Advanced Search
Hits
8232
Tanggal Dimuat: 2015/05/13
Ringkasan Pertanyaan
Apakah seorang laki-laki kafir meludahi Nabi Muhammad Saw, dan karenanya kemudian turun sebuah ayat al-Quran?
Pertanyaan
Siapakah nama seorang laki-laki kafir yang meludahi Nabi Muhammad Saw?
Jawaban Global
Terkait dengan pertanyaan tersebut, terdapat kisah dari para mufasir yang diyakini sebagai sebab turunnya ayat,
«وَ یَوْمَ یَعَضُّ الظَّالِمُ عَلى‏ یَدَیْهِ یَقُولُ یا لَیْتَنِی اتَّخَذْتُ مَعَ الرَّسُولِ سَبیلاً»
(ingatlah) hari (ketika itu) orang yang zalim menggigit dua tangannya, seraya berkata, “Aduhai kiranya (dulu) aku mengambil jalan bersama-sama rasul.
  • Nabi melintas suatu tempat tatkala ‘Uqbah bin Abi Mu’aith sedang memasak makanan untuk orang-orang. Uqbah pun mengajak Nabi Saw untuk menyantap hidangan itu. Nabi berkata, “selama engkau belum memeluk Islam dan masih dalam kekafiran, aku tidak akan memakan hidanganmu.” Uqbah berkata, “Kalau begitu Aku akan masuk Islam.” Karena ‘Uqbah telah memeluk Islam, maka Nabi Saw pun duduk di dekat ‘Uqbah dan menikmati hidangan itu. Kabar masuknya Uqbah ke dalam Islam sampai ke telinga Ubay bin Khalaf (sahabat karib ‘Uqbah). Ketika ia mendengar kabar itu, ia serta merta mendatangi ‘Uqbah, ia pun menanyakan kebenaran cerita itu. ‘Uqbah setelah menceriterakan kisah itu berkata, “Apakah engkau menerima bahwa seseorang seperti Muhammad masuk ke rumahku – dan hidangan telah siap sedia – lalu membiarkan ia keluar tanpa memakan hidangan itu?”
  • Ubay bin Khalaf berkata: “Aku tidak akan menemuimu lagi dan aku tidak akan menjalin komunikasi denganmu, kecuali jika kamu kembali ke agama aslimu dan meludahi wajah Muhammad serta keluar dari agama Islam! ‘Uqbah demi meraih keridhaan teman dekatnya keluar dari agama Islam dan melakukan pekerjaan tercela itu. Dan ketika itu ayat ini pun turun.
  • Dalam sebagian literatur, terdapat riwayat lain yang tidak mengabarkan tentang perjamuan makan dan penerimaan Islam, namun tentang ‘Uqbah bin Abi Mua’ith dan Ubay bin Khalaf adalah dua sahabat karib. Salah seorang dari dua orang ini kepada yang lainnya berkata, “Pergilah mendekat kepada Muhammad dan dengarkanlah perkataannya, aku tidak akan meridhaimu kecuali kau mendustakan perkataannya dan meludahi wajahnya!” Tapi Tuhan tidak memberikan kesempatan untuk melakukan pekerjaan buruk dan terkeji itu hingga ‘Uqbah pergi ke perang Badar, dan Ubay bin Khalaf pun tewas di perang Uhud. Pada sebagian sumber yang lainnya, menjelaskan riwayat yang kedua dengan perbedaan bahwa ‘Uqbah bin Abi Mu’aith pergi menemui Nabi Muhammad Saw dan karena adanya pertemuan ini, ia disalahkan sahabat-sahabatnya dan demi mendapat keridhaan kawan-kawannya, ia pun meludahi wajah Nabi Saw. «الْاَخِلاَّءُ یَوْمَئِذٍ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ اِلاَّ الْمُتَّقینَ»
    “Teman-teman akrab pada hari itu sebagian mereka menjadi musuh bagi sebagian yang lain, kecuali orang-orang yang bertakwa.” (Qs Al-Zuhruf [43]: 67)
  •  

    Terjemahan dalam Bahasa Lain
    Komentar
    Jumlah Komentar 0
    Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
    contoh : Yourname@YourDomane.ext
    Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
    << Libatkan Saya.
    Silakan masukkan jumlah yang benar dari Kode Keamanan

    Klasifikasi Topik

    Pertanyaan-pertanyaan Acak

    • Apakah akal dapat mengetahui sesuatu yang partikular qua partikular itu sendiri?
      8048 Filsafat Islam
      Kedudukan dan posisi akal mencerap segala sesuatu yang bersifat universal. Adapun kedudukan dan posisi indra adalah mencerap segala sesuatu yang bersifat partikular. Karena itu akal tidak dapat mencerap “partikular qua partikular” secara langsung dan tanpa media. Tugas mencerap segala sesuatu yang partikular (juz’i) qua partikular (juz’i) berada di pundak ...
    • Apa maksud dari redaksi doa ini, “Assalamu ‘alaika Ya HujjataLlah La Takhfa”?
      9499 Teologi Lama
      Redaksi doa “Assalâmu ‘alaika Ya HujjataLlâh Lâ Takhfâ” merupakan penggalan dari salah satu ziarah Imam Zaman Ajf yang disebutkan dalam buku-buku hadis dan doa.[1] Sehubungan dengan makna doa tersebut terdapa dua kemungkinan sebagai berikut: Imam Zaman Ajf adalah hujjah Allah ...
    • Apa keistimewaan berpuasa pada bulan Dzulhijah?
      5547 Puasa-puasa Mustahab, Makruh dan Haram
      Terlepas dari banyaknya ganjaran dan pahala berpuasa sembilan hari pertama bulan Dzulhijjah, juga terdapat hari-hari dan momen-momen penting pada awal bublan Dzulhijjah ini sehingga berpuasa pada hari itu masing-masing memiliki pahala tersendiri yang akan dijelaskan sebagai berikut: Pahala umum puasa bulan Dzulhijjah: Tatkala tiba bulan ...
    • Apakah bintang-bintang dan zodiak menjadi penentu kebahagiaan dan penderitaan manusia dan sebagai hasilnya masuknya mereka ke dalam surga dan neraka?
      5747 Teologi Lama
      Terdapat banyak ayat dan riwayat yang menyebutkan bahwa perilaku dan perbuatan manusia sebagai dalil terpenting masuknya mereka ke dalam surga atau neraka. Dengan merujuk kepada para teolog Syiah, Anda tidak akan menyaksikan bahwa mereka yakin terhadap peran bintang-bintang dan zodiak terkait dengan kebahagiaan dan penderitaan manusia. ...
    • Bagaimana wajah para penghuni neraka?
      26468 Surga dan Neraka
      Dengan mengkaji ayat-ayat Al-Quran, dapat difahami bahwa dari satu sisi wajah-wajah mereka sangat menakutkan, dengan kulit hangus dan mulut membuka yang robek karena terbakar api neraka; dan di sisi lain Tuhan memerintahkan agar tubuh, wajah dan kulit mereka untuk membaik dengan sendirinya lalu disiksa kembali agar terus ...
    • Apakah tampaknya keramat menunjukkan kebenaran pemiliknya?
      7425 Irfan Praktis
      Salah satu pembahasan yang cukup luas dalam Irfan adalah masalah keramat (thaumaturgicgift) dan pelaksanaan aksi-aksi adikodrati. Dalam jalan irfan, sair dan suluk, menemukan keramat, mukasyafah dan perbuatan-perbuatan adikodrati, bukanlah hal-hal yang dapat membuat manusia sombong dan memandangnya sebagai sesuatu yang penting. Hal-hal ini ...
    • Tolong Anda jelaskan dalil-dalil di balik keharaman dan kehalalan musik?
      8953 Hukum dan Yurisprudensi
      Musik dan lagu dalam terminologi fikih masing-masing berbeda satu dengan yang lain. Lagu adalah irama atau nyanyian yang keluar dari larynx (pangkal tenggorokan) dan diolah pada leher serta menciptakan kondisi ceria dan riang bagi orang yang mendengarkannya dan sesuai dengan tempat-tempat hiburan dan pelesiran. Adapun musik adalah ...
    • Apa sihir itu dalam pandangan Syiah? Bagaimana caranya menangkal sihir?
      12831 Tafsir
      Sihir merupakan perbuatan ekstraordinari yang terkadang sama dengan sulap dan permainan akrobatik. Dan terkadang memiliki sisi kejiwaan, fantasi, dan diktasi. Dan terkadang dengan pemanfaatan atribut asing fisika dan kimia sebagian dari benda-benda dan unsur-unsur dan terkadang dilakukan melalui bantuan setan-setan. Para penyihir adalah orang-orang tersesat dan pencinta dunia yang pokok ...
    • Apa dasar-dasar teologi Mahdawiyat?
      4548 Teologi Lama
      Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban global. Silahkan Anda pilih jawaban detil ...
    • Apa alasan manusia berprasangka sangka? Apa solusinya?
      49945 Akhlak Praktis
      Dalam berbagai ajaran agama seseorang yang berprasangka buruk kepada orang lain itu disebut orang yang buruk sangka. Karena itu, di sini kita akan mengkaji literatur-literatur Islam terkait dengan masalah ini. Berburuk sangka mengandung makna curiga, berasumsi buruk, berpikiran buruk terhadap seseorang. Dengan kata lain, berburuk ...

    Populer Hits