Advanced Search
Hits
3135
Tanggal Dimuat: 2017/06/14
Ringkasan Pertanyaan
Apakah dalam al-Quran akhir kehidupan manusia di dunia itu diumpamakan sebagai tumbuh-tumbuhan kering yang diterbangkan oleh angin?
Pertanyaan
Tolong jelaskan penafsiran surah al-Kahf ayat 45?
Jawaban Global
Allah Swt pada ayat 45 surah al-Kahf, berfirman kepada Nabi Muhammad Saw untuk memberi permisalan tentang kehidupan dunia yang membuat orang-orang musyrik yang bersikap sombong dengan harta dan kekayaan materi; mereka adalah orang-orang mengakar kecintaan terhadap dunia dalam hatinya dan mengira bahwa nikmat-nikmat dunia itu bersifat langgeng dan selamanya:
«وَ اضْرِبْ لَهُمْ مَثَلَ الْحَیاةِ الدُّنْیا کَماءٍ أَنْزَلْناهُ مِنَ السَّماءِ فَاخْتَلَطَ بِهِ نَباتُ الْأَرْضِ فَأَصْبَحَ هَشیماً تَذْرُوهُ الرِّیاحُ وَ کانَ اللَّهُ عَلى‏ کُلِّ شَیْ‏ءٍ مُقْتَدِراً».
“(Hai Muhammad), berilah perumpamaan kepada mereka (manusia), kehidupan dunia adalah sebagai air hujan yang Kami turunkan dari langit, lalu tumbuh-tumbuhan di muka bumi menjadi subur karenanya, kemudian tumbuh-tumbuhan itu menjadi kering yang diterbangkan oleh angin. Dan adalah Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.”
Hasyim derivatnya dari klausul ha-sy-m yang bermakna patahnya segala sesuatu yang bersifat lemah dan tidak langgeng; seperti pepohonan,[1] atau patahnya segala sesuatu yang kering dan kosong isinya.[2]
“Dzaru” (akar kata tadzruhu) bermakna terpisah dan tercerai berai.[3]
Ayat-ayat sebelumnya berbicara tentang anugerah-anugerah Ilahi yang tidak langgeng. Namun mengingat bahwa mencerap realitas ini untuk orang-orang yang tenggelam dalam kehidupan duniawi tentu tidak terlalu mudah. Al-Quran dalam ayat ini memvisualisasikan adegan ini dengan baik dalam sebuah permisalan yang dinamis dan progressif, hingga manusia-manusia yang lalai dan sombong, dengan menyaksikan  contoh ini – yang berulang kali terjadi dalam kehidupan manusia, dapat terbangun dari lalai dan sikap sombongnya.
Pada hakikatnya kehidupan dunia seperti ini adanya. Pada permulaan, indah dan menawan, rintik-rintik hujan yang memberi kehidupan pada gunung dan gurun, pada tunas-tunas yang terpendam dan siap tumbuh di atas sebuah padang, memperoleh kehidupan  dengan curahannya dan siap memulai perjalanannya menuju kesempurnaan. Sekam yang kuat dan biji yang kokoh akan menjadi lemah di hadapan kelembutan air hujan, dan kelembutan air hujan itu mempersilahkan pada tunas tumbuhan untuk tumbuh dan kemudian pada akhirnya tunas itu melahirkan tumbuhan di atas tanah. Setelah itu, tumbuhan itu terpaan sinar matahari, memperoleh hembusan semilir angin, tersuplai dengan bahan-bahan makanan bumi, rangkaian berbagai faktor natural ini membantu dan memberikan kekuatan pada tunas baru ini untuk dapat tumbuh dan berkembang, sedemikian sehingga setelah beberapa lama tumbuhan itu kemudian jatuh dan berguguran. Gunung dan gurun memberikan gerakan dan kehidupan sehingga dari tumbuhan itu bunga-bunga bersemi dan buah-buah berbuah yang memberikan keindahan pada ranting-rantingnya, namun tidak lama berselang tatkala angin berhembus kencang dan menerpa tumbuh-tumbuhan tersebut; udara kemudian menjadi dingin, air-air semakin sedikit dan adegan yang memilukan ini yang menimpa bunga, buah, ranting, dedaunan  yang berguguran dan berjatuhan sana-sini bahkan hanya dengan sedikit hembusan angin.
Kisah kehidupan manusia juga demikian adanya. Setelah berlalunya waktu dan berakhirnya masa mudah, manusia akan lemah dan lelah, keceriaan dan kesegaran telah hilang darinya dan tidak lama berselang akan tunduk kepada kematian dan setelah kematian badannya akan binasa. Yang tersisa hanyalah tulang-belulangnya dan tulang belulang itu juga akan terpotong-potong dimana apabila terterpa angin, maka nasibnya tidak akan banyak bedanya dengan dedaunan yang rontok dan dibawa angin ke sana dan kemari.
Karena itu, seorang yang berakal adalah seseorang yang tidak bersikap congkak atas kehidupan dunia yang dimilikinya dan tidak menambatkan hati kepada dunia. Ia hanya berharap kepada Allah Swt dan amal kebajikan serta ganjaran Ilahi di dunia  yang lain dan mengetahui bahwa Allah Swt Mahakuasa atas segala sesuatu akan memberikan ganjaran baik kepadanya dan kehidupan abadi nan indah.[4]
Di samping ayat ini, penyerupaan kehidupan dunia yang serba berubah dengan tumbuhan kering dan kerontang juga disebutkan pada ayat-ayat lainnya dalam al-Quran.[5] [iQuest]  

[1] Raghib Isfahani, Husain bin Muhammad, al-Mufradāt fi Gharib al-Qur’ān, Riset oleh Daudi, Shafwan Adnan, hlm. 842, Damaskus, Beirut, Dar al-Qalam, Dar al-Syamiyah, cet. 1, 1412 H.
[2] Ibnu Manzhur, Muhammad bin Mukarram, Lisān al-‘Arab, jld. 12, hlm. 611, Beirut Dar Shadir, Cet. 3, 1414 H.
[3] Ibid, jld. 14, hlm. 282.
[4] Silahkan lihat, Makarim Syirazi, Nasir, Tafsir Nemuneh, jld. 12, hlm. 444-445, Tehran, Dar al-Kutub al-Islamiyah, Cet. 1, hlm. 1374 S; Ja’fari, Ya’qub, Kautsari, jld. 6, hlm. 414, Qum, Hijrat, Cet. 1, 1376 S.
[5] Ibid, Yunus: 24; Al-Hadid:20. 
Terjemahan dalam Bahasa Lain
Komentar
Jumlah Komentar 0
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
contoh : Yourname@YourDomane.ext
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
<< Libatkan Saya.
Silakan masukkan jumlah yang benar dari Kode Keamanan

Klasifikasi Topik

Pertanyaan-pertanyaan Acak

  • Tolong Anda jelaskan signifikansi wilâyah fakih dalam fikih politik?
    5982 System
    Dalam pandangan Syiah, wilâyah fakih pada masa ghaibat (okultasi) merupakan pemegang tongkat estafet dan perpanjangan tangan wilâyah para Imam Maksum As sebagaimana wilâyah mereka merupakan perpanjangan tangan wilâyah Rasulullah Saw. Pada jajaran puncak piramida masyarakat Islam dan pada tataran pengaturan masalah makro ...
  • Apakah jasad Nabi Yusuf rusak karena tidak menghormati ayahandahnya?
    46788 پیامبران و کتابهای آسمانی
    Dengan memperhatikan ayat-ayat yang terkait dengan penghormatan Nabi Yusuf kepada ayahandahnya (Nabi Yakub) maka kisah tiadanya penghormatan Nabi Yusuf kepada Nabi Yakub disebabkan oleh terlambatnya ia turun dari kuda nampaknya merupakan sebuah hal yang aneh. Terdapat dua riwayat dalam hal ini yang masing-masing, karena kelemahan ...
  • Apakah ilmu Tuhan itu berlawanan dengan pengetahuan moderen seperti Meterologi dan Sonograpi?
    3508 پروردگار. نامها و ویژگی ها
    Ilmu Tuhan dan pengetahuan manusia tidak saling berlawanan, bahkan Tuhan mengetahui segala sesuatu dengan sampai yang sekecil-kecilnya; dan bahkan tanpa mempertimbangkan situasi ruang dan waktu. Lain halnya dengan pengetahuan manusia yang hanya terbatas pada sebagian urusan itu pun dalam lingkup dan skop yang terbatas. Tentu saja pengetahuan ...
  • Apakah Imam Shadiq As memiliki guru dari kalangan Ahlusunnah As?
    4545 Sejarah Kalam
    1.             Apa yang Anda kabarkan tidaklah demikian adanya; karena para Imam Maksum As memiliki seluruh ilmu[1] dan tidak perlu belajar ilmu-ilmu seperti ilmu hadis dari orang lain. Sebaliknya sebagian tokoh besar Ahlusunnah, baik secara langsung atau tidak langsung adalah murid-murid ...
  • Apakah bermasalah berdua-duaan dengan seorang gadis dalam sebuah ruangan?
    5390 Akhlak Praktis
    Dalam ajaran-ajaran agama, salah satu hal yang dilarang demi menjaga manusia dari dosa adalah berdua-duaan dengan non-mahram di suatu tempat. Dalam wasiat Iblis kepada Nabi Musa As kita membaca, “Wahai Musa! Janganlah engkau berdua-duaan dengan wanita non-mahram; karena barang siapa yang melakukan hal ini maka aku akan ...
  • Saat kita dimasukkan ke dalam liang kubur, apakah di sana terdapat sebuah jalan bagi kita untuk memilih tempat tinggal yang kita inginkan?
    32882 کهنسالی و مرگ
    Perasaan manusia saat memasuki kubur bergantung pada kedudukan yang telah ia pilih untuk dirinya. Tempat tersebut pun disesuaikan dengan perilaku dan perbuatannya di dunia, dan wajar saja jika dalam berbagai kasus, terdapat perbedaan pada tempat tinggal bagi para penghuni kubur ini. Selain itu, mengingat bahwa ...
  • Apa makna ayat 6 surah al-Nisa yang berbicara tentang harta anak yatim?
    20200 یتیم
    Allah Swt pada ayat ini memerintahkan kepada pengurus dan pengasuh anak-anak yatim untuk berhati-hati dengan harta mereka dan menjaga modal mereka; anak-anak yatim pada masa pengasuhan hingga masa baligh dan dewasa hendaknya diujis dalam masalah harta dan tatkala mereka mencapai usia baligh dan dewasa, harta yang mereka ...
  • Apakah klaim Muhammad bin Utsman bahwa ia telah melihat Imam Zaman Ajf pada musim haji itu adalah benar?
    5420 Teologi Lama
    Inti melihat Imam Zaman Ajf pada masa ghaibat merupakan perkara yang pasti dan telah diterima oleh ulama. Namun demikian barang siapa yang mengklaim sedemikian bahwa ia telah bersua dengan Imam Zaman Ajf maka klaim tersebut tidak dapat diterima. Deputi kedua Imam Mahdi Ajf, karena merupakan perantara ...
  • Bagaimana pandangan Imam Khomeini terjadap Dr. Syari`ati?
    5052 Sejarah Para Pembesar
    Berkenaan dengan pandangan Imam Khomeini ihwal Dr. Syari`ati, berupa karya tulis beliau yang ada di tangan kita. Karya tersebut mengisahkan bahwa Imam Khomeini secara jelas tidak menyebutkan nama Dr. Syari`ati dan tanggapan positif maupun negatif beliau mengenainya. Imam Khomeini mengkritik orang-orang yang beranggapan bahwa Allamah al-Majlisi ...
  • Bagaimana memperkenalkan Islam dan Syiah dengan baik kepada seorang warga negara Eropa?
    7581 Teologi Lama
    Secara leksikal, Islam bermakna pasrah dan berserah diri. Dengan demikian, agama Islam disebut Islam lantaran program universalnya adalah berserah dirinya manusia di hadapan Tuhan semesta sehingga berdasarkan penyerahan diri manusia tidak menyembah selain Tuhan dan tidak menerima titah selain dari Allah Swt.Agama ...

Populer Hits