Advanced Search
Hits
2189
Tanggal Dimuat: 2016/07/17
Ringkasan Pertanyaan
Apakah Rasulullah Saw mengakikah Imam Hasan dan Imam Husain As secara bersamaan atau terpisah?
Pertanyaan
Ustadz, saya mau tanya: sedangkal yang saya ketahui bahwa nabi mengAqikohi hasan husen dengan 2 kambing. pertanyaan saya apakah Waktu nabi muhammad mengAqikohi hasan dan husen secara bersamaan atau tidak? Makasih
Jawaban Global
Berdasarkan kebanyakan literatur Syiah[1] dan Sunni[2], Rasulullah Saw menyelenggarakan akikah untuk Imam Hasan As dan Imam Husain As dengan dua ekor kambing, dan berdasarkan riwayat sebagian riwayat lainnya masing-masing dua ekor kambing untuk keduanya secara terpisah. Ada juga literatur yang menyebutkan bahwa akikah dua Imam ini dilakukan oleh Sayidah Fatimah Zahra Sa.[3]
Akan tetapi mengingat hubungan antara Rasulullah Saw dan Sayidah Fatimah adalah hubungan ayah dan anak karena itu dua nukilan ini dapat disatukan.
Bagaimanapun; dalam sebagian riwayat dinukil seperti ini:
  1. Imam Ridha As bersabda, “Rasulullah Saw menamai nama bayi itu sebagai Hasan, tatkala tiba hari ketujuh (dari usia anak tersebut), Rasulullah Saw mengakikahnya dengan dua kambing berwarna abu-abu untuknya. Kemudian Rasulullah Saw menyerahkan satu paha kambing itu disertai dengan satu Dinar kepada (satu) kabilah. Lalu Rasulullah Saw mencukur rambut sang bayi dan kemudian menyerahkan perak sebagai sedekah sesuai dengan timbangan rambut sang bayi. [Tahun berikutnya yaitu ketika Imam Husain As lahir] Jibril berkata, “Namailah anak itu dengan Husain..” Tatkala tiba tujuh hari dari usia anak itu, Rasulullah Saw mengakikahnya dengan dua ekor kambing berwarna abu-abu. Kemudian Rasulullah Saw menyerahkan satu paha kambing itu disertai dengan satu Dinar kepada (satu) kabilah. Lalu Rasulullah Saw mencukur rambut sang bayi dan kemudian menyerahkan perak sesuai dengan timbangan rambut sang bayi sebagai sedekah.
  2. Asma binti Umais berkata: Fatimah Sa melahirkan Husain As.. Tatkala tiba hari ketujuh; Rasulullah Saw datang kepadaku dan berkata, “Bawalah putraku kemari.” Aku kemudian membawa anak itu kepada Rasulullah Saw. Sebagaimana mengakikah Imam Hasan As, Rasulullah Saw juga mengakikah Imam Husain As.”[4]
  3. Sebagian literatur Ahlusunnah menukil tentang akikah yang serupa antara Imam Hasan As dan Imam Husain As di waktu yang berbeda.[5]  Karena itu, dapat disimpulkan bahwa waktu pelaksanaan akikah Imam Hasan As dan Imam Husain As berbeda. Apabila dalam sebuah riwayat dua akikah ini disebutkan bersamaan[6]  hal itu tidak menunjukkan bahwa akikah ini diselenggarakan secara bersamaan; melainkan menandaskan bahwa amalan mustahab[7] (baca: sunnah) akikah untuk kedua imam telah dilaksanakan.[iQuest]
 

[1] Himyari, Abdullah bin Ja’far, Qurb al-Asnād, hlm. 122, Qum, Muassasah Alu al-Bait As, Cet. 1, 1413 H.
[2] Naisyaburi, Abdullah bin Ali bin Jarud, al-Muntaqa min al-Sunan al-Musnadah, Riset oleh Barudi, Abdullah Umar, jld. 1, hlm. 229, Beirut, Muassasah al-Kitab al-Tsaqafiyah, Cet. 1, 1408; Tamimi Mushil, Abu Ya’la Ahmad bin Ali, al-Mu’jam, jld. 1, hlm. 141, Faisal Abad, Idarah al-‘Ulum al-Atsariyah, Cet. 1, 1407 H.
[3] Kulaini, Muhammad bin Yakub, al-Kāfi, Editor: Ghaffari, Ali Akbar dan Akhundi, Muhammad, jld. 6, hlm. 33, Tehran, Dar al-Kutub al-Islamiyah, Cet. ke-4, 1407 H.
[4] Syaikh Shaduq, ‘Uyun Akhbār al-Ridhā As, Riset dan edit oleh Lajuardi, Mahdi, jld. 2, hlm. 25-26, Tehran, Nasyr Jahan, Cet. 1, 1387 H; dengan sedikit perbedaan dalam Ibnu Syahr Asyub Mazandarani, Manaqib Alu Abi Thalib As, jld. 4, hlm. 24, Qum, Intisyarat Allamah, Cet. 1, 1379 H.
[5] Thusi, Muhammad bin al-Hasan, Al-Amāli, hlm. 367, Qum, Dar al-Tsaqafah, Cet. 1, 1414 H.
[6] Silahkan lihat, Abu Sa’id bin Al-A’rabi, Ahmad bin Muhammad bin Ziyad, Mu’jam Ibnu al-A’rabi, Riset oleh Husaini, Abdul Muhsin bin Ibrahim, jld. 2, hlm. 820, Arab Saudi, Dar Ibnu al-Jauzi, Cet. 1, 1418 H.
[7] Maghribi, Qadhi Nu’mani, Syarh al-Akhbār fi Fadhāil al-Aimmah al-Athhār As, jld. 3, hlm. 90, Qum, Daftar Intisyarat Islami, Cet. 1, 1409 H; Syaikh Shaduq, Ma’āni al-Akhbār, Riset dan edit oleh Ghaffari, Ali Akbar, hlm. 84, Qum, Daftar Intisyarat Islami, Cet. 1, 1403 H.
Terjemahan dalam Bahasa Lain
Komentar
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
contoh : Yourname@YourDomane.ext
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat

Menu

Pertanyaan-pertanyaan Acak

  • Apakah Imam Ali As dapat menghidupkan orang mati?
    6842 Tafsir 2010/04/20
    Ketika seseorang dapat melakukan hal seperti ini secara mandiri tanpa membutuhkan bantuan dari Tuhan, maka hal ini bertentangan dengan tauhid perbuatan (tauhid dalam penciptaan) Tuhan, karena mati dan hidup hanya berada di tangan-Nya.Akan tetapi, jika seseorang melakukannya dengan izin Tuhan, maka hal yang ...
  • Apakah Ahlusunnah meyakini konsep tawassul sebelum kedatangan Ibnu Taimiyyah?
    7330 Teologi Lama 2011/05/09
    Konsep tawassul (berperantara) merupakan salah satu perkara yang senantiasa mendapat perhatian kaum Muslimin semenjak awal kedatangan Islam. Demikian juga para pembesar Ahlusunnah menaruh perhatian terhadap konsep tawassul ini. Imam Bukhari penyusun salah satu kitab standar riwayat Ahlusunnah, menukil amalan praktis khalifah kedua, Umar bin Khattab ...
  • Apa perbedaan antara wilâyah fakih mutlak dan wilâyah fakih?
    4990 Hukum dan Yurisprudensi 2009/08/09
    Kekuasaan-kekuasaan wali fakih dapat dikaji dalam dua poros sebagai berikut:Wali fakih memiliki wilâyah atas orang-orang.Wali fakih memiliki penguasaan/wewenang atas pelbagai urusan.Apabila kekuasaan wali fakih kita pandang tidak terbatas pada beberapa orang tertentu (seperti orang gila, anak yatim dan sebagainya) dan wewenangnya tidak terbatas pada ...
  • Apa hukumnya jika seseorang senantiasa membawa al-Qur’an sepanjang hari bahkan ketika masuk toilet?
    4982 Hukum dan Yurisprudensi 2011/09/29
    Tidak ada masalah kala Anda senantiasa bersama al-Qur’an. Hanya saja harap Anda perhatikan beberepa hukum lateral sebagaimana berikut ini: 1.     Makruh hukumnya membawa al-Qur’an ketika junub[1] atau haidh.[2]2.    
  • Bagaimana memperkenalkan Islam dan Syiah dengan baik kepada seorang warga negara Eropa?
    6854 Teologi Lama 2010/04/29
    Secara leksikal, Islam bermakna pasrah dan berserah diri. Dengan demikian, agama Islam disebut Islam lantaran program universalnya adalah berserah dirinya manusia di hadapan Tuhan semesta sehingga berdasarkan penyerahan diri manusia tidak menyembah selain Tuhan dan tidak menerima titah selain dari Allah Swt.Agama ...
  • Apakah seluruh sabda dan ucapan Nabi Saw merupakan wahyu atau tidak?
    27753 Teologi Lama 2009/05/06
    Terdapat ragam pendapat para pemikir otoritatif terkait masalah ini. Sebagian berpandangan, dengan memperhatikan kemutlakan ayat 3 dan 4 surah al-Najm,[i] bahwa seluruh ucapan, perbuatan dan perilaku Nabi Saw adalah wahyu. Sebagian lainnya berkeyakinan bahwa ayat 4 surah al-Najm terkait dengan al-Qur’an dan ayat-ayat yang diwahyukan kepada Nabi ...
  • Tolong Anda sebutkan dalil-dalil ihwal kemungkinan terjadinya Kiamat?
    12701 Teologi Lama 2011/09/20
    Masalah ma’âd (hari akhir) dan kiamat dari sudut pandang signifikansinya merupakan salah satu masalah terpenting agama dan Islam setelah masalah tauhid sedemikian sehingga lebih dari sepertiga ayat-ayat al-Qur’an diturunkan berhubungan dengan ma’âd dan kiamat. Dalil-dalil penetapan dan pembuktian hari Kiamat terbagi menjadi dua bagian. Dalil rasional dan dalil referensial: ...
  • Apa hukumnya bagi orang yang sedang junub dan haid ketika membaca al-Qur’an?
    6679 Akhlak Praktis 2010/11/11
    Tidak diharamkan bagi seorang junub dan haid membaca al-Qur’an. Hanya saja dimakruhkan bagi seorang junub untuk membaca al-Qur’an lebih dari tujuh ayat dari surah-surah yang tidak ada kewajiban sujud di dalamnya.[1] Demikian juga makruh hukumnya bagi seorang wanita haid membaca al-Qur’an.[2]
  • Pada kondisi bagaimana seseorang dapat mengganti marja' taklidnya?
    3187 Hukum dan Yurisprudensi 2010/04/19
    Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban global. Silahkan Anda pilih jawaban detil ...
  • Apakah yang dimaksud bahwa menziarahi Imam Husain As setara dengan menziarahi Tuhan di arasy-Nya?
    4065 Teologi Lama 2010/04/20
    Imam Husain As (Imam Ketiga Syiah) memiliki kedudukan yang sangat tinggi di sisi Tuhan karena tujuan, keistimewaan, kesetiaan, pengorbanan dan musibah-musibah yang telah ditanggung oleh Sayid al-Syuhada di jalan-Nya. Tuhan memberikan pahala yang begitu banyak kepadanya, ...

Populer Hits

Jejaring