Advanced Search
Hits
5245
Tanggal Dimuat: 2010/07/25
Ringkasan Pertanyaan
Apa hukumnya melihat (rukyat) hilal dengan teleskop menurut Pemimpin Agung Revolusi (Rahbar)?
Pertanyaan
Bagaimana fatwa Pemimpin Agung Revolusi (Rahbar) terkait dengan masalah penetapan hilan dengan teleskop?
Jawaban Global

Pemimpin Agung Revolusi (Rahbar) dalam menjawab pertanyaan seperti ini berkata, “Rukyat dengan media tidak berbeda dengan rukyat melalui cara biasa dan (rukyat dengan media tersebut) adalah muktabar (dapat dijadikan sebagai sandaran). Kriterianya adalah harus melihat (rukyat). Karena itu rukyat dengan mata, kaca mata atau teleskop dihukumi satu. Adapun pantulan ke komputer dapat disebut rukyat atau tidak adalah bermasalah secara hukum karena tidak jelas keabsahannya.”[1]

Karena itu pijakan dasar fikih Pemimpin Agung Revolusi (Rahbar) dalam masalah penetapan hilal adalah dibenarkan menggunakan kaca mata, kamera, teleskop untuk menetapkan awal bulan (hilal). [iQuest]

 


[1]. Taudhih al-Masail (al-Muhassya lil Imam al-Khomeini), jil. 1, hal. 986, Pertanyaan 853; Ayatullah Khamenei, Ajwibat al-Istifta’at (edisi Persia), hal. 174

 

 

Terjemahan dalam Bahasa Lain
Komentar
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
contoh : Yourname@YourDomane.ext
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat

Menu

Pertanyaan-pertanyaan Acak

  • Apakah memakan lobster, cumi-cumi dan kerang laut hukumnya haram?
    27790 Hukum dan Yurisprudensi 2009/12/12
    Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban global. Silahkan Anda pilih jawaban deti ...
  • Apa hukumnya meminum kopi Luwak?
    7430 2012/07/26
    Secara umum kencing dan kotoran manusia serta hewan yang haram dagingnya untuk dimakan dan memiliki darah yang mengucur tatkala disembelih adalah najis dan tidak dapat disucikan demikian juga tidak boleh meminumnya (atau memakannya). Namun para juris meyakini barang-barang seperti biji kurma atau biji ceri yang terkadang dikunyah ...
  • Dimanakah tempat Imam Zaman Ajf berdomisili?
    4320 Teologi Lama 2010/09/20
    Dalam masalah ini kita berhadapan dengan tiga model riwayat:Pertama, riwayat-riwayat yang tidak memperkenalkan kediaman dan domisili khusus bagi Imam Zaman. Meski demikian sebagian riwayat-riwayat ini memandang bahwa Imam Zaman berkediaman di gurun dan pegunungan.
  • Bagaimanakan hukum niat dalam ibadah dan bersuci?
    2729 Garis Besar dan Beberapa istilah 2015/04/18
    Yang dimaksud dengan niat adalah keinginan dan kemauan kuat untuk melakukan suatu pekerjaan, entah motif itu Ilahi ataukah materi. Dalam ibadah dan bersuci, niat adalah qashd (maksud) melakukan pekerjaan dan akan berlaku jika pelaksanaan suatu pekerjaan itu didasari dengan qasd qurbat ila llah (demi untuk mendekatkan diri ...
  • Apakah dalam tafsir Kasyf al-Asrâr karya Khaja Abdullah Anshari tertulis pembahasan tentang distorsi dan penyimpangan (tahrif) al-Qur’an?
    8820 Tafsir 2010/11/15
    Dalam tafsir “Kasyf al-Asrâr” yang disusun berdasarkan inspirasi dari tafsir Khaja Abdullah Anshari terdapat beberapa hal yang menunjukkan pandangannya tentang tiadanya distorsi dalam al-Qur’an. ...
  • Siapakah Tsauban itu? Apakah Ahlulbait memiliki pandangan dan riwayat-riwayat mengenainya?
    11129 Sejarah Para Pembesar 2012/02/16
    Tsauban yang dikenal sebagai Maula Rasulullah adalah salah satu dari budak atau belian yang dibebaskan oleh Rasulullah. Setelah bebas, ia menjadi sahabat Rasul dan Ahlulbait As. Terdapat riwayat dalam sebagian kitab-kitab hadis yang menjelaskan tentang kecintaan mendalam lelaki ini terhadap Rasulullah Saw dan keluarganya. ...
  • Apakah Syiah meyakini bahwa kekufuran Umar bin Khattab sebanding dengan kekufuran Iblis?
    7678 Teologi Lama 2010/05/20
    Riwayat yang telah disebutkan, pertama dari sisi sanad dan kandungannya merupakan riwayat lemah (dhaif) dan tergolong sebagai riwayat mursal yang tidak dapat dijadikan hujjah; karena sanad dan perantaranya antara Ayyasyi hingga Abu Bashir tidak jelas. Dan apabila juga disebutkan bahwa sebagian mursalatnya itu dapat diterima, maka ...
  • Mengapa al-Quran dikumpulkan tidak berdasarkan urutan pewahyuan?
    43716 شیعه و قرآن 2012/06/19
    Tiada satu pun instruksi yang datang dari Rasulullah Saw terkait dengan pengumpulan al-Quran berdasarkan urutan wahyu yang sampai di tangan kita sekarang ini. Pengumpulan al-Quran dilakukan dalam beberapa periode. Imam Ali As mengumpulkan al-Quran berdasarkan urutan pewahyuan namun pada akhirnya karena pengumpulan para khalifah bersifat ...
  • Siapakah di antara Imam Maksum As yang membaca doa Faraj?
    8980 Dirayah al-Hadits 2012/02/02
    Kata “fa-ra-j” secara leksikal bermakna “Terlepas dari kesedihan dan kegundahan. Dan  bermakna kelapangan.[1]Dalam literatur-literatur hadis yang menyebutkan doa-doa dan amalan-amalan untuk mencapai fa-ra-j dan kelapangan atas pelbagai urusan juga dengan memperhatikan makna leksikal Faraj ini.Di sini, kami akan mencukupkan dengan menyebut tiga hal ...
  • Kenapa lelaki Muslim tidak bisa menikah secara daim dengan perempuan dari Ahlulkitab , akan tetapi bisa menikah secara temporer (mut’ah)?
    5584 Kesamaan Agama 2013/11/25
    Terdapat beberapa pendapat di kalangan para fakih mengenai pernikahan permanen antara lelaki Muslim dan perempuan Ahlulkitab, dan perbedaan ini mencuat dari berbagai riwayat yang berkaitan dengan masalah ini. Tampaknya hikmah pelarangan pernikahan yang terdapat pada sebagian hadis adalah untuk menghindarkan Muslim dari pengaruh keyakinan, akhlak dan kedekatan ...

Populer Hits

Jejaring