Advanced Search
Hits
6577
Tanggal Dimuat: 2012/10/23
Ringkasan Pertanyaan
Apa hukum salat jenazah pada mazhab Ja’fari? Dan bagaimana cara pelaksanaannya?
Pertanyaan
Apa hukum salat jenazah pada mazhab Ja’fari? Dan bagaimana cara pelaksanaannya?
Jawaban Global

Jawaban yang diberikan oleh para juris (fakih) Syiah terhadap pertanyaan di atas adalah sebagai berikut:

Wajib mendirikan salat atas jenazah Muslim atau anak yang dihukumi sebagai Muslim[1] dan telah genap berusia enam tahun.[2] Salat jenazah memiliki lima takbir dan di antara setiap takbir dikerjakan sebagaimana berikut:

Setelah niat dan menyampaikan takbir pertama kemudian membaca:

«اشْهَدُ انْ لٰا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَ انَّ مُحَمَّداً رَسُولُ اللّٰهِ صلى اللّٰه علیه و آله و سلم»

 

Setelah takbir kedua ia membaca:

«اللّٰهُمَّ صَلِّ عَلىٰ مُحَمَّدٍ وَ آلِ مُحَمَّدٍ»

 

Setelah takbir ketiga ia membaca:

«اللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤمِنینَ وَ الْمُؤمِناتِ»

 

Setelah takbir keempat, apabila jenazahnya seorang pria, ia membaca:

«اللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِهٰذَا الْمَیِّتِ»

 

Dan sekiranya jenazahnya wanita, ia membaca:

«اللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِهٰذِهِ الْمَیِّتِ»

 

Dan setelah menyampaikan takbir kelima (yang merupakan penutup salat jenazah) maka salat jenazah berakhir.

Apa yang disebutkan di atas telah mencukupi untuk pengerjaan salat jenazah. Namun lebih baik salat ini dikerjakan dengan dzikir-dzikir yang lebih banyak dan tata-cara sebagaimana berikut ini:

Setelah takbir pertama ia membaca:

«اشْهَدُ انْ لٰا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لٰا شَرِیکَ لَهُ وَ اشْهَدُ انَّ مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَ رَسُولُهُ ارْسَلَهُ بِالْحَقِّ بَشیراً وَ نذِیراً بَیْنَ یَدَىِ السَّاعَةِ.

Setelah takbir kedua ia membaca:

«اللّٰهُمَّ صَلِّ عَلىٰ مُحَمَّدٍ وَ آلِ مُحَمَّدٍ وَ بارِکْ عَلى مُحَمَّدٍ وَ آلِ مُحَمَّدٍ وَ ارْحَمْ مُحَمَّداً وَ آلَ مُحَمَّدٍ کَافْضَلِ ما صَلَّیْتَ وَ بٰارَکْتَ وَ تَرَحَّمْتَ عَلىٰ ابْراهِیمَ وَ آلِ إِبراهیمَ انَّکَ حَمیدٌ مَجیدٌ وَ صَلِّ عَلىٰ جَمیِع الأَنْبیٰاءِ وَ الْمُرسَلینَ (وَ الشُّهَداءِ وَ الصِّدِّیقینَ وَ جَمیِع عِبٰادِ اللّٰهِ الصّٰالِحینَ»

 

Setelah takbir ketiga ia membaca:

«اللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤمِنینَ وَ الْمُؤمِنٰاتِ وَ الْمُسْلِمینَ وَ الْمُسلِمٰاتِ الْأَحْیٰاءِ مِنْهُمْ وَ الْأَمْوٰاتِ تابِعْ بَیْنَنٰا وَ بَیْنَهُمْ بِالخَیْراتِ انَّکَ مُجیبُ الدَّعَواتِ انَّکَ عَلىٰ کُلِّ شَیْ‌ءٍ قَدِیرٌ».

 

Setelah takbir keempat, apabila jenazahnya adalah seorang pria, ia membaca:

«اللّٰهُمَّ إِنَّ هَذٰا عَبْدُکَ وَ ابْنُ عَبْدِکَ وَ ابْنُ امَتِکَ نَزَلَ بِکَ وَ انْتَ خَیْرُ مَنْزولٍ بِهِ اللّٰهُمَّ إِنّا لٰا نَعْلَمُ مِنْهُ الّا خَیْراً وَ انْتَ اعْلَمُ بِهِ مِنّا اللّٰهُمَّ انْ کٰانَ مُحْسِناً فَزِدْ فِى احسٰانِهِ وَ انْ کٰان مُسِیئاً فَتَجٰاوَزْ عَنْهُ وَ اغْفِرْ لَهُ اللّٰهُمَّ اجْعَلْهُ عِنْدَکَ فى اعْلٰى عِلِّیّینَ وَ اخْلُفْ عَلىٰ اهْلِهِ فِى الْغابِرِینَ وَ ارْحَمْهُ بِرَحْمَتِکَ یا ارْحَمَ الرَّاحِمینَ»

Dan setelah itu ia menutupnya dengan takbir kelima.

Namun apabila jenazahnya adalah seorang wanita, setelah takbir keempat, ia membaca:

«اللّٰهُمَّ إِنَّ هٰذِهِ امَتُکَ و ابْنَةُ عَبْدِکَ وَ ابْنَةُ امَتِکَ نَزَلَتْ بِکَ وَ انْتَ خَیْرُ مَنْزُولٍ بِهِ اللّٰهُمَّ انَّا لٰا نَعْلَمُ مِنهٰا الّٰا خَیْراً وَ انْتَ اعْلَمُ بِهَا مِنَّا اللّٰهُمَّ انْ کانَتْ مُحْسِنَةً فَزِدْ فِى احسٰانِهٰا و انْ کانَتْ مُسِیئةً فَتَجاوَزْ عَنْهٰا وَ اغْفِرْ لَهٰا اللّٰهُمَّ اجْعَلْهٰا عِنْدَکَ فِى اعْلىٰ عِلِّیِّینَ وَ اخْلُفْ عَلى اهْلِهٰا فى الْغٰابِرینَ وَ ارْحَمْهٰا بِرَحْمَتِکَ یا ارْحَمَ الرَّاحِمینَ». [3]

 

[1]. Yaitu ayah dan ibu anak tersebut atau salah dari keduanya adalah seorang Muslim.  

[2]. Taudhih al-Masâil, (al-Muhassyâ lil Imâm Khomeini), jil. 1, hal. 333, Masalah 594.  

[3]. Ibid, Hal. 337, Masalah 608. 

 

Jawaban Detil

-

Terjemahan dalam Bahasa Lain
Komentar
Jumlah Komentar 0
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
contoh : Yourname@YourDomane.ext
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
<< Libatkan Saya.
Silakan masukkan jumlah yang benar dari Kode Keamanan

Klasifikasi Topik

Pertanyaan-pertanyaan Acak

Populer Hits