Hits
4211
Tanggal Dimuat: 2011/03/05
Ringkasan Pertanyaan
Apakah dibolehkan mencuri software dari site-site internet?
Pertanyaan
Apakah kami dibolehkan mencuri software dari site-site musuh yang menerapkan embargo kepada kita melalui jaringan internet?
Jawaban Global

Mengingat Anda menghendaki hukum fikih yang Anda sebutkan dalam pertanyaan Anda, maka kami memandang perlu untuk melayangkan pertanyaan kepada beberapa kantor marja agung. Adapun jawaban yang kami terima adalah sebagai berikut:

 

Kantor Ayatullah Agung Siistani (Mudda Zhilluhu al-‘Ali):

Pencurian apa pun jenisnya tidak dibolehkan.[1]

 

Kantor Ayatullah Agung Makarim Syirazi (Mudda Zhilluhu al-‘Ali):

Mengingat bahwa tindakan ini akan mencoreng wajah kaum Muslimin maka Anda harus menghindari pekerjaan ini.[2]

 

Kantor Ayatullah Agung Shafi Gulpaigani (Mudda Zhilluhu al-‘Ali):

Dibolehkan menggunakan software-software yang terdapat di internet sesuai dengan asumsi pertanyaan yang diajukan. WalLâhu ‘Âlim.

 

Jawaban Ayatullah Mahdi Hadawi Tehrani (Semoga Allah Melanggengkan Keberkahannya):

1.     Kepemilikian maknawi seperti kepemilikan pelbagai software komputer adalah perkara legal dan menghormati kepemilikan maknawi ini, seperti kepemilikan material, hukumnya wajib.

2.     Apabila pemilik maknawi atau material adalah seorang non-Muslim, sekiranya ia merupakan seorang ahli dzimmah (orang yang dilindungi dalam pemerintahan Islam) atau terikat janji dengan pemerintahan Islam; artinya antara pemerintahan Islam dan ia atau pemerintahannya telah terjalin kontrak untuk menjaga dan melindungi kepemilikannya, maka kewajiban Anda untuk menjaga kehormatan kepemilikannya.

3.     Setiap perbuatan yang mencoreng wajah Islam di hadapan pemeluk agama lain maka hukumnya adalah haram.[IQuest]

Untuk telaah lebih jauh silahkan lihat indeks terkait berikut ini:

Indeks: Mencuri dari Non-Muslim, Pertanyaan 518 (Site: 565)

Indeks: Membeli Software Rabawi, Pertanyaan 1410 (Site: 1430)

Indeks: Hak Copyright, Pertanyaan 2540 (Site: 2675)



[1]. Pertanyaan Tertulis (istiftâ’at) kepada Kantor Ayatullah Agung Siistani.  

[2]. Pertanyaan Tertulis (istiftâ’at) kepada Kantor Ayatullah Agung Makarim Syirazi.

Jawaban Detil
Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban detil.
Terjemahan dalam Bahasa Lain
Komentar
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
contoh : Yourname@YourDomane.ext
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat

Klasifikasi Topik

Pertanyaan-pertanyaan Acak

Populer Hits