Advanced Search
Hits
5875
Tanggal Dimuat: 2014/01/18
Ringkasan Pertanyaan
Memangnya Tuhan itu jisim (benda) sehingga sebagaimana yang disebutkan dalam riwayat Dia datang mengunjungi orang-orang yang berhaji?
Pertanyaan
Apa maksud hadis di bawah ini yang menyatakan bahwa barang siapa yang pergi menunaikan ibadah haji maka Allah Swt akan datang menziarahinya? Memangnya Tuhan itu jisim (benda)? Barang siapa telah haji lebih 50 kali maka setiap hari Jum’at dikunjungi oleh Allah. (Faqih man la Yahdhuruhul Faqih 2/217 Wasa’ilusyi’ah 11/127 ).
Jawaban Global
Terdapat beberapa penjelasan pada sebagian riwayat tentang pahala pelaksanaan haji[1] seperti riwayat yang diriwayatkan dari Imam Ridha As yang bersabda, “Barang siapa yang telah menunaikan haji sebanyak 50 kali  maka ia adalah seperti orang yang menunaikan haji sebanyak 50 kali bersama Rasulullah Saw dan para washi. Ia akan termasuk sebagai orang-orang yang akand dikunjungi Allah Swt setiap hari Jumat. Ia akan menempati surga Adn yang diciptakan Allah Swt dengan tangan-Nya yang tidak ada satu pun mata pernah melihatnya dan tiada seorang pun makhluk yang mengetahui tentangnya. Barang siapa yang banyak menunaikan ibadah haji maka Allah Swt akan membangunkan sebuah kota di surga yang di dalamnya terdapat kamar-kamar dimana setiap kamarnya terdapat seorang Hurr al-‘Ain dan setiap Hurr al-‘Ain disertai dengan 100 budak perempuan (kaniz) sebagai imbalan atas setiap haji yang dikerjakannya. Mereka sedemikian cantik dan indah sehingga tiada satu pun yang pernah melihat kecantikan dan keindahan seperti itu.”[2]
Bagian riwayat yang menyatakan, “Allah Swt mengunjunginya” meski secara lahir dapat disimpulkan bahwa Tuhan itu jisim (benda), namun pada hakikatnya ungkapan seperti ini memiliki makna kiasan.[3] Ungkapan-ungkapan seperti ini banyak dijumpai dalam al-Quran; misalnya ayat yang mengatakan:
«وَ جاءَ رَبُّکَ»
“Dan datanglah (perintah) Tuhan-mu.” (Qs. Al-Fajr [89]:22)
 
Atau ayat-ayat yang menjelaskan bahwa Tuhan itu bersemayam di atas arsy:
«ثُمَّ اسْتَوى‏ عَلَى الْعَرْشِ»
“Lalu Dia bersemayam di atas ‘arasy.” (Qs. Al-A’raf [7]:54)[4]
Kedua ayat ini dikenal sebagai ayat-ayat mutasyabih dan yang dimaksud bukanlah makna lahirnya, melainkan makna kiasannya – seperti tangan (kekuasaan) Allah di atas tangan mereka ( yang disebutkan pada ayat lainnya).[5]  
Pada riwayat ini juga, maksud utamanya Allah Swt mengunjungi orang yang berhaji adalah bahwa Allah Swt menaruh perhatian khusus dan menyampaikan pelbagai rahmat dan keberkahan-Nya kepada orang itu. [iQuest]
 

[1]. Silahkan lihat, Syaikh Shaduq, Man La Yahdhuruhu al-Faqih, Riset dan edit oleh Ali Akbar Ghaffari, jil. 2, hal. 216-220, Daftar Intisyarat Islami, Qum, Cetakan Kedua, 1413 H.
«وَ مَنْ حَجَّ أَکْثَرَ مِنْ خَمْسِینَ حَجَّةً کَانَ کَمَنْ حَجَّ خَمْسِینَ حَجَّةً مَعَ مُحَمَّدٍ وَ الْأَوْصِیَاءِ ص وَ کَانَ مِمَّنْ‏ یَزُورُهُ‏ اللَّهُ‏ عَزَّ وَ جَلَّ کُلَّ جُمُعَةٍ وَ هُوَ مِمَّنْ یَدْخُلُ جَنَّةَ عَدْنٍ الَّتِی خَلَقَهَا اللَّهُ عَزَّ وَ جَلَّ بِیَدِهِ وَ لَمْ تَرَهَا عَیْنٌ وَ لَمْ یَطَّلِعْ عَلَیْهَا مَخْلُوقٌ وَ مَا مِنْ أَحَدٍ یُکْثِرُ الْحَجَّ إِلَّا بَنَى اللَّهُ عَزَّ وَ جَلَّ لَهُ بِکُلِّ حَجَّةٍ مَدِینَةً فِی الْجَنَّةِ فِیهَا غُرَفٌ فِی کُلِّ غُرْفَةٍ مِنْهَا حَوْرَاءُ مِنْ حُورِ الْعِینِ مَعَ کُلِّ حَوْرَاءَ ثَلَاثُمِائَةِ جَارِیَةٍ لَمْ یَنْظُرِ النَّاسُ إِلَى مِثْلِهِنَّ حُسْناً وَ جَمَالاً»
[2]. Ibid, hal. 217-218.  
[3]. Silahkan lihat, Tuhan itu Bukan Jisim dalam Pandangan al-Quran, Pertanyaan 20147; Takwil Ayat-ayat Yang Menunjukkan Allah Mendiami Tempat, Pertanyaan 34813.  
[4]. “Sesungguhnya Tuhanmu ialah Allah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arasy untuk mengatur segala urusan.” (Qs. Yunus [10]:3); “Allah-lah Yang mengangkat langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arasy (dan memegang tampuk pengaturan dunia). (Qs. Al-Ra’ad [13]:2); “Yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arasy (untuk mengatur alam semesta).” (Qs. Al-Furqan [25]:59)  
[5]. (Qs. Al-Fath [48]: 10)
Terjemahan dalam Bahasa Lain
Komentar
Jumlah Komentar 0
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
contoh : Yourname@YourDomane.ext
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
<< Libatkan Saya.
Silakan masukkan jumlah yang benar dari Kode Keamanan

Klasifikasi Topik

Pertanyaan-pertanyaan Acak

  • Apa yang menjadi taklif puasa wanita hamil dan wanita yang sedang menyusui?
    7478 Serba-serbi
    Wanita yang sedang hamil dan masa persalinannya semakin dekat serta puasa membahayakan bagi dirinya atau bagi kehamilannya, maka puasa tidak wajib baginya. Wanita seperti ini harus menyerahkan kepada fakir setiap harinya satu mud (sebanding dengan 750 gram makanan yang umum dikonsumsi) makanan yaitu gandum, tepung atau semisalnya ...
  • Seseorang yang tidak berpuasa pada bulan Ramadhan apakah ia harus membayar zakat fitri bulan Ramadhan?
    14048 زکات فطره
    Seseorang yang pada saat tenggelamnya matahari malam Idul Fitri telah mencapai usia baligh, berakal dan sadar, tidak termasuk sebagai seorang fakir dan budak seseorang, maka ia harus membayar zakat untuk dirinya dan untuk orang-orang yang berada dalam tanggungannya. Kadar zakar untuk setiap orang adalah satu sa’ yaitu ...
  • Apakah dibolehkan menggunakan facebook dengan maksud ingin menyebarkan ajaran Islam?
    6218 Menjalankan Peraturan
    Dari sudut pandang syariat, dibolehkan menggunakan internet khususnya dalam rangka menyebarkan Islam kecuali terdapat mafsadah (kerusakan yang boleh jadi ditimbulkan) pada perbuatan ini atau dipandang sebagai perbuatan melanggar hukum. Beberapa Lampiran: Jawaban para Marja Agung Taklid terkait dengan pertanyaan seperti ini adalah sebagai ...
  • Bagaimana kita dapat menjelaskan masalah tauhid di kalangan anak muda?
    8716 Teologi Lama
    Dalam silsilah pembahasan akidah, pembahasan tauhid merupakan pembahasan kunci dan asasi yang mencakup banyak masalah di dalamnya. Bagi Anda yang ingin melakukan aktivitas dakwah dan tabligh dalam masalah ini, Anda harus memperhatikan dan mengamalkan dua masalah penting; Pertama Anda harus memilih pembahasan-pembahasan yang sesuai dan logis. Kedua, ...
  • Pada ayat manakah dalam al-Quran yang menyebutkan salat malam Rasulullah Saw?
    5667 Keutamaan dan Keunggulan Sifat
    Perintah untuk mendirikan salat malam bagi Rasulullah Saw disebutkan pada beberapa ayat al-Quran. Ayat yang menyebutkan perintah salat malam itu disebutkan di antaranya pada ayat 1 dan 2 surah al-Muzammil dimana Allah Swt berfirman, “Hai orang yang berselimut (Muhammad). Bangunlah (untuk salat) di malam hari, kecuali sedikit ...
  • Apa yang dimaksud dengan wajib dalam hadis kewajiban mandi hari Jumat?
    5867 بیشتر بدانیم
    Mandi Jumat; merupakan salah satu tradisi dan sunnah Rasulullah Saw dan Ahlulbaitnya. Terdapat banyak hadis dalam literatur Syiah dan Sunni yang menjelaskan masalah ini. Sebagian dari hadis tersebut menyebutkan tentang kewajiban mandi ini. Di antaranya, tatkala ditanya tentang mandi Jumat ini, Imam Ridha As menjawab, “Wâjibun ‘ala kulli ...
  • Apakah dalam surga juga terdapat hukum-hukum fikih?
    3612 بیشتر بدانیم
    Kiranya poin ini perlu diperhatikan bahwa kita tak dapat memperoleh penjelasan lain kecuali melalui wahyu serta ungkapan-ungkapan para maksum yang sampai pada kita terkait dengan mengenai persoalan-persoalan alam akhirat dan keadaan surga neraka. Jawaban atas pertanyaan di atas juga tidak disebutkan secara tegas dalam teks-teks agama. Akan ...
  • Apakah bacaan frase “Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in” harus kita baca dengan niat membaca (qirâ’ah) bukan dengan niat insyâ (imperatif)?
    6570 Teologi Lama
    Sehubungan dengan dzikir-dzikir dan lafaz-lafaz salat serta bacaan surah al-fatiha dan seterusnya, memahami makna dan dilakukan dengan niat insyâ tidak hanya dilarang bahkan sangat baik dan dianjurkan apabila dilakukan seperti itu. ...
  • Apakah shalawat akan melambungkan derajat dan kedudukan Rasulullah Saw?
    9324 صلوات بر محمد و آل محمد
    Shalawat kita kepada Rasulullah Saw memiliki sisi beragam yang akan kita singgung sebagian darinya berikut ini: Shalawat merupakan perintah Allah Swt dalam al-Quran yang menyatakan, “InnaLlaha wa malaikatahu yushalluna ‘ala al-nabi. Yaayyuhalladzina amanu shallu ‘alaihi wa shallu ‘alaihi wa sallimu taslima.” Artinya, “Sesungguhnya Allah dan ...
  • Mengapa Ahlulbait As hanya dikhusukan untuk beberapa orang saja?
    8219 Teologi Lama
    Dalil pokok pengkhususan Ahlulbait pada lima orang Âli Aba yaitu Nabi Saw, Ali, Fatimah, Hasan dan Husain (Alaihimussalam) adalah riwayat-riwayat yang dinukil oleh para ahli hadis (muhaddits) dan ulama baik dari kalangan Syiah atau pun dari Ahlusunnah sedemikian sehingga riwayat tersebut dinukil lebih dari 70 referensi Ahlusunnah yang terkenal. Referensi ...

Populer Hits