Advanced Search
Hits
3005
Tanggal Dimuat: 2016/07/17
Ringkasan Pertanyaan
Untuk memasuki rumah baru doa-doa apa saja yang harus dibaca dan amalan-amalan apa saja yang harus dikerjakan?
Pertanyaan
Adakah doa-doa khusus yang harus dilakukan seorang muslim jika menempati rumah baru? Karena saya sering melihat ada doa doa yang ditempelkan di atas pintu rumah. Apakah hal tersebut memang harus dilakukan ?
Jawaban Global
Dalam literatur-literatur hadis, doa-doa dan amalan-amalan yang disebutkan sehubungan dengan memasuki rumah baru seperti berikut ini:
  1. Imam Shadiq As sesuai nukilan dari Nabi Saw, “Barang siapa yang membangun rumah hendaknya ia memotong kambing gemuk dan membagikan dagingnya kepada orang-orang miskin dan berkata, “Allahummah idhar ‘anni maradata al-jinn wa al-inss wa al-syayathin wa barik lana fi buyutina.” (Tuhanku! Jauhkanlah aku dari kejahatan jin, manusia dan setan dan berikanlah keberkahan kepada kami di rumah kami). Apabila ia berdoa seperti ini maka apa ia akan mendapatkan apa yang diinginkan.[1]
  2. Rasulullah Saw bersabda kepada Imam Ali As, “Wahai Ali! Bilamana engkau tiba di suatu tempat maka katakanlah, “Allahuma anzilni munzalan mubarakan wa anta khairul munzilin (Tuhanku! Turunkanlah Aku di tempat yang penuh berkah dan Engkau sebaik-baik Zat yang Menurunkan.) sehingga tempat yang didatangi akan memperoleh keberkahan dari doa ini dan engkau terjauhkan dari kejahatannya.”[2]
 
Akan tetapi riwayat terakhir adalah anjuran umum dan dapat digunakan untuk seluruh tempat yang ingin dijadikan tempat untuk tinggal, meski untuk waktu yang tidak terlalu lama. Namun paling tidak doa ini merupakan salah satu contoh amalan yang dianjurkan untuk dilakukan tatkala ingin masuk ke rumah baru. [iQuest]
 

[1] Kulaini, Muhammad bin Ya’kub, al-Kafi, editor, Ghaffari Ali Akbar dan Akhundi, Muhammad, jld. 6, hlm. 699, Dar al-Kutub al-Islamiyah, cet. 4, 1407 H.
"اللَّهُمَّ ادحَر عَنّی مَرَدَةَ الجِنِّ وَ الإِنسِ وَ الشَّیاطینِ، و بارِک لَنا فی بُیوتِنا"
[2] Shaduq, Muhammad bin Ali, Man La Yahdhuruh al-Faqih, Riset dan edit oleh Ghaffari, Ali Akbar, jld. 2, hlm. 298, Qum, Intisayarat Islami, cet kedua, 1413 H.
Terjemahan dalam Bahasa Lain
Komentar
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
contoh : Yourname@YourDomane.ext
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat

Menu

Pertanyaan-pertanyaan Acak

  • Apakah kita dapat menerima bantuan uang yang mengandung syubhat atau haram untuk pembangunan masjid?
    8228 Hukum-hukum Masjid dan Tempat-tempat Suci 2013/06/23
    Tidak ada keraguan bahwa uang haram tidak boleh digunakan dan penggunaannya bagaimanapun tidak dibenarkan tanpa izin pemilik dan empunya. Adapun sehubungan dengan uang yang mengandung syubhat (kesamaran) harus dikatakan bahwa harta yang tidak diketahui secara pasti keilegalannya, namun terdapat kemungkinan bahwa harta tersebut adalah harta haram; misalnya ...
  • Atas dalil apa nama sebagian para nabi disebutkan dalam al-Qur'an?
    14298 Ulumul Quran 2009/08/20
    Al-Qur'an bukan merupakan kitab sejarah, sirah atau mu'jam orang-orang sehingga kita dapat mengkaji riwayat hidup para nabi dan mensenarai nama-nama mereka di dalamnya. Al-Qur'an merupakan kitab petunjuk, pengajaran, tarbiyah, pensucian dan peringatan. Tujuan ini dapat terlaksana dengan menyebut sebagian nama dan riwayat hidup para nabi sebelumnya dan manusia-manusia ...
  • Apa sajakah yang mengancam konsep Mahdawiyat?
    3804 Penyalahgunaan Masalah Mahdawiyah 2012/09/20
    Bahaya-bahaya potensial yang akan mengancam dan merupakan momok bagi konsep Mahdawiyat sangatlah banyak, di sini kami hanya akan menyinggung tiga hal penting saja sebagai berikut: Jika hukum terbaik jatuh ke tangan para pelaku kriminal yang tak benar, jika barang paling berharga jatuh dalam cengkeraman orang ...
  • Bagaimana Tuhan itu telah ada semenjak awal tanpa ada yang menciptakan-Nya?
    25322 پروردگار. نامها و ویژگی ها 2012/09/15
    Terkait dengan bagaimana Tuhan telah ada semenjak awal sejatinya merupakan penjelasan lain dari pertanyaan mengapa keberadaan Tuhan itu bersifat esensial sementara setiap makhluk memiliki pencipta dan pengada. Pada hakikatnya, isi pertanyaan ini adalah bahwa bagaimana Tuhan itu mengada dan siapakah yang menciptakan Tuhan? Untuk menjawab ...
  • Apakah dosa besar akan diampuni?
    30293 Akhlak Praktis 2011/01/08
    Dosa besar merupakan sebuah dosa yang dijanjikan azab dalam al-Qur’an atau dalam riwayat bagi mereka yang mengerjakannya. (Terdapat beberapa kriteria lainnya yang disebutkan terkait dengan sebuah perbuatan sehingga disebut sebagai dosa besar). Demikian juga dosa kecil dengan adanya pengulangan (dengan getol melakukan hal tersebut) akan berubah menjadi ...
  • Apakah Nabi Adam As telah berdosa dan berbuat kesalahan sewaktu di surga? Bukankah para nabi dan rasul itu terbebas dari perbuatan dosa?
    14977 Teologi Lama 2009/09/22
    Untuk menjelaskan duduk persoalannya kiranya kita perlu memperhatikan beberapa poin berikut ini: 1.    Para nabi dan wali Allah Swt memiliki maqam-maqam tinggi ruhani dan takwini di alam eksistensi ...
  • Bagaimana cara dan ciri-ciri salat Nabi Muhammad Saw?
    1444 وضو، اذان و نماز 2017/08/09
    Dalam riwayat diisyaratkan tentang bagaimana Nabi Muhammad Saw mengerjakan salat, di antaranya: 1. Imam Ali As: “Rasulullah Saw mengangkat tangan beliau hingga setinggi telinga ketika mengucapkan takbiratul ikhram dan bertakbir ketika akan rukuk dan juga ketika mengangkat kepalanya dari rukuk.”[1] 2. Imam Ali As: ...
  • Penafsiran Ayat “«ما يَلْفِظُ مِن قَوْلٍ إِلاّ لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ»?
    372 Tafsir 2018/12/10
    Allah Swt dalam al-Quran berfirman, “«ما يَلْفِظُ مِن قَوْلٍ إِلاّ لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ» Rakib bermakna mengawasi dan atid bermakna seseorang yang menyiapkan terlaksanannya sebuah pekerjaan.[1] Sebagian mufassir meyakini bahwa rakib dan atid adalah dua malaikat yang disebutkan pada ayat, «إِذْ يَتَلَقَّى الْمُتَلَقِّيَانِ ...
  • Apakah memakan uang suap haram hukumnya?
    10890 بیشتر بدانیم 2012/07/16
    Suap atau sogok dalam bahasa Arab disebut "rashwah" dari akar kata "ra' syin dan wauw" yang digunakan denga fathah, kasrah dan dhammah ra'. Kata ini adalah dalam bentuk singular. Plural dari kata rashwah ini adalah "rusya" atau "risya" yang bahasa Persia-nya berarti "muzd" atau "upah."
  • Saya banyak salat yang tidak saya kerjakan (sebelumnya) namun saya tidak pasti berapa banyak jumlahnya. Apa yang harus saya lakukan?
    3284 Hukum dan Yurisprudensi 2011/12/19
    Masalah seperti ini disebutkan dalam Risalah-risalah Amaliah (Tuntutan Amalan Praktis Fikih) para marja sebagaimana berikut: Barang siapa yang memiliki kewajiban salat qadha namun ia tidak tahu berapa banyak jumlahnya,[1] misalnya ia tidak tahu empat atau lima, apabila ia mengerjakan dengan bilangan yang sedikit maka ...

Populer Hits

Jejaring