kita; apakah dapat disimpulkan bahwa kita ini adalah Tuhan atau Tuhan seperti kita? Atau para malaikat yang senantiasa bersama dan menyertai manusia, mencatat dan merekam seluruh perbuatan manusia, apakah hal itu meniscayakan bahwa manusia itu adalah malaikat? Model argumentasi seperti ini tidak memiliki landasan dan pijakan rasional. Dan bahkan sekiranya Rasulullah Saw senantiasa bersama dan disertai oleh Jibril maka hal itu tidak akan menciderai status kemanusiaan Rasulullah Saw dan tidak bertentangan dengan ayat al-Qur’an.[4]

3.    Masalah lainnya adalah bahwa sebab mengapa Jibril turun mendatangi Rasulullah Saw dan tidak mendatangi orang lain adalah karena kemaksuman yang dimiliki Rasulullah Saw. Artinya bukan karena turunnya Jibril yang menyebabkan kemaksuman nabi. Sepanjang seorang maksum dari dosa dan kesalahan, kemudian ia layak meraih makam kenabian dan wahyu diturunkan kepadanya. Ketika demikian adanya, kehadiran atau ketidakhadiran Jibril tidak ada sangkut pautnya dengan kemaksuman Nabi Saw; karena Jibril adalah malaikat kepercayaan Tuhan dan ia juga merupakan pembawa wahyu.

Jibril hanya memiliki peran pembawa wahyu. Peran pembawa wahyu ini  tidak berpengaruh pada kemaksuman nabi juga tidak menyebabkan munculnya kewajiban taat kepada Rasulullah Saw semata-mata karena turunnya Jibril kepadanya. Karena itu, sunnah-sunnah kenabian tidak dapat diutak-atik dan diganti. Karena bersumber dari perilaku Rasulullah Saw yang senantiasa terjaga dari segala jenis kesalahan dan menduduki puncak tertinggi kesempurnaan insaniah sedemikian sehingga Allah Swt menanugerahkan derajat qurb (kedekatan) kepadanya yang berjarak kurang dari dua busur anak panah. [iQuest]

 

 



[1]. Kulaini, al-Kâfi, jil. 6, hal. 52, Cetakan Keempat, Dar al-Kutub al-Islamiyah, Teheran, 1365 S; Ibid, jil. 5, hal. 304; Allamah Majlisi, Bihâr al-Anwâr, jil. 17, hal. 378, Bab 52, al-Yaqin wa al-Shabr ‘ala al-Syadâid, Muassasah al-Wafa, Beirut.

[2]. Sayidah Nusrat Amin Banu Isfahani, Makhzan al-‘Irfân dar Tafsir al-Qur’ân, jil. 15, hal. 169, Nehdhat Zanan Musalman, Teheran, 1361 S; Mulla Fathullah Kasyani, Tafsir Minhâj al-Shâdiqin fi Ilzâm al-Mukhâlifin, jil. 10, hal. 269, Kitab Furusy Muhammad Hasan ‘Ilmi, Teheran, 1366 S; Husain bin Ahmad, Husaini Syah Abdul ‘Azhimi, Tafsir Itsnâ ‘Asyar, jil. 14, hal. 249, Intisyarat Miqat, Teheran, Cetakan Pertama, 1363 S; Ahmad bin Abi Sa’d, Kasyf al-Asrâr wa Iddat al-Abrâr, jil. 6, hal. 140, Intisyarat-e Amir Kabir, Teheran, Cetakan Kelima, 1371 S.

[3]. Nahj al-Balâghah, Khutbah 192, Intisyarat Dar al-Hijrah, Qum: Imam Ali As bersabda: Semenjak waktu penyapihannya, Allah telah menempatkan seorang malaikat yang kuat bersama beliau untuk membawa beliau sepanjang jalan akhlak yang luhur dan perilaku yang baik, siang dan malam.”

[4]. Tentang Peran Malaikat dan Jibril dalam memberikan emanasi ilmu, silahkan lihat Jawaban No. 1853 (Site: 1922, Kedudukan Eksistensial Para Malaikat).

Terjemahan dalam Bahasa Lain
Komentar
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
contoh : Yourname@YourDomane.ext
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat

Menu

Pertanyaan-pertanyaan Acak

  • Apakah orang yang masih melekat cilak di wajahnya dapat berwudu atau mandi?
    5020 Hukum dan Yurisprudensi 2012/02/06
    Tidak boleh ada sesuatu yang menghalangi sampainya air ke anggota badan dan kulit badan ketika seseorang ingin berwudu atau mandi. Karena itu, apabila cilak hanya digunakan pada bagian dalam mata maka hal itu tidak akan menciderai keabsahan wudu dan mandi. Namun apabila digunakan di sekiling bagian mata atau pada ...
  • Apakah Nabi Saw mencapai syahid?
    5893 Sejarah Para Pembesar 2009/05/03
    Banyak dalil yang termaktub dalam kitab-kitab hadis dan sejarah, baik Syiah atau pun Sunni yang menegaskan ihwal kesyahidan Nabi Saw akibat diracun. Namun poin berikut ini juga harus diperhatikan bahwa apabila kesyahidan kita definisikan yang bermakna terbunuh di jalan Allah dan rasul sebagaimana yang bermdijelaskan dalam al-Qur’an, maka ...
  • Saya telah bertunangan dengan tunangan saya selama sepuluh tahun. Apakah kami dapat melaksanakan akad nikah syar’i sebelum melaksanakan pernikahan secara resmi mengikut catatan sipil?
    8204 Hukum dan Yurisprudensi 2012/02/18
    [1]Ayatullah Agung Khamenei (Mudda Zhilluhu al-‘Ali):Perbuatan ini pada dasarnya boleh dilaksanakan dengan tetap memperhatikan syarat-syarat syar’inya. Kantor Ayatullah Agung Siistani (Mudda Zhilluhu al-‘Ali):Akad nikah seorang gadis harus ...
  • Apabila kita melihat seseorang tenggelam dan tidak menolongnya apakah kita berdosa dan bertanggung jawab atas kematiannya?
    3064 Serba-serbi 2014/08/04
    Pengguna Site Islam Quest Yang Budiman! Seseorang yang menyaksikan tenggelamnya seseorang, apabila ia tidak mampu untuk menolong maka ia tidak memikul tanggung jawab apa pun. Namun apabila ia mampu kemudian tidak menolongnya maka hal itu tidak keluar dari dua kondisi berikut ini: Dari sudut pandang ...
  • Siapa saja yang akan masuk ke dalam surga?
    24180 Teologi Lama 2009/10/17
    Dengan memperhatikan ayat-ayat al-Qur'an dipahami bahwa surga merupakan janji niscaya Allah Swt yang diperuntukkan bagi orang-orang "muttaqin", "mu'min" dan orang-orang yang patuh terhadap seluruh titah Allah Swt dan Rasulullah Saw. Orang-orang seperti ini adalah orang-orang bahagia sejati dan orang-orang yang berjaya.Dengan menyimak perintah-perintah Allah Swt dan Rasulullah Saw kita ...
  • Apakah dibolehkan turut serta pada majelis Imam Husain As di kediaman orang yang memandang Imam Ali As sebagai Tuhan?
    3642 Teologi Lama 2011/03/13
    Meski pengadaan majelis duka untuk Imam Husain As dan para sahabatnya yang syahid memperoleh banyak ganjaran dan pahala, namun jelas bahwa apabila majelis-majelis seperti ini dimaksudkan untuk mempropagandakan dan menguatkan ajaran-ajaran yang menentang ajaran Ahlulbait As, ikut serta pada majelis-majelis seperti itu, tidak hanya tidak memperoleh pahala, melainkan boleh jadi ...
  • Apa hukumnya tidak berpartisipasi dalam acara demonstrasi al-Quds sedunia?
    5365 Hal-hal Lain 2012/10/14
    Ikut serta dalam demonstrasi atau peringatan hari al-Quds sedunia adalah wajib bagi setiap Muslim yang dapat ikut serta pada acara tersebut dan hal ini merupakan sebuah hukum wilâi sehingga seluruh Muslim harus mematuhinya. Akan tetapi orang-orang yang disebabkan adanya alasan yang diterima oleh urf (tradisi) ...
  • Apa penafsiran ayat 9 surah al-Jin?
    16196 Tafsir 2012/04/03
    Para ahli tafsir dalam menafsirkan ayat ini dan ayat-ayat semisalnya mengemukakan pandangan yang berbeda-beda. Kebanyakan para ahli tafsir masa lalu dalam menafsirkan ayat ini tetap bersikeras memelihara lahir ayat, namun demikian Alusi dalam tafsirnya, Ruh al-Ma’âni, melontarkan beberapa kritikan atas jenis penafsiran seperti ini dan kemudian membeberkan ...
  • Mengapa surah al-Taubah tdak dimulai dengan basmalah? Apakah ada penghilangan sebagian ayat-ayat al-Quran pada surah ini? Apakah bermasalah sekiranya kita membacanya dengan basmalah?
    8521 شیعه و قرآن 2015/02/12
    Sebagian ahli tafsir (mufasir) menyebutkan beberapa alasan mengapa surah al-Taubah tidak dimulai dengan bismillahi al-rahman al-rahim (basmalah); misalnya ada yang berpendapat bahwa bismillah adalah untuk menjelaskan tentang keamanan (tiadanya perang), cinta kasih dan rahmat, namun surah al-Taubah (Barā’ah) adalah untuk mengilangkan dan mencabut keamanan yang ada di ...
  • Apa perbedaan antara imam dan khalifah?
    16542 Garis Besar 2013/08/19
    Kendati menurut pandangan sebagian cendekiawan Ahli Sunnah, seperti Ibnu Khaldun, tidak ada perbedaan antara imam dan khalifah, dan keduanya adalah satu makna yaitu pelanjut dari pemilik syariat dalam menjaga agama dan kebijakan atau politik dunia, akan tetapi, secara umum dan ringkas bisa dikatakan bahwa kedudukan imâmah, sebagaimana ...

Populer Hits

Jejaring