Advanced Search
Hits
20659
Tanggal Dimuat: 2013/12/09
Ringkasan Pertanyaan
Apakah pahala menolong keluarga yang membutuhkan itu lebih besar atau menolong orang lain?
Pertanyaan
Assalamualikum. Bagaimana pahala bila seorang paman yang kaya membantu keponakannya dalam hal pekerjaan dan jika bantuan itu diberikan ke orang lain bagaimana juga pahalanya apakah sama atau lebih besar. Sebelumnya saya ucapkan terima kasih atas jawabannya. Wasalam
Jawaban Global
Menolong keluarga yang membutuhkan lebih bernilai dan berharga ketimbang menolong orang lain. Imam Ali As meriwayatkan dari Rasulullah Saw yang bersabda, “Mulaillah dari memenuhi kebutuhan-kebutuhan. Ibumu, ayahmu, saudarimu, saudaramu. Kemudian kepada orang yang terdekat. Sedekah tidak akan diterima selagi salah seorang kerabatnya yang masih miskin dan membutuhkan.”[1]
Demikian juga Imam Shadiq As ditanya, “Apakah memberi sedekah kepada orang-orang fakir yang datang ke rumah-rumah lebih baik atau kepada kerabat sendiri?” Imam Shadiq As menjawab, “Tidak. Lebih baik mengirimkan sedekah itu kepada keluarganya sendiri. Pahala dan ganjaran (sedekah) ini lebih besar.”[2]
Bahkan apabila keluarga ini bermusuhan dengannya maka pahalanya tetap lebih besar sebagaimana dari Imam Shadiq As diriwayatkan, “Rasulullah Saw ditanya sedekah manakah yang lebih besar pahalannya dibandingkan dengan sedekah-sedekah lainnya?” Rasulullah Saw bersabda, “Sedekah kepada kerabat dan keluarga yang memiliki permusuhan dalam dirinya dengan orang yang memberikan sedekah.”[3]
Akan tetapi hal ini bergantung pada sepanjang di antara keluarga yang membutuhkan. Namun apabila tidak ada lagi di antara keluarga yang membutuhkan maka dibolehkan untuk menolong orang lain.
Mengingat bahwa setiap orang lebih mengetahui urusan keluarganya dan apabila  ia mengetahui bahwa di antara mereka terdapat seseorang yang membutuhkan. Berdasarkan hal ini, apabila kita semua beramal terhadap tugas ini di tengah masyarakat  maka tidak akan ada lagi orang yang membutuhkan dan fakir akan dijumpai di tengah masyarakat. [iQuest]
 

[1]. Muhammad bin Muhammad, Syaikh Mufid, al-Ikhtishâsh, Riset dan edit oleh Ali Akbar Ghaffari dan Mahmud Mahrami Zarandi, hal. 219, al-Mu’tamar al-‘Alami li Alfiyah al-Syaikh al-Mufid, Qum, Cetakan Pertama, 1413 H.  
«قَالَ سَمِعْتُ الْحُسَیْنَ بْنَ عَلِیٍّ یَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ یَقُولُ ابْدَأْ بِمَنْ تَعُولُ أُمَّکَ وَ أَبَاکَ وَ أُخْتَکَ وَ أَخَاکَ ثُمَّ أَدْنَاکَ فَأَدْنَاکَ وَ قَالَ لَا صَدَقَةَ وَ ذُو رَحِمٍ مُحْتَاج‏»
[2]. Syaikh Shaduq, Tsawâb al-A’mâl wa Iqab al-Al-A’mâl, hal. 142, Dar al-Radhi, Qum, Cetakan Pertama, 406 H.  
«عَنْ عَمْرِو بْنِ یَزِیدَ عَنْ أَبِی عَبْدِ اللَّهِ(ع) قَالَ سُئِلَ عَنِ الصَّدَقَةِ عَلَى مَنْ یَسْأَلُ عَلَى الْأَبْوَابِ أَوْ یُمْسِکُ ذَلِکَ عَنْهُمْ وَ یُعْطِیهِ ذَوِی قَرَابَتِهِ فَقَالَ لَا بَلْ یَبْعَثُ بِهَا إِلَى مَنْ بَیْنَهُ وَ بَیْنَهُ قَرَابَةٌ فَهَذَا أَعْظَمُ لِلْأَجْر»؛
[3]. Muhammad bin Ya’qub Kulaini, al-Kâfi, Riset dan edit oleh Ali Akbar Ghaffari  dan Muhammad Akhundi, jil. 4, hal. 10, Dar al-Kutub al-Islamiyah, Tehran, Cetakan Keempat, 1407 H.
«عَنْ أَبِی عَبْدِ اللَّهِ(ع) قَالَ سُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ(ص) أَیُّ الصَّدَقَةِ أَفْضَلُ قَالَ عَلَى ذِی الرَّحِمِ الْکَاشِح»
Terjemahan dalam Bahasa Lain
Komentar
Jumlah Komentar 0
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
contoh : Yourname@YourDomane.ext
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
<< Libatkan Saya.
Silakan masukkan jumlah yang benar dari Kode Keamanan

Klasifikasi Topik

Pertanyaan-pertanyaan Acak

  • Apa bahayanya kalau sekedar meminum setetes minuman keras?
    28951 شراب و قمار
    Kendati dalam pertanyaan tidak ditegaskan tentang hukum meminum setetes minuman keras, namun nampaknya pertanyaannya mengarah pada hukum meminum setetes khamar dan kami akan menjawab pertanyaan ini sebagai berikut. Mengikut pandangan Syiah, seluruh hukum mengandung mashâlih (kemaslahatan-kemaslahatan) dan mafâsid (kerusakan-kerusakan) yang ditetapkan oleh Syari’ Muqaddas (Allah ...
  • Apakah agama itu satu (singular) atau banyak (plural)?
    11329 Kalam Jadid
    Apabila yang dimaksud agama adalah sekumpulan akidah, akhlak, aturan-aturan dan hukum praktis yang diturunkan Tuhan dan melalui perantara para nabi disampaikan kepada masyarakat maka agama di sini merupakan perkara yang satu dan perbedaan di antara agama adalah terletak pada aturan-aturan partikulir yang sesuai dengan tipologi seseorang atau suatu kaum mengikut ...
  • Tentang nilah mut'ah: adakah nikah mut'ah yang telah ada sebelum Rasulullah Saw?
    12366 متعه
    Sebagian penulis Ahlusunnah memandang bahwa nikah mut’ah (pernikahan temporal) merupakan tradisi jahiliyah yang ada sebelum Islam.[1] Sementara sebenarnya tidak demikian dan Sayid Muhsin Amin Rah dalam bukunya Naqdh al-Wasyi’ah mengkritisi pendapat dan tulisan tersebut.[2] Bagaimanapun mengingat bahwa sebagian tradisi Arab sebelum ...
  • Bagaimana caranya agar saya dapat bergaul dengan orang lain tapi tidak terjerumus ke dalam dosa dan tetap bisa menjaga ketenangan serta tidak mudah marah?
    26314 Mengobati Akhlak Tercela
    Untuk menangani sifat mudah marah dan supaya dapat mengkontrol perilaku saat bersama anggota keluarga dan kawan-kawan, kiranya Anda perlu melakukan introspeksi diri setiap hari, membiasakan diri unntuk bersikap ramah, menjauhi teman-teman jahat, menjaga martabat sosial diri sendiri, meninggalkan perbuatan-perbuatan yang tak selayaknya Anda lakukan... Wallhasil Anda perlu ...
  • Apakah Anda punya tips bagaimana caranya untuk menghindar supaya tidak banyak tertawa khususnya pada bulan Muharram dan Shafar?
    7071 Majelis Duka dan Ziarah
    Menangis dan tertawa adalah sejenis luapan perasaan dan afeksi batin manusia. Hal ini merupakan tanda-tanda natural dan proses keseimbangan mental manusia. Karena itu, setiap orang harus sampai pada tingkatan matang dan mempelajari adab-adab tertawa dan mengekspresikan kebahagian sehingga tertawa dan luapan kegembiraan menjadi sebuah sifat mulia bagi ...
  • Apa yang dimaksud dengan mudhârabah?
    6994 بیشتر بدانیم
    Mudhârabah dalam istilah fikih adalah perjanjian dimana seseorang sebagai pemilik modal memberikan modalnya kepada orang lain untuk dipakai berdagang (membuka usaha), dan keuntungan yang mereka peroleh akan dibagi dua. Dengan ungkapan yang lebih jelas, mudhârabah diartikan sebagai akad (persetujuan) dan perjanjian di antara dua orang yang melakukan ...
  • Apa syarat-syarat pelaksanaan amar bil makruf dan nahi mungkar? Apakah hal ini diwajibkan atas semua?
    1028 Amar Makruf dan Nahi Mungkar
  • Apakah peran Islam dalam kemajuan peradaban manusia?
    54786 Sejarah Fikih
    Peradaban pada setiap bangsa merupakan tanda-tanda kemajuan dan perkembangan bangsa tersebut. Histori terbentuknya peradaban di negara-negara Islam adalah bermakna bahwa mereka memiliki produksi pemikiran, kekayaan, saham dan juga kudrat dan kekuasaan. Karena jika selain ini yang terjadi, maka peradaban tidak akan terbentuk. Peradaban adalah dengan makna penerimaan untuk menempati ...
  • Apa hukumnya membatalkan salat dengan sengaja menurut fatwa Pemimpin Agung Revolusi Imam Khamenei?
    16722 Hukum dan Yurisprudensi
    Haram hukumnya membatalkan dan memutus salat wajib dalam kondisi ikhtiar (tidak darurat) hanya saja perbuatan ini tidak menyebabkan orang harus membayar kaffarah. Apabila seseorang ragu dan syak bahwa apakah salatnya telah benar ia kerjakan atau tidak maka ia tidak boleh mengindahkan ragunya itu dan harus bersandar bahwa salat yang telah ...
  • Apakah keturunan Rasulullah Saw juga harus membayar khumus?
    5065 Hukum dan Yurisprudensi
    Apabila manusia memperoleh keuntungan dari perdagangan atau perindustrian atau perolehan lainnya, apabila terdapat kelebihan dari pengeluarannya beserta keluarganya dalam setahun, maka ia harus menyerahkan khumus yaitu seperlima dari kelebihan (keuntungan) tersebut kepada seorang mujtahid yang memiliki selaksa syarat (baca: marja taklid) di masa ini atau menggunakan khumus tersebut pada hal-hal ...

Populer Hits