Advanced Search
Hits
9333
Tanggal Dimuat: 2010/11/18
Ringkasan Pertanyaan
Dengan memperhatikan infak yang didermakan oleh para Imam Maksum As saya jadi penasaran apa sih yang menjadi pekerjaan mereka? Dari mana mereka mendapatkan harta benda sebanyak ini?
Pertanyaan
Kalau kita baca riwayat para imam dalam memberikan hartanya kepada orang lain tidak pernah mengecewakan orang yang di berinya dalam arti selalu berlebihan/sangat dermawan sekali . pertanyaan saya :1 apakah pekerjaan para imam itu ? 2. dari mana imam dapat harta/uang/emas sebegitu besarnya sehingga mampu membantu orang lain ?
Jawaban Global

Mengingat bahwa para Imam Maksum As merupakan manusia-manusia sempurna dari berbagai sisi dan di antaranya adalah aql ma’âsy (fakultas rasional untuk mengatur dan memenej keseharian) dan dalam bidang perdagangan. Karena itu, tentu saja mereka mampu menghasilkan harta yang melimpah.

Berdasarkan beberapa riwayat dan hadis, pekerjaan para Imam Maksum adalah bertani, berkebun, dan lain sebagainya. Di sini kami akan menyebut dua jenis pekerjaan para Imam Maksum As sebagaimana berikut ini:

1.     Ali As menggali banyak sumur di Madinah yang dikenal sebagai “Abyar ‘Ali.” Demikian juga beliau menghidupkan banyak tanah tandus dan membuat ladang-ladang yang hingga sekarang ini masih dapat terlihat peninggalannya. Dalam riwayat disebutkan bahwa Amirul Mukminin Ali As tatkala usai berjihad, beliau meluangkan waktu untuk memberikan pelajaran kepada masyarakat dan memutuskan perkara di antara mereka, sewaktu rehat dari tugas ini, beliau mengabiskan waktu untuk bekerja dan tatkala bekerja lisan beliau sibuk berzikir di salah satu kebun yang dimilikinya.

2.     Abi Amru Syaibani berkata, “Saya melihat Imam Shadiq As bekerja di kebunnya. Di tangannya ada pacul dan beliau mengenakan pakaian kasar. Dan keringat mengucur dari kulitnya yang suci. Saya berkata, “Semoga aku menjadi tebusanmu (Wahai Imam)!” Biarkan saya menolong Anda. Imam Shadiq As bersabda, “Saya suka (melihat seorang) pria yang bersusah payah di bawah terik matahari untuk memperoleh mata pencarian hidup.”

 

Dengan memperhatikan dua hal di atas dan ha-hal yang semisal dengannya yang termaktub dalam literatur-literatur riwayat dan sejarah dan lainnya kita jumpai bahwa para Imam Maksum As adalah orang-orang yang giat dan aktif bekerja. Dan meski mereka memiliki para pembantu namun mereka sendiri turun tangan untuk bekerja. Karena itu, sebagai konsekuensinya tentu saja banyak harta yang mereka peroleh dan kebanyakan dari harta tersebut didermakan dan diinfakkan di jalan Allah.

Jawaban Detil

Mengingat bahwa para Imam Maksum As merupakan manusia-manusia sempurna dari berbagai sisi dan di antaranya adalah aql ma’âsy (fakultas rasional untuk mengatur dan memenej keseharian) dan dalam bidang perdagangan. Karena itu, tentu saja mereka mampu menghasilkan harta yang melimpah.

Berdasarkan beberapa riwayat dan hadis, pekerjaan para Imam Maksum adalah bertani, berkebun, dan lain sebagainya. Di sini kami akan menyebut dua jenis pekerjaan para Imam Maksum As sebagaimana berikut ini:

1.     Ali As menggali banyak sumur di Madinah yang dikenal sebagai “Abyar ‘Ali.” Demikian juga beliau menghidupkan banyak tanah tandus dan membuat ladang-ladang yang hingga sekarang ini masih dapat terlihat peninggalannya. Dalam riwayat disebutkan bahwa tatkala Amirul Mukminin Ali As usai berjihad, beliau meluangkan waktu untuk memberikan pelajaran kepada masyarakat dan memutuskan perkara di antara mereka, sewaktu rehat dari tugas ini, beliau mengabiskan waktu untuk bekerja dan tatkala bekerja lisan beliau sibuk berzikir di salah satu kebun yang dimilikinya.”[1]

 

2.     Abi Amru Syaibani berkata, “Saya melihat Imam Shadiq As bekerja di kebunnya. Di tangannya ada pacul dan beliau mengenakan pakaian kasar. Dan keringat mengucur dari kulitnya yang suci. Saya berkata, “Semoga aku menjadi tebusanmu (Wahai Imam)!” Biarkan saya menolong Anda. Imam Shadiq As bersabda, “Saya suka (melihat seorang) pria yang bersusah payah di bawah terik matahari untuk memperoleh mata pencarian hidup.”[2]

3.     Muhammad bin ‘Azafar menukil dari ayahnya bahwa Imam Shadiq As memberikan seribu enam ratus Dinar dan meminta supaya saya menggunakan uang tersebut untuk berniaga dan juga bersabda bahwa “Aku tidak begitu senang terhadap keuntungan (dari uang tersebut) meski setiap orang senang terhadap keuntungan, namun saya ingin Tuhan melihat saya sibuk mencari nikmat-Nya.”[3]

4.     Hisyam bin Ahmar berkata, “Saya pergi ke hadapan Imam Shadiq As untuk menanyakan kedudukan dan makam Mufadhdhal bin ‘Umar. Imam (ketika itu) sibuk bekerja di kebunnya. Suhu udara sangat panas dan keringat mengucur dari wajahnya.”[4]

5.     Abul A’la berkata, “Saya berjumpa dengan Imam Shadiq di tengah jalan di Madinah. Ketika itu hari sangat terik. Saya berkata, “Semoga Aku menjadi tebusanmu (wahai Imam)! Dengan kedudukan Anda di hadapan Tuhan dan juga kekerabatan dengan Rasulullah Saw, mengapa Anda menyusahkan diri Anda pada hari yang terik ini? Imam Shadiq As bersabda, “Abul A’la! Saya keluar untuk mencari rezeki sehingga aku tidak merasa membutuhkan kepada orang sepertimu.”[5]

6.     Ali bin Abi Hamzah menukil dari ayahnya bahwa ia berkata, “Aku melihat Abu al-Hasan Imam Musa Kazhim As bekerja di sebuah ladang miliknya, dan kakinnya berpeluh dengan keringat. Aku berkata, “Semoga Aku menjadi tebusanmu wahai Imam! Kemana gerangan para pekerja Anda? Imam Musa As bersabda, “Wahai Ali! Ada orang yang bekerja dengan tangannya sendiri di ladangnya sendiri yang lebih baik dari aku dan ayahku.” Siapakah gerangan orang itu? Tanyaku. Imam As bersabda, “Rasulullah Saw dan Amirul Mukminin Ali As dan semua ayah-ayahku yang bekerja dengan tangan mereka sendiri. Bekerja dengan tangan sendiri adalah pekerjaan para nabi, rasul, washi dan orang-orang shaleh.”[6]

 

Dengan memperhatikan beberapa hal di atas dan ha-hal yang semisal dengannya yang termaktub dalam literatur-literatur riwayat dan sejarah dan lainnya kita jumpai bahwa para Imam Maksum As adalah orang-orang yang giat dan aktif bekerja. Dan meski mereka memiliki para pembantu namun mereka sendiri turun tangan untuk bekerja. Karena itu, sebagai konsekuensinya tentu saja banyak harta yang mereka peroleh dan kebanyakan dari harta tersebut didermakan dan diinfakkan di jalan Allah. [IQuest]


[1]. Mustadrak al-Wasâil, Muhaddits Nuri, jil. 13, hal. 25, Muassasah Ali al-Bait As, Qum, 1408 H.

[2].  Al-Kafi, Kulaini, jil. 5, hal. 76, Islamiyah, Teheran, Cetakan Kedua, 1362 S.

[3]. Bihâr al-Anwâr, Allamah Majlisi, jil. 47, hal. 56 dan 99, Muassasah al-Wafa, Beirut, Libanon, 1404 H. Zendegâni Hadhrat Imâm Ja’far Shadiq As, Khusru Musawi, hal. 42 & 43, Teheran, Cetakan Kedua, 1398 H.  

[4]. Bihâr al-Anwâr, jil. 47, hal. 340. Zendegâni Hadhrat Imâm Ja’far Shadiq As, hal. 287.  

[5]. Bihâr al-Anwâr, jil. 47, hal. 56 dan 99. Zendegâni Hadhrat Imâm Ja’far Shâdiq As, hal. 42 & 43.  

[6]. Al-Hayât, Ikhwan Hakimi, Ahmad Aram, jil. 5, hal. 477, Daftar Nasyr-e Farhanggi Islami, Teheran, Mukarrar, 1380 S.

Terjemahan dalam Bahasa Lain
Komentar
Jumlah Komentar 0
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
contoh : Yourname@YourDomane.ext
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
<< Libatkan Saya.
Silakan masukkan jumlah yang benar dari Kode Keamanan

Klasifikasi Topik

Pertanyaan-pertanyaan Acak

  • Bagaimana hubungan antara ruh dan badan?
    24109 Filsafat Islam 2011/07/16
    Sekaitan dengan hubungan antara ruh dan badan harus dikatakan bahwa badan merupakan salah satu tingkatan dari beberapa tingkatan nafs dan ruh. Atas dasar itu, pada hakikatnya, badan berada pada jiwa dan ruh bukan ruh yang terdapat pada badan; karena berdasarkan Filsafat Hikmah, dengan ...
  • Apakah sah hukumnya menggunakan dua turbah untuk sujud?
    7668 Hukum dan Yurisprudensi 2011/11/21
    Tempat sujud bagi orang yang mengerjakan salat tidak boleh lebih di atas atau lebih di bawah dari empat jari tertutup dari tempat kedua lututnya...”[1] Karena itu apabila ketinggian dua turbah tidak lebih dari empat jari tertutup maka orang yang mengerjakan salat dapat sujud di atas dua ...
  • Apakah Anda punya tips bagaimana caranya untuk menghindar supaya tidak banyak tertawa khususnya pada bulan Muharram dan Shafar?
    9050 Majelis Duka dan Ziarah 2012/05/10
    Menangis dan tertawa adalah sejenis luapan perasaan dan afeksi batin manusia. Hal ini merupakan tanda-tanda natural dan proses keseimbangan mental manusia. Karena itu, setiap orang harus sampai pada tingkatan matang dan mempelajari adab-adab tertawa dan mengekspresikan kebahagian sehingga tertawa dan luapan kegembiraan menjadi sebuah sifat mulia bagi ...
  • Apa saja kemiripan-kemiripan yang dimiliki oleh Imam Zaman dengan para nabi menurut kitab Mikyâl al-Makârim?
    15576 Tipologi dan Keunggulan Sifat 2012/09/19
    Dalam riwayat-riwayat Islam disebutkan tentang terdapatnya banyak kemiripan-kemiripan fisik dan spiritual yang dimiliki oleh Imam Mahdi Ajf dengan sebagian dari para nabi. Sebagian dari kemiripan-kemiripan ini telah dikumpulkan dalam kitab Mikyâl al-Makârim sebagaimana berikut: Sejumlah dari kemiripan-kemiripan tersebut terdapat pada kitab Mikyâl al-Makârim dan sebagiannya ...
  • Mengapa kita membantu Irak padahal kita sendiri sangat membutuhkan. Masyarakat kita sendiri kesusahan menghadapi harga-harga mahal dan barang-barang langka di pasar?
    7825 Filsafat Politik 2011/05/18
    Pertama: Asas pelbagai bantuan Republik Islam Iran ke negara-negara Muslim adalah bantuan-bantuan moril bukan bantuan-bantuan material dan finansial. Kedua: Apabila terdapat juga bantuan-bantuan materil dan finansial ke negara-negara Muslim lainnya maka hal itu memiliki banyak pengaruh dan manfaat material dan spritual sebagaimana berikut: ...
  • Tolong sebutkan bagi saya sebuah doa untuk menemukan pasangan yang cocok dan bertakwa.
    15542 دعا 2012/09/10
    Allah Swt menjadikan setiap pekerjaan memiliki sebab-sebab tertentu sedemikian sehingga setiap pekerjaan hanya akan memperoleh hasil apabila dikerjakan melalui kanal-kanal sebabnya. Untuk memperoleh jodoh dan pasangan idaman juga demikian caranya. Cara untuk mendapatkan istri idaman memerlukan penelitian dan pengenalan yang tepat dan akurat. Tentu saja ...
  • Apa saja yang menjadi syarat-syarat nikah Mut’ah?
    30335 Hukum dan Yurisprudensi 2010/06/20
    Dalam pandangan Islam, pernikahan, baik pernikahan itu permanen atau temporer (mut’ah) dilangsungkan berdasarkan keridhaan kedua belah pihak. Demikian juga pernikahan temporer seperti pernikahan permanen, hukumnya mubah dan dianjurkan. Namun hal ini tidak bermakna harus dan wajib dilakukan. Atas dasar itu, apabila seorang putri menolak lamaran seorang pria untuk pernikahan ...
  • Shalat Tahiyyat Masjid Jamkaran
    7479 Hukum dan Yurisprudensi 2011/08/10
    Ibadah dan doa-doa adalah bersifat tauqifi (sudah dari sananya). Artinya bahwa masing-masing dari ibadah dan doa-doa ini memiliki efek yang bersandar padanya. Seluruh amalan dan doa yang dikerjakan sesuai dengan apa yang diinginkan sebagaimana dokter yang memformulasikan obat bagi pasiennya dan berkata kepadanya bahwa Anda harus meminum obat ...
  • Apa dasar-dasar teologi Mahdawiyat?
    8252 Teologi Lama 2009/09/22
    Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban global. Silahkan Anda pilih jawaban detil ...
  • Apakah orang-orang beriman akan mendapatkan kenikmatan alam kubur dan orang-orang kafir akan dihajar dengan azab kubur?
    21065 Teologi Lama 2009/12/08
    Syaikh Mufid dalam kitab Awâil al-Maqâlat-nya, membagi manusia menjadi empat bagian berdasarkan keyakinan dan amal-perbuatan mereka:1.     Orang-orang beriman yang bertakwa2.

Populer Hits

  • Ayat-ayat mana saja dalam al-Quran yang menyeru manusia untuk berpikir dan menggunakan akalnya?
    267536 Tafsir 2013/02/03
    Untuk mengkaji makna berpikir dan berasionisasi dalam al-Quran, pertama-tama, kita harus melihat secara global makna “akal” yang disebutkan dalam beberapa literatur Islam dan dengan pendekatan ini kemudian kita dapat meninjau secara lebih akurat pada ayat-ayat al-Quran terkait dengan berpikir dan menggunakan akal dalam al-Quran. Akal dan pikiran ...
  • Apakah Nabi Adam merupakan orang kedelapan yang hidup di muka bumi?
    249185 Teologi Lama 2012/09/10
    Berdasarkan ajaran-ajaran agama, baik al-Quran dan riwayat-riwayat, tidak terdapat keraguan bahwa pertama, seluruh manusia yang ada pada masa sekarang ini adalah berasal dari Nabi Adam dan dialah manusia pertama dari generasi ini. Kedua: Sebelum Nabi Adam, terdapat generasi atau beberapa generasi yang serupa dengan manusia ...
  • Apa hukumnya berzina dengan wanita bersuami? Apakah ada jalan untuk bertaubat baginya?
    232312 Hukum dan Yurisprudensi 2011/01/04
    Berzina khususnya dengan wanita yang telah bersuami (muhshana) merupakan salah satu perbuatan dosa besar dan sangat keji. Namun dengan kebesaran Tuhan dan keluasan rahmat-Nya sedemikian luas sehingga apabila seorang pendosa yang melakukan perbuatan keji dan tercela kemudian menyesali atas apa yang telah ia lakukan dan memutuskan untuk meninggalkan dosa dan ...
  • Ruh manusia setelah kematian akan berbentuk hewan atau berada pada alam barzakh?
    219291 Teologi Lama 2012/07/16
    Perpindahan ruh manusia pasca kematian yang berada dalam kondisi manusia lainnya atau hewan dan lain sebagainya adalah kepercayaan terhadap reinkarnasi. Reinkarnasi adalah sebuah kepercayaan yang batil dan tertolak dalam Islam. Ruh manusia setelah terpisah dari badan di dunia, akan mendiami badan mitsali di alam barzakh dan hingga ...
  • Dalam kondisi bagaimana doa itu pasti dikabulkan dan diijabah?
    178671 Akhlak Teoritis 2009/09/22
    Kata doa bermakna membaca dan meminta hajat serta pertolongan.Dan terkadang yang dimaksud adalah ‘membaca’ secara mutlak. Doa menurut istilah adalah: “memohon hajat atau keperluan kepada Allah Swt”. Kata doa dan kata-kata jadiannya ...
  • Apa hukum melihat gambar-gambar porno non-Muslim di internet?
    173369 Hukum dan Yurisprudensi 2010/01/03
    Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban global. Silahkan Anda pilih jawaban detil ...
  • Apakah praktik onani merupakan dosa besar? Bagaimana jalan keluar darinya?
    170496 Hukum dan Yurisprudensi 2009/11/15
    Memuaskan hawa nafsu dengan cara yang umum disebut sebagai onani (istimna) adalah termasuk sebagai dosa besar, haram[1] dan diancam dengan hukuman berat.Jalan terbaik agar selamat dari pemuasan hawa nafsu dengan cara onani ini adalah menikah secara syar'i, baik ...
  • Siapakah Salahudin al-Ayyubi itu? Bagaimana kisahnya ia menjadi seorang pahlawan? Silsilah nasabnya merunut kemana? Mengapa dia menghancurkan pemerintahan Bani Fatimiyah?
    161750 Sejarah Para Pembesar 2012/03/14
    Salahuddin Yusuf bin Ayyub (Saladin) yang kemudian terkenal sebagai Salahuddin al-Ayyubi adalah salah seorang panglima perang dan penguasa Islam selama beberapa abad di tengah kaum Muslimin. Ia banyak melakukan penaklukan untuk kaum Muslimin dan menjaga tapal batas wilayah-wilayah Islam dalam menghadapi agresi orang-orang Kristen Eropa.
  • Kenapa Nabi Saw pertama kali berdakwah secara sembunyi-sembunyi?
    144192 Sejarah 2014/09/07
    Rasulullah melakukan dakwah diam-diam dan sembunyi-sembunyi hanya kepada kerabat, keluarga dan beberapa orang-orang pilihan dari kalangan sahabat. Adapun terkait dengan alasan mengapa melakukan dakwah secara sembunyi-sembunyi pada tiga tahun pertama dakwahnya, tidak disebutkan analisa tajam dan terang pada literatur-literatur standar sejarah dan riwayat. Namun apa yang segera ...
  • Kira-kira berapa usia Nabi Khidir hingga saat ini?
    136237 Sejarah Para Pembesar 2011/09/21
    Perlu ditandaskan di sini bahwa dalam al-Qur’an tidak disebutkan secara tegas nama Nabi Khidir melainkan dengan redaksi, “Seorang hamba diantara hamba-hamba Kami yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami.” (Qs. Al-Kahfi [18]:65) Ayat ini menjelaskan ...