Advanced Search
Hits
6949
Tanggal Dimuat: 2011/09/11
Ringkasan Pertanyaan
Apakah dibolehkan melakukan tawassul dan doa bagi seorang non-mahram yang ingin dinikahi?
Pertanyaan
Saya adalah seorang putri berusia 18-19 tahunan. Kini saya tengah menyelesaikan studi di universitas. Saya menyukai seorang pemuda dan saya pikir saya jatuh cinta kepadanya. Namun saya tidak ada maksud jelek terkait dengan hubungan saya dengannya. Niat saya lurus dan baik. Apabila saya mendoakan baginya ketika salat dan untuk sampai kepadanya saya mengerjakan salat, doa, tawassul dan lain sebagainya. Atau saya mengerjakan apa saja yang mendatangkan keridhaan Allah Swt. Boleh jadi sekiranya Tuhan menghendaki dan mengandung kebaikan di dalamnya, saya ingin menunaikan niat saya (menikah dengannya)? Apa hukumnya apabila terkadang saya menatapnya yang nota-bene merupakan non-mahram bagi saya meski niat saya tidak buruk?
Jawaban Global

Harapan dan kecintaan kepada seseorang dari lawan jenis dengan maksud menikah dengannya tidaklah termasuk perbuatan dosa dan haram. Demikian juga apabila seseorang menindaklanjuti kecintaan ini, manusia untuk sampai pada tujuan legalnya yaitu menikah secara sah dan syar’i lalu ia memohon dan berdoa kepada Allah Swt atau ber-nadzar atau ber-tawassul kepada para Imam Suci As tentu merupakan sebuah perbuatan yang baik karena kebutuhan untuk menikah dan membentuk ikatan rumah tangga adalah kebutuhan natural manusia yang dianugerahkan Tuhan dalam diri manusia.

Di samping itu, manusia dapat menjadikan seseorang atau beberapa orang sebagai media dan perantara untuk mewujudkan ikatan suci dan pernikahan syar’i ini. Hal ini merupakan sebuah perkara yang telah diterima oleh syara’ dan kebiasaan masyarakat (urf). Bahkan dalam kehidupan Rasulullah Saw acap kali terjadi, para wanita dan anak-anak gadis yang berhasrat menikah dengan beliau mereka mengutus beberapa orang kepada Rasulullah Saw untuk mengutarakan maksudnya. Tentu saja bertawassul kepada Allah Swt dan para Imam Maksum As untuk mewujudkan keinginan suci ini tentu merupakan sebuah perbuatan yang terpuji dan baik. Hanya saja haram hukumnya bagi pria atau wanita memandang dan menatap kepada lawan jenisnya dengan pandangan dan tatapan syahwat. [IQuest]

Jawaban Detil
Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban detil.
Terjemahan dalam Bahasa Lain
Komentar
Jumlah Komentar 0
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
contoh : Yourname@YourDomane.ext
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
<< Libatkan Saya.
Silakan masukkan jumlah yang benar dari Kode Keamanan

Klasifikasi Topik

Pertanyaan-pertanyaan Acak

Populer Hits

  • Ayat-ayat mana saja dalam al-Quran yang menyeru manusia untuk berpikir dan menggunakan akalnya?
    260132 Tafsir 2013/02/03
    Untuk mengkaji makna berpikir dan berasionisasi dalam al-Quran, pertama-tama, kita harus melihat secara global makna “akal” yang disebutkan dalam beberapa literatur Islam dan dengan pendekatan ini kemudian kita dapat meninjau secara lebih akurat pada ayat-ayat al-Quran terkait dengan berpikir dan menggunakan akal dalam al-Quran. Akal dan pikiran ...
  • Apakah Nabi Adam merupakan orang kedelapan yang hidup di muka bumi?
    245826 Teologi Lama 2012/09/10
    Berdasarkan ajaran-ajaran agama, baik al-Quran dan riwayat-riwayat, tidak terdapat keraguan bahwa pertama, seluruh manusia yang ada pada masa sekarang ini adalah berasal dari Nabi Adam dan dialah manusia pertama dari generasi ini. Kedua: Sebelum Nabi Adam, terdapat generasi atau beberapa generasi yang serupa dengan manusia ...
  • Apa hukumnya berzina dengan wanita bersuami? Apakah ada jalan untuk bertaubat baginya?
    229700 Hukum dan Yurisprudensi 2011/01/04
    Berzina khususnya dengan wanita yang telah bersuami (muhshana) merupakan salah satu perbuatan dosa besar dan sangat keji. Namun dengan kebesaran Tuhan dan keluasan rahmat-Nya sedemikian luas sehingga apabila seorang pendosa yang melakukan perbuatan keji dan tercela kemudian menyesali atas apa yang telah ia lakukan dan memutuskan untuk meninggalkan dosa dan ...
  • Ruh manusia setelah kematian akan berbentuk hewan atau berada pada alam barzakh?
    214491 Teologi Lama 2012/07/16
    Perpindahan ruh manusia pasca kematian yang berada dalam kondisi manusia lainnya atau hewan dan lain sebagainya adalah kepercayaan terhadap reinkarnasi. Reinkarnasi adalah sebuah kepercayaan yang batil dan tertolak dalam Islam. Ruh manusia setelah terpisah dari badan di dunia, akan mendiami badan mitsali di alam barzakh dan hingga ...
  • Dalam kondisi bagaimana doa itu pasti dikabulkan dan diijabah?
    175832 Akhlak Teoritis 2009/09/22
    Kata doa bermakna membaca dan meminta hajat serta pertolongan.Dan terkadang yang dimaksud adalah ‘membaca’ secara mutlak. Doa menurut istilah adalah: “memohon hajat atau keperluan kepada Allah Swt”. Kata doa dan kata-kata jadiannya ...
  • Apa hukum melihat gambar-gambar porno non-Muslim di internet?
    171193 Hukum dan Yurisprudensi 2010/01/03
    Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban global. Silahkan Anda pilih jawaban detil ...
  • Apakah praktik onani merupakan dosa besar? Bagaimana jalan keluar darinya?
    167599 Hukum dan Yurisprudensi 2009/11/15
    Memuaskan hawa nafsu dengan cara yang umum disebut sebagai onani (istimna) adalah termasuk sebagai dosa besar, haram[1] dan diancam dengan hukuman berat.Jalan terbaik agar selamat dari pemuasan hawa nafsu dengan cara onani ini adalah menikah secara syar'i, baik ...
  • Siapakah Salahudin al-Ayyubi itu? Bagaimana kisahnya ia menjadi seorang pahlawan? Silsilah nasabnya merunut kemana? Mengapa dia menghancurkan pemerintahan Bani Fatimiyah?
    157647 Sejarah Para Pembesar 2012/03/14
    Salahuddin Yusuf bin Ayyub (Saladin) yang kemudian terkenal sebagai Salahuddin al-Ayyubi adalah salah seorang panglima perang dan penguasa Islam selama beberapa abad di tengah kaum Muslimin. Ia banyak melakukan penaklukan untuk kaum Muslimin dan menjaga tapal batas wilayah-wilayah Islam dalam menghadapi agresi orang-orang Kristen Eropa.
  • Kenapa Nabi Saw pertama kali berdakwah secara sembunyi-sembunyi?
    140492 Sejarah 2014/09/07
    Rasulullah melakukan dakwah diam-diam dan sembunyi-sembunyi hanya kepada kerabat, keluarga dan beberapa orang-orang pilihan dari kalangan sahabat. Adapun terkait dengan alasan mengapa melakukan dakwah secara sembunyi-sembunyi pada tiga tahun pertama dakwahnya, tidak disebutkan analisa tajam dan terang pada literatur-literatur standar sejarah dan riwayat. Namun apa yang segera ...
  • Kira-kira berapa usia Nabi Khidir hingga saat ini?
    133675 Sejarah Para Pembesar 2011/09/21
    Perlu ditandaskan di sini bahwa dalam al-Qur’an tidak disebutkan secara tegas nama Nabi Khidir melainkan dengan redaksi, “Seorang hamba diantara hamba-hamba Kami yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami.” (Qs. Al-Kahfi [18]:65) Ayat ini menjelaskan ...