Advanced Search
Hits
2850
Tanggal Dimuat: 2016/07/17
Ringkasan Pertanyaan
Untuk memasuki rumah baru doa-doa apa saja yang harus dibaca dan amalan-amalan apa saja yang harus dikerjakan?
Pertanyaan
Adakah doa-doa khusus yang harus dilakukan seorang muslim jika menempati rumah baru? Karena saya sering melihat ada doa doa yang ditempelkan di atas pintu rumah. Apakah hal tersebut memang harus dilakukan ?
Jawaban Global
Dalam literatur-literatur hadis, doa-doa dan amalan-amalan yang disebutkan sehubungan dengan memasuki rumah baru seperti berikut ini:
  1. Imam Shadiq As sesuai nukilan dari Nabi Saw, “Barang siapa yang membangun rumah hendaknya ia memotong kambing gemuk dan membagikan dagingnya kepada orang-orang miskin dan berkata, “Allahummah idhar ‘anni maradata al-jinn wa al-inss wa al-syayathin wa barik lana fi buyutina.” (Tuhanku! Jauhkanlah aku dari kejahatan jin, manusia dan setan dan berikanlah keberkahan kepada kami di rumah kami). Apabila ia berdoa seperti ini maka apa ia akan mendapatkan apa yang diinginkan.[1]
  2. Rasulullah Saw bersabda kepada Imam Ali As, “Wahai Ali! Bilamana engkau tiba di suatu tempat maka katakanlah, “Allahuma anzilni munzalan mubarakan wa anta khairul munzilin (Tuhanku! Turunkanlah Aku di tempat yang penuh berkah dan Engkau sebaik-baik Zat yang Menurunkan.) sehingga tempat yang didatangi akan memperoleh keberkahan dari doa ini dan engkau terjauhkan dari kejahatannya.”[2]
 
Akan tetapi riwayat terakhir adalah anjuran umum dan dapat digunakan untuk seluruh tempat yang ingin dijadikan tempat untuk tinggal, meski untuk waktu yang tidak terlalu lama. Namun paling tidak doa ini merupakan salah satu contoh amalan yang dianjurkan untuk dilakukan tatkala ingin masuk ke rumah baru. [iQuest]
 

[1] Kulaini, Muhammad bin Ya’kub, al-Kafi, editor, Ghaffari Ali Akbar dan Akhundi, Muhammad, jld. 6, hlm. 699, Dar al-Kutub al-Islamiyah, cet. 4, 1407 H.
"اللَّهُمَّ ادحَر عَنّی مَرَدَةَ الجِنِّ وَ الإِنسِ وَ الشَّیاطینِ، و بارِک لَنا فی بُیوتِنا"
[2] Shaduq, Muhammad bin Ali, Man La Yahdhuruh al-Faqih, Riset dan edit oleh Ghaffari, Ali Akbar, jld. 2, hlm. 298, Qum, Intisayarat Islami, cet kedua, 1413 H.
Terjemahan dalam Bahasa Lain
Komentar
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
contoh : Yourname@YourDomane.ext
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat

Menu

Pertanyaan-pertanyaan Acak

  • Mengapa kita harus berkata bahwa yang menciptakan alam semesta itu adalah Allah?
    7286 Teologi Lama 2011/05/18
    Dalam pertanyaan, Anda menyinggung satu burhan yang tidak dapat Anda pahami dengan baik maknanya. Dari sisi lain, muncul anggapan bahwa Anda menyangka dapat menyelaraskan dan mencocokkan sifat Allah Swt pada entitas-entitas material dan terbatas kemudian menghukumi bahwa Tuhan itu tidak ada. Dengan demikian, perlu ...
  • Mengapa orang-orang menyebut Imam Husain As sebagai Tsârallâh?
    5994 Ziarah Asyura dan Ziarah-ziarah Lainnya 2012/08/05
    Tsar di samping bermakna menuntut darah juga bermakna darah yang mengucur. Sesuai dengan makna pertama, Imam Husain As disebut sebagai Tsârallâh karena merupakan wali Darah dan orang yang menuntut darahnya adalah Allah Swt. Namun apabila Tsârallâh dimaknai sebagai darah Tuhan, berdasarkan beberapa dalil ...
  • Apa yang dimaksud dengan pernyataan bahwa para Imam Maksum As tidak memiliki kemandirian eksistensial?
    4442 دانش، مقام و توانایی های معصومان 2012/09/15
    Pembahasan ini biasanya mengemuka sehubungan dengan pembahasan makam dan kedudukan para Imam Maksum As. Inti dari pembahasan ini adalah bahwa kita meyakini bahwa para Imam Maksum As, dengan bersandar pada beberapa riwayat, memiliki makam-makam dalam bidang ilmu, kekuasaan, wilayah dan lain sebagainya yang akibatnya boleh jadi menimbulkan ...
  • Apakah dibolehkan melakukan tawassul dan doa bagi seorang non-mahram yang ingin dinikahi?
    4199 Hukum dan Yurisprudensi 2011/09/11
    Harapan dan kecintaan kepada seseorang dari lawan jenis dengan maksud menikah dengannya tidaklah termasuk perbuatan dosa dan haram. Demikian juga apabila seseorang menindaklanjuti kecintaan ini, manusia untuk sampai pada tujuan legalnya yaitu menikah secara sah dan syar’i lalu ia memohon dan berdoa kepada Allah Swt atau ber-nadzar ...
  • Bagaimanakan hukum niat dalam ibadah dan bersuci?
    3072 Garis Besar dan Beberapa istilah 2015/04/18
    Yang dimaksud dengan niat adalah keinginan dan kemauan kuat untuk melakukan suatu pekerjaan, entah motif itu Ilahi ataukah materi. Dalam ibadah dan bersuci, niat adalah qashd (maksud) melakukan pekerjaan dan akan berlaku jika pelaksanaan suatu pekerjaan itu didasari dengan qasd qurbat ila llah (demi untuk mendekatkan diri ...
  • Apakah hak dan kewajiban timbal balik antara dokter dan pasien dapat dijelaskan berdasarkan syariat Islam?
    6451 Hukum dan Yurisprudensi 2012/02/13
    Dari satu sisi hukum-hukum Ilahi terbagi menjadi dua bagian. Pertama hukum-hukum imdhâi (yang disetujui) Kedua hukum-hukum ta’sisi (yang dibuat). Hukum-hukum imdhâi adalah hukum-hukum yang memiliki latar belakang sebelum Islam, namun Islam menyetujui hukum-hukum tersebut dengan beberapa perbaikan; seperti kebanyakan jenis transaksi ...
  • Apa hukumnya apabila seorang suami meminum ASI istrinya?
    10518 Hukum dan Yurisprudensi 2011/06/19
    Kami telah melayankan surat pertanyaan di atas kepada beberapa Kantor Marja Agung Taklid dan menerima jawaban sebagaimana berikut ini: Kantor Hadhrat Ayatullah Agung Khamenei (Mudda Zhilluhu al-‘Ali): Pada dasarnya tidak ada masalah. Kantor Hadhrat Ayatullah Agung Makarim Syirazi (Mudda Zhilluhu al-‘Ali): Tidak ada masalah terkait dengan perbuatan ini secara syar’i. Kantor Hadhrat Ayatullah Agung Siistani ...
  • Apakah para Imam Maksum As memiliki seluruh kesempurnaan ataukah mereka melewati tahapan-tahapan kesempurnaan di dunia?
    4432 Kalam Jadid 2010/01/05
    Para maksum, nabi dan para imam suci As adalah manusia sebagaimana manusia lainnya, dari sisi ini mereka tidak berbeda dengan masyarakat lainnya, dan ini adalah hakikat yang juga ditegaskan dalam al-Quran al-Karim.Oleh karena itu, para ...
  • Apa saja jalan-jalan yang harus ditempuh untuk menguatkan perasaan ingin mencari Tuhan?
    5442 Akhlak Praktis 2011/03/05
    Yang dimaksud dengan perasaan ingin mencari Tuhan adalah kecendrungan fitrawi dan intrinsik manusia terhadap Allah Swt. Perasaan ini merupakan sebuah seruan batin dan penggeraknya tidak lain adalah fitrah. Adanya perasaan perhatian kepada Allah Swt dalam diri manusia, tanpa pengajaran dan pelajaran, menunjukkan fitrinya ...
  • Mengapa bertaklid kepada mujtahid yang telah meninggal dunia tidak dibenarkan?
    4238 Filsafat Hukum 2011/04/07
    Para juris yang memandang tidak boleh bertaklid kepada mujtahid yang telah meninggal dunia berargumen dengan dalil-dalil yang harus kita rujuk pada kitab-kitab fikih untuk mengetahui dalil-dalil tersebut. Namun pertanyaan ini dapat diajukan dalam bentuk yang lain bahwa apa manfaat hukum seperti ...

Populer Hits

Jejaring