Advanced Search
Item tidak ditemukan

Menu

Pertanyaan-pertanyaan Acak

  • Mungkinkah bagi Anda menjelaskan kepada kami tentang sebagian dari frase dan istilah yang terdapat pada doa Samât, seperti: ism A’zhâm, karubiyin, tabut al-syahadah dan lain-lain?
    6473 Dirayah al-Hadits 2012/05/20
    Doa Samât atau syabbur merupakan salah satu doa paling popular yang mencakup Ism A’zhâm Tuhan dan memiliki makrifat agung, tinggi dan dalam pada bidang irfan. Hal yang bisa disebutkan secara ringkas mengenai sebagian dari unsur-unsur penting doa Samât adalah pada doa ini telah diusahakan bahwa ...
  • Apakah Nabi Adam merupakan orang kedelapan yang hidup di muka bumi?
    228069 پیامبران و کتابهای آسمانی 2012/09/10
    Berdasarkan ajaran-ajaran agama, baik al-Quran dan riwayat-riwayat, tidak terdapat keraguan bahwa pertama, seluruh manusia yang ada pada masa sekarang ini adalah berasal dari Nabi Adam dan dialah manusia pertama dari generasi ini. Kedua: Sebelum Nabi Adam, terdapat generasi atau beberapa generasi yang serupa dengan manusia ...
  • Siapakah di antara Imam Maksum As yang membaca doa Faraj?
    8643 Dirayah al-Hadits 2012/02/02
    Kata “fa-ra-j” secara leksikal bermakna “Terlepas dari kesedihan dan kegundahan. Dan  bermakna kelapangan.[1]Dalam literatur-literatur hadis yang menyebutkan doa-doa dan amalan-amalan untuk mencapai fa-ra-j dan kelapangan atas pelbagai urusan juga dengan memperhatikan makna leksikal Faraj ini.Di sini, kami akan mencukupkan dengan menyebut tiga hal ...
  • Bagaimana pandangan Ahlusunnah sehubungan dengan mushaf Imam Ali As?
    11578 Dirayah al-Hadits 2011/11/21
    Yang dimaksud dengan mushaf Imam Ali As adalah naskah al-Qur’an yang dikumpulkan dan disusun oleh Imam Ali As pasca wafatnya Rasulullah Saw. Mushaf ini memiliki beberapa tipologi tertentu seperti susunan tepat ayat-ayat dan surah-surah berdasarkan nuzul (pewahyuan), sesuai dengan bacaan Rasulullah Saw ...
  • Apa makna dan hakikat sabar itu?
    17215 فضایل اخلاقی 2013/11/27
    Sabar dalam bahasa berarti mengurung dan meletakkan jiwa dalam keterbatasan dan kesempitan.[1] Begitu pula sabar memiliki arti menahan diri dari menunjukkan kepanikan dan ketidaktenangan.[2] Dalam ilmu Akhlak, tentang kesabaran banyak makna yang dijelaskan: 1. Sabar adalah mendorong diri untuk melakukan amal ...
  • Apa hikmahnya kita harus berinfak kepada orang-orang fakir?
    8748 انفاق و قرض الحسنه 2012/08/05
    Terkadang disebutkan bahwa apabila seseorang itu fakir maka tentu saja ia telah melakukan sesuatu yang dikehendaki Tuhan supaya ia tetap bertahan fakir. Dan kalau kami kaya maka sudah barang tentu kami melakukan sesuatu sehingga mendapatkan kemurahan Tuhan. Karena itu, bukan kefakiran mereka dan juga bukan kekayaan kita ...
  • Apa yang dimaksud dengan “melampaui batas terhadap diri mereka sendiri” dalam al-Quran?
    5963 گناه و رذائل اخلاقی 2015/05/17
    Pertanyaan di atas pada dasarnya tengah menyinggung sebuah ayat dalam al-Quran yang menyebutkan: «قُلْ یا عِبادِیَ الَّذینَ اَسْرَفُوا عَلى‏ اَنْفُسِهِمْ لا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَهِ اللهِ اِنَّ اللهَ یَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمیعاً اِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحیمُ» “Katakanlah, ‘Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa ...
  • Bagaimana pandangan Imam Maksum As terkait dengan orang-orang zalim, pencerca dan pelaknat? Bagaimana memperlakukan mereka?
    3429 Mengenal Penghalang 2015/05/03
    Pada prinsipnya anjuran pertama agama Islam, Rasulullah dan para Imam Maksum supaya umatnya selalu bersikap lembut, berperangai baik dan mengasihi orang-orang bahkan kepada para penentang sekalipun. Hal ini sedemikian penting dalam pandangan al-Quran sehinggaa al-Quran menyatakan kepada Rasulullah Saw: «فَبِما رَحْمَةٍ مِنَ اللَّهِ لِنْتَ ...
  • Bagaimana adab pinjam-meminjam dalam Islam?
    50315 Akhlak Praktis 2011/08/20
    Dalam ajaran-ajaran agama kita terdapat adab-adab dan syarat-syarat ketika kita memberikan pinjaman kepada saudara-saudara mukmin. Adab-adab dan syarat-syarat tersebut adalah sebagai berikut:1.     Memberikan pinjaman ...
  • Apakah pernikahan temporal memiliki syarat-syarat khusus dan diperuntukkan bagi sebagian orang tertentu?
    5061 Hukum dan Yurisprudensi 2011/02/24
    Pernikahan temporer (mut’ah) adalah sebuah pernikahan yang terjalin di antara seorang pria dan wanita yang tidak memiliki halangan sama sekali untuk menikah dan dilangsungkan berdasarkan keridhaan kedua belah pihak, disertai mahar yang ditentukan hingga waktu tertentu. Nikah seperti ini tidak memiliki talak. Seiring dengan berakhirnya masa waktu ...

Populer Hits

Jejaring