Advanced Search
Hits
5313
Tanggal Dimuat: 2016/07/17
Ringkasan Pertanyaan
Apabila istri atau putri keluar rumah tanpa mengenakan hijab apakah suami atau ayahnya juga berdosa? Dan dalam riwayat mereka disebut sebagai duyuts?
Pertanyaan
Saya pernah baca artikel intinya kaya gini.. kalo selangkah seorang anak perempuan yang keluar rumah tanpa menggunakan jilbab, berati selangkah pula ayah nya mendekat ke neraka.. benar apa tidak? apa ada hadistnya jg? Makasih, wassalamu”alaikum wr wb
Jawaban Global
Diriwayatkan dari Rasulullah Saw, “Setiap pria yang rela istrinya berhias dan keluar rumah, maka pria itu adalah seorang duyuts (tidak memiliki tanggung jawab sebagai seorang suami  yang baik dan taat beragama). Dan barang siapa yang disebut sebagai duyuts maka ia tidak berbuat dosa. Bilamana seorang istri merupakan istri pesolek dan pengguna parfum, dan keluar rumah lalu suaminya ridha dengan apa yang dilakukan ini, maka sebagai ganti langkah yang ia ayunkan, akan dibangunkan bagi suaminya sebuah rumah di neraka.”[1]
Penilitian dan riset menyebutkan bahwa disebutkan dalam literatur kuno Syiah, hanya ada Jami’ al-Akhbar, Syuairi (abad keenam) dan juga tidak disebutkan sanadnya. Allamah Majlisi (w 1110 H) juga dalam Bihar al-Anwar juga mengutip riwayat ini dari Jami’ al-Akhbar.[2]
Kalau pun kita harus menutup mata terhadap sanad riwayat ini; kandungan umumnya yang disebutkan pada riwayat-riwayat lain sehubungan dengan celaan dan cercaan terhadap orang yang buruk berhijab dapat disimpulkan beberapa poin sebagai berikut:
  1. Bagaimanapun hjab merupakan bagian dari dharuriyat (hal-hal yang mesti dan pasti) dalam agama Islam dan wajib bagi setiap wanita Muslim untuk mengenakannya secara sempurna. Meninggalkan kewajiban berhijab berkonsekuensi hukuman berat bagi orang yang melakukannya, kecuali ia bertaubat di dunia ini dan menghiasi dirinya dengan hijab syar’i.
  2. Kriteria kebahagiaan di akhirat dan masuk ke surga dalam pandangan al-Quran adalah iman dan amal saleh. Barang siapa yang beriman dan beramal saleh, bertakwa dan tidak melakukan dosa, sesuai dengan janji al-Quran maka ia akan masuk ke dalam surga dan akan abadi di dalamnya.[3]
Contoh-contoh amal saleh telah dijelaskan dalam ayat-ayat al-Quran dan hadis; dengan demikian masalah hijab merupakan salah satu masalah yang pasti dalam agama dan contoh nyata amal saleh. Dalam ayat-ayat al-Quran dan riwayat ditegaskan bahwa mengenakan hijab tentu saja akan mendatangkan kebahagiaan dan kemenangan. Sekiranya seseorang tidak  menaruh perhatian terhadap hijab maka hal itu akan mendatangkan azab yang pedih bagi yang melakukannya.
  1. Bagaimanapun; riwayat ini dengan penjelasan jelas dan lugas menetapkan tidak adanya perasaan ghirah (baca: taat beragama) sekelompok pria yang melalaikan masalah hijab terhadap istrinya dan membolehkan mereka dengan bersolek dan berhias untuk lalu-lalang di antara para non mahram.
  2. Meski riwayat ini sehubungan dengna ghairat para suami terhadap para istrinya, namun hal ini tidak menunjukkan bahwa orang-orang lain seperti para ayah dan saudara-saudara boleh tidak memiliki ghairat. Tentu saja peran suami lebih besar ketimbang yang lain.
  3. Dosa hanyak ditulis ketika suami ridha dan rela dengan perbuatan dosa istrinya ini meski sebenarnya ia dapat mencegahnya namun ia tidak menaruh perhatian tentangnya. [iQuest]
 

[1] Syairi, Muhamad bin Muhammad, Jâmi’ al-Akhbâr, hlm. 1, Mathba’a Haidariyah, Najaf, Cet.1, Tanpa Tahun.
[2] Jâmi’ al-Akhbar, karya Syaikh Tajuddin, Muhammad bin Muhammad bin Haidar bin Sya’iri, salah seorang ulama abad keenam. Metode yang digunakan adalah apabila ia menemukan ayat sesuai dengan sebuah persoalan ia menyebutkannya pada awal bab kemudian menukil riwayat yang sehubungan. Syairi menulis bukunya sebagai buku Akhlak Amali karena itu ia menghapus sanad-sanad riwayat supaya volume buku tidak terlalu besar dan pembaca tidak lelah; Majlisi, Muhammad Baqir, Bihâr al-Anwâr, jld. 100, hlm. 249, Beirut, Dar Ihya al-Turats al-‘Arabi, Cet. II, 1403 H.
[3] (QS. al-Baqarah [2]:82)
Terjemahan dalam Bahasa Lain
Komentar
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
contoh : Yourname@YourDomane.ext
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat

Menu

Pertanyaan-pertanyaan Acak

  • Apa yang harus dilakukan apabila seseorang karena tidak tahu tentang hukum, ia mengebumikan jenazah tanpa melakukan hanuth?
    5575 Hukum dan Yurisprudensi 2012/02/02
    Setelah mandi diwajibkan bagi orang yang memandikan jenazah untuk melakukan Hanuth atas jenazah. Hanuth artinya mengoleskan kening, dua telapak tangan, dua tempurung lutut, ujung dua jari kaki jenazah dengan kapur.[1]Namun apabila setelah mengebumikan jenazah kemudian diketahui bahwa jenazah belum lagi di-hanuth, apabila badan dalam kubur ...
  • Apa maksud Tuhan memiliki kehendak untuk memberi rahmat dan menyiksa manusia?
    11344 ثواب و عقاب 2012/07/21
    Dalam banyak ayat-ayat Quran dijelaskan bahwa Allah Swt adalah sebab utama kemuliaan atau kehinaan hamba-Nya, kaya dan miskinnya manusia, siksa atau rahmat para hamba. Demikian juga banyak sekali ayat yang menjelaskan bahwa Dia adalah Zat yang menganugerahkan kemuliaan, rizki, kebahagiaan, rahmat kepada hamba-hamba-Nya yang bertakwa dan ikhlas.
  • Siapa yang dimaksud dengan orang-orang Akhbari dan Ushuli?
    7440 Filsafat Sejarah 2010/11/08
    Akhbariya adalah ahli hadis yang disebut dalam Syiah sebagai Akhbari. Kelompok ini memandang batil adanya ijtihad dan hanya mengikuti akhbar (riwayat-riwayat dan hadis-hadis). Ushuliyyun adalah sebagai kebalikan Akhbariyyun sebuah kelompok yang banyak diikuti oleh para juris (fukaha) Islam yang ...
  • Tolong jelaskan nasib apa yang akan dialami manusia akibat tidak menghormati orang tua?
    14532 گناه و رذائل اخلاقی 2013/05/25
    Salah satu kewajiban yang disebutkan dalam al-Quran – setelah perintah untuk menyembah Allah Swt – adalah berbuat baik kepada kedua orang tua.[1] Karena itu dalam al-Quran dan riwayat, banyak ditegaskan supaya manusia menunaikan hak-hak kedua orang tua dan berbuat baik kepada mereka.
  • Apakah ayat-ayat al-Ghadir dalam Al-Qur’an telah diselewengkan oleh Ahlisunnah?
    6596 Teologi Lama 2009/08/13
    Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban global. Silahkan Anda pilih jawaban detil ...
  • Bagaimana cara bertaubat dari menonton film-film vulgar?
    63800 Akhlak Praktis 2010/01/16
    Dosa dan maksiat bagai endapan lumpur busuk yang membuat manusia semakin tenggelam di dalamnya maka semakin ia tidak menyadari kebusukan dari amal perbuatan yang di lakukannya. Karena indera penciumannya tidak lagi bekerja dan tidak menyadari bahwa sebentar lagi ia akan karam.Dari sisi lain ...
  • Seperti apakah Syiah memandang pelaku dosa besar?
    15578 گناه 2012/06/20
    Berkenaan dengan masalah dosa besar, banyak sekali pemikiran dan pendapat ekstrim di antara sekte-sekte Islam, yang kebanyakan darinya terlahir dari faktor-faktor politik. Murji'ah dan Khawarij adalah dua contoh yang menonjol dalam hal ini. Murji'ah dalam usahanya untuk selalu menjaga citra pemimpin-pemimpin zalim mereka, ...
  • Apa makna tauhid dalam penciptaan (khâliqiyat)?
    8625 Teologi Lama 2012/03/08
    Tauhid dalam penciptaan artinya bahwa tiada satu pun pencipta dalam dunia keberadaan selain Allah Swt. Seluruh kontingen (mumkinât) dan entitas yang ada di alam semesta, karya dan perbuatan-perbuatan mereka, bahkan manusia dan seluruh ciptaan-ciptaan dan temuan-temuan secara hakiki, tanpa basa-basi, adalah makhluk Allah Swt. Apa yang ada ...
  • Apakah Descartes di samping seorang matematis ia juga merupakan seorang mistikus?
    3760 Filsafat Irfan 2012/09/15
    Irfan sebagai media untuk sampai kepada Tuhan atau hakikat itu memiliki dua sisi: Sisi praktis dan sisi teoritis. Dari sisi irfan praktis yang menegaskan penyingkapan (kasyf), syuhud (penyaksian). Untuk sampai pada realitas dan hakikat jalan yang digunakan dalam irfan praktis adalah melalui jalan hati. Sementara ...
  • Bagaimana cara dan ciri-ciri salat Nabi Muhammad Saw?
    1262 وضو، اذان و نماز 2017/08/09
    Dalam riwayat diisyaratkan tentang bagaimana Nabi Muhammad Saw mengerjakan salat, di antaranya: 1. Imam Ali As: “Rasulullah Saw mengangkat tangan beliau hingga setinggi telinga ketika mengucapkan takbiratul ikhram dan bertakbir ketika akan rukuk dan juga ketika mengangkat kepalanya dari rukuk.”[1] 2. Imam Ali As: ...

Populer Hits

Jejaring