Ihwal

Ihwal Islam Quest

Allah Swt berfirman: "Maka bertanyalah kepada orang-orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui." (Qs. Al-Nahl [16]:43) Kami tiada mengutus para rasul sebelummu (Muhammad), melainkan beberapa orang laki-laki yang Kami beri wahyu kepada mereka, (dan mereka juga berasal dari bangsa manusia). Maka kamu sekalian tanyakanlah kepada orang-orang yang berilmu, jika kamu tidak mengetahui." (Qs. Al-Anbiya [21]:7)

Dimensi yang paling unggul dalam kehidupan manusia adalah dimensi pemikiran, berpikir dan makrifatnya. Manusia dalam menapaki jalan kesempurnaan intelektual dan memenuhi semangat pencariannya, ia senantiasa menjelajah dan mencari. Dalam upaya pencariannya manusia selalu berhadapan dengan selaksa pertanyaan baru.

Manusia yang tidak menyemai dan menaburkan pertanyaan maka tidak akan menuai ilmu pengetahuan. Ruang lingkup pertanyaan-pertanyaan yang terkait masalah agama adalah ruang lingkup yang luas dan menjuntai.

Yayasan Kebudayaan Serambi Hikmah (Ravâq-e Hikmat) terbentuk dengan dasar pemikiran ini sehingga dapat memenuhi pelbagai kebutuhan yang mendesak dan tak-terpuaskan dalam bidang kebudayaan, penilitian dan pendidikan dalam ranah pemikiran agama. Adanya keterbatasan fasilitas sekali-kali tidak menjadi penghalang keberlanjutan kegiatan ini, kendati dengan minimnya fasilitas dapat mengurangi percepatan dan penyebaran kegiatan yang dimaksud.

Berangkat dari dasar pemikiran ini, Departemen IT di Yayasan Serambi Hikmah yang memiliki spesialisasi dalam kegiatan teknologi informasi, memulai aktifitasnya dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan dengan meluncurkan site.

Pada tingkatan pertama yang dimulai pada tahun 2002, Departemen IT Yayasan Serambi Hikmah menjawab pertanyaan-pertanyaan teologis, filosofis yang dikirim oleh site Tebyan atau pertanyaan-pertanyaan yang dikirim ke site www.hadavi.info   

Meski dengan pelbagai usaha dari lembaga-lembaga terkait, tidak hanya urgensi kegiatan dalam menjawab pelbagai pertanyaan dan keraguan agama masih saja diperlukan, mengingat penyebaran dan kemajuan teknologi media komunikasi,  kebutuhan terhadap adanya lembaga yang semata berfungsi untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dan keraguan-keraguan semakin bertambah dan meningkat. Dan jawaban-jawaban yang diberikan dapat dipandang sebagai jawaban dan pandangan Islam.

Oleh karena itu, Departemen IT pada tingkatan kedua, bertepatan dengan tahun Nabi Saw meluncurkan site Islam Quest dalam tiga bahasa, Persia, Inggris dan Arab dengan alamat site www.islamquest.net yang secara resmi memulai kegiatannya semenjak 17 Rabiul Awwal 1427 Q/27 Farvardin 1385 S seiring dengan datangnya hari bahagia milad Nabi Saw.[1]

 

Metode Menjawab Pertanyaan

Pertanyaan-pertanyaan dan keraguan-keraguan yang dijawab oleh pihak periset merupakan kumpulan pertanyaan para penanya yang mengakses site Islam Quest atau pertanyaan-pertanyaan yang memiliki prioritas di dalam dan luar negeri untuk segera dijawab. Pertanyaan-pertanyaan yang memiliki prioritas ini ditentukan oleh para pakar dan ahli di bagian bahasa Persia, Arab dan Inggris dan mendapat pengesahan final dari para pakar bagian riset, Departemen IT dan pimpinan Yayasan Kebudayaan Serambi Hikmah.

Dengan memperhatikan informasi-informasi yang telah disajikan oleh para penanya, jawaban pertanyaan dikirim kepada penanya setelah disiapkan jawaban terakhir dan affirmasi dari para periset terkait. Kemudian setelah itu, disajikan pada bagian bank soal-jawab untuk dikonsumsi secara umum.

Dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan beragam cara diterapkan: Ihwal pertanyaan-pertanyaan yang diterima dari site, sekiranya pertanyaan pertama pengguna (user) terdiri lebih dari satu pertanyaan, jika dipandang perlu, setelah memisahkan pertanyaan tersebut menjadi pertanyaan-pertanyaan yang beragam, jawaban dari pertanyaan itu disiapkan dan setelah itu dikirim ke site. Dan apabila pertanyaan penanya berkenaan dengan satu tema, maka segera akan dijawab berdasarkan pertanyaan tersebut.  Dari sisi lain, menjawab soal-soal bergantung pada jenis jawaban terhadap pertanyaan yang dapat dikirim sebagai jawaban global dan jawaban detil atau sebagai sebuah jawaban tunggal untuk dimanfaatkan oleh penanya dan penanya diminta untuk memberikan pendapatnya terhadap jawaban yang disajikan. Yayasan Serambi Hikmah senantiasa berupaya mengarahkan para periset untuk menjawab pertanyaan secara komprehensif dan menyuguhkan informasi sekredibel mungkin, sehingga jawaban yang disodorkan dapat dipandang sebagai jawaban dan pandangan Islam.

 

 

 


 


[1]. Karena ulah dan perbuatan tidak senonoh musuh-musuh Islam terhadap Nabi Muhammad Saw dan agama Islam, untuk menghormati dan menunjukkan respek kepada Nabi Suci Islam, Ayatullah Sayid Ali Khamenei (Pemimpin Agung Revolusi Islam) menamai tahun 1385 Syamsiah (2006) seabgai Tahun Nabi Agung. (Sâl-e Payâmbar-e A'zham)

 

Menu

Pertanyaan-pertanyaan Acak

Populer Hits

Jejaring