Advanced Search
Hits
8815
Tanggal Dimuat: 2011/04/19
Ringkasan Pertanyaan
Apakah orang-orang Iran memeluk Islam berkat usaha Umar?
Pertanyaan
Saya mendengar bahwa Umar dengan invasi militer ke Iran pada masa Yazdgerd III telah menjadi penyebab orang-orang Iran, termasuk kita yang sekarang ini memeluk Islam! Apakah hal ini benar adanya? Apabila hal ini benar adanya dapatkah dikatakan bahwa kita memeluk Islam berkat Umar, sehingga karena itu kita harus berterima kasih kepadanya?
Jawaban Global

Apabila yang dimaksud bahwa orang-orang Iran baru menjadi Muslim pada masa pemerintahan Umar maka kemungkinan ini tidak dapat diterima; karena sebelum penaklukan Iran oleh orang-orang Arab dan kaum Muslimin, sudah terdapat sebagian orang Iran di negara-negara lain yang telah memeluk Islam pada masa awal-awal kemunculan Islam. Dan apabila yang dimaksud bahwa sebagian orang Iran pada masa pemerintahan Umar—lantaran pengaruh Islam di Iran dan perilaku kaum Muslimin—kemudian memeluk Islam, maka pandangan ini dapat diterima; karena sebagian orang Iran pada masa pemerintahan Umar—setelah peperangan berkelanjutan dan kemenangan orang-orang Arab Muslim atas Iran—memang ada yang kemudian memeluk Islam.

Jawaban Detil

Terdapat dua kemungkinan sehubungan dengan maksud bahwa orang-orang Iran menjadi Muslim berkat peran dan usaha Umar:

Pertama, seluruh orang Iran pada masa pemerintahan Umar telah memeluk Islam dan Umar memiliki peran utama menjadikan mereka sebagai Muslim. Kemungkinan pertama ini tidak dapat diterima; karena sebelum penaklukan Iran oleh orang-orang Arab dan kaum Muslimin, terdapat sebagian orang Iran yang bermukim di negara-negara lain dan mereka telah menjadi Muslim pada masa awal-awal kemunculan Islam.

Syahid Muthahhari dalam hal ini menulis, “Ketertarikan orang-orang Iran terhadap agama suci Islam bermula sejak awal kemunculan Islam, sebelum syariat suci Islam yang dibawa oleh para mujahid Muslim datang ke negeri ini. Orang-orang Iran yang bermukim di Yaman memiliki kecenderungan terhadap Islam dan dengan semangat yang tinggi mereka tunduk di hadapan hukum-hukum al-Qur’an serta berupaya dengan jiwa dan raga untuk menyebarkan syariat Islam bahkan mereka mengorbankan jiwa di jalan Islam dan melawan orang-orang yang menentang Nabi Muhammad Saw.”[1]

Demikian juga, pada masa hidup Rasulullah Saw, berkat propaganda (tabligh) Islam sebagian orang Bahrain yang pada masa itu merupakan tempat kediaman orang-orang Iran Majusi dan non-Majusi, memeluk ajaran samawi ini dan menjadi Muslim. Bahkan penguasa di tempat itu diangkat oleh Raja Iran ketika itu.

Orang-orang Iran yang pertama memeluk Islam adalah mereka yang bermukim di Yaman dan Bahrain. Namun apabila kita ingin meninjaunya secara personal, boleh jadi orang Iran yang pertama kali memeluk Islam adalah Salman Farisi dan sebagaimana yang kita ketahui bahwa keislaman orang Iran ini sedemikian tinggi sehingga mendapatkan kemuliaan dengan sabda Rasulullah Saw, “Salman minna Ahlulbait.”[2]

Kedua, adanya kemungkinan lain bahwa sebagian orang Iran pada masa pemerintahan Umar—lantaran pengaruh Islam di Iran dan perilaku kaum Muslimin—maka mereka memeluk Islam. Kemungkinan ini dapat diterima; karena sebagian orang Iran memeluk Islam pada masa pemerintahan Umar karena lelah atas peperangan berkelanjutan dan kemenangan orang-orang Arab Muslim atas Iran.

Salah satu pengaruh penting kemenangan kaum Muslimin adalah penetrasi Islam secara signifikan di Iran. Sudah menjadi sebuah keniscayaan, apabila sebuah negara meraih kemenangan dalam sebuah perang, maka kebudayaan, tradisi, keyakinan-keyakinan agama, dan politik negara penakluk akan berpengaruh banyak pada negara yang ditaklukkan. Paska penaklukan Iran, perilaku rasional dan logis sebagian kaum Muslimin terhadap orang-orang Iran, telah membuat sebagian orang Iran terpesona dan terpengaruh dengan perilaku tersebut. Perilaku kaum Muslimin dan daya tarik Islam, dari satu sisi, dan ruang penerimaan orang-orang Iran atas Islam, dari sisi lain, telah menyebabkan sebagian orang Iran menerima Islam dan menjadi Muslim.

Media-media penerimaan Islam dari orang-orang Iran, ketertarikan mereka terhadap ajaran Islam, dan pelayanan mereka terhadap Islam telah membuat sebagian Imam Maksum as memuji orang-orang Iran.

Atas dasar ini harus dikatakan bahwa orang-orang Iran menjadi Muslim sama sekali tidak ada kaitannya dengan Umar dan kebijakan politiknya, melainkan karena pengaruh, daya tarik Islam dan perilaku kaum Muslimin yang menyebabkan mereka meyakini dan menerima Islam. Dan pandangan bahwa orang-orang Iran menerima Islam karena paksaan dan desakan Umar adalah pandangan yang tidak dapat diterima. [IQuest]

 

Untuk telaah lebih jauh tentang persoalan sejarah ini, kami persilakan Anda untuk merujuk pada indeks: Penaklukan Iran dan Kebebasan dalam Memilih Agama, Pertanyaan 2433 (Site: 2553).



[1]. Khadamat-e Mutaqâbil Islâm wa Irâniyân, Murtadha Muthahhari, hal. 19.  

[2]. Bihâr al-Anwâr, Allamah Majlisi, jil. 65, hal. 55, Hadis 30.

Terjemahan dalam Bahasa Lain
Komentar
Jumlah Komentar 0
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
contoh : Yourname@YourDomane.ext
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
<< Libatkan Saya.
Silakan masukkan jumlah yang benar dari Kode Keamanan

Pertanyaan-pertanyaan Acak

Populer Hits

  • Ayat-ayat mana saja dalam al-Quran yang menyeru manusia untuk berpikir dan menggunakan akalnya?
    259839 Tafsir 2013/02/03
    Untuk mengkaji makna berpikir dan berasionisasi dalam al-Quran, pertama-tama, kita harus melihat secara global makna “akal” yang disebutkan dalam beberapa literatur Islam dan dengan pendekatan ini kemudian kita dapat meninjau secara lebih akurat pada ayat-ayat al-Quran terkait dengan berpikir dan menggunakan akal dalam al-Quran. Akal dan pikiran ...
  • Apakah Nabi Adam merupakan orang kedelapan yang hidup di muka bumi?
    245605 Teologi Lama 2012/09/10
    Berdasarkan ajaran-ajaran agama, baik al-Quran dan riwayat-riwayat, tidak terdapat keraguan bahwa pertama, seluruh manusia yang ada pada masa sekarang ini adalah berasal dari Nabi Adam dan dialah manusia pertama dari generasi ini. Kedua: Sebelum Nabi Adam, terdapat generasi atau beberapa generasi yang serupa dengan manusia ...
  • Apa hukumnya berzina dengan wanita bersuami? Apakah ada jalan untuk bertaubat baginya?
    229509 Hukum dan Yurisprudensi 2011/01/04
    Berzina khususnya dengan wanita yang telah bersuami (muhshana) merupakan salah satu perbuatan dosa besar dan sangat keji. Namun dengan kebesaran Tuhan dan keluasan rahmat-Nya sedemikian luas sehingga apabila seorang pendosa yang melakukan perbuatan keji dan tercela kemudian menyesali atas apa yang telah ia lakukan dan memutuskan untuk meninggalkan dosa dan ...
  • Ruh manusia setelah kematian akan berbentuk hewan atau berada pada alam barzakh?
    214298 Teologi Lama 2012/07/16
    Perpindahan ruh manusia pasca kematian yang berada dalam kondisi manusia lainnya atau hewan dan lain sebagainya adalah kepercayaan terhadap reinkarnasi. Reinkarnasi adalah sebuah kepercayaan yang batil dan tertolak dalam Islam. Ruh manusia setelah terpisah dari badan di dunia, akan mendiami badan mitsali di alam barzakh dan hingga ...
  • Dalam kondisi bagaimana doa itu pasti dikabulkan dan diijabah?
    175605 Akhlak Teoritis 2009/09/22
    Kata doa bermakna membaca dan meminta hajat serta pertolongan.Dan terkadang yang dimaksud adalah ‘membaca’ secara mutlak. Doa menurut istilah adalah: “memohon hajat atau keperluan kepada Allah Swt”. Kata doa dan kata-kata jadiannya ...
  • Apa hukum melihat gambar-gambar porno non-Muslim di internet?
    170983 Hukum dan Yurisprudensi 2010/01/03
    Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban global. Silahkan Anda pilih jawaban detil ...
  • Apakah praktik onani merupakan dosa besar? Bagaimana jalan keluar darinya?
    167404 Hukum dan Yurisprudensi 2009/11/15
    Memuaskan hawa nafsu dengan cara yang umum disebut sebagai onani (istimna) adalah termasuk sebagai dosa besar, haram[1] dan diancam dengan hukuman berat.Jalan terbaik agar selamat dari pemuasan hawa nafsu dengan cara onani ini adalah menikah secara syar'i, baik ...
  • Siapakah Salahudin al-Ayyubi itu? Bagaimana kisahnya ia menjadi seorang pahlawan? Silsilah nasabnya merunut kemana? Mengapa dia menghancurkan pemerintahan Bani Fatimiyah?
    157469 Sejarah Para Pembesar 2012/03/14
    Salahuddin Yusuf bin Ayyub (Saladin) yang kemudian terkenal sebagai Salahuddin al-Ayyubi adalah salah seorang panglima perang dan penguasa Islam selama beberapa abad di tengah kaum Muslimin. Ia banyak melakukan penaklukan untuk kaum Muslimin dan menjaga tapal batas wilayah-wilayah Islam dalam menghadapi agresi orang-orang Kristen Eropa.
  • Kenapa Nabi Saw pertama kali berdakwah secara sembunyi-sembunyi?
    140317 Sejarah 2014/09/07
    Rasulullah melakukan dakwah diam-diam dan sembunyi-sembunyi hanya kepada kerabat, keluarga dan beberapa orang-orang pilihan dari kalangan sahabat. Adapun terkait dengan alasan mengapa melakukan dakwah secara sembunyi-sembunyi pada tiga tahun pertama dakwahnya, tidak disebutkan analisa tajam dan terang pada literatur-literatur standar sejarah dan riwayat. Namun apa yang segera ...
  • Kira-kira berapa usia Nabi Khidir hingga saat ini?
    133542 Sejarah Para Pembesar 2011/09/21
    Perlu ditandaskan di sini bahwa dalam al-Qur’an tidak disebutkan secara tegas nama Nabi Khidir melainkan dengan redaksi, “Seorang hamba diantara hamba-hamba Kami yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami.” (Qs. Al-Kahfi [18]:65) Ayat ini menjelaskan ...