Advanced Search

Bank Pertanyaan (Klasifikasi Topik :Epistemologi)

Pertanyaan-pertanyaan Acak

  • Mengapa Abdul Mutthalib memberikan nama anaknya dengan nama Abdul Uzza?
    20447 Sejarah Para Pembesar
    Abu Lahab bin Abdul Mutthalib (Abdul ‘Uzza bin Abdul Mutthalib bin Hasyim) adalah orang yang memiliki julukan sebagai Aba ‘Atbah yang merupakan paman Rasulullah Saw dan termasuk sebagai musuh bebuyutannyaIbunya adalah Lubna berasal dari Bani Khuza’a dan istrinya Arwi atau ‘Aura yang lebih dikenal dengan nama Ummu Jamil binti ...
  • Apakah yang dimaksud dengan ‘arsy dan kursi itu?
    12360 Tafsir
    Dengan menggunakan ayat-ayat dan hadis, para penafsir al-Quran memberikan beberapa  kemungkinan makna terhadap ‘arsy dan kursi. Sebagian mengatakan, ‘arsy dan kursi adalah satu sesuatu yang memiliki dua nama, keduanya merupakan makna kiasan yang muncul dari sebuah ...
  • Apakah dalam pandangan Islam sujud takzim itu dibenarkan?
    11076 Tafsir
    Dalam pandangan Islam dan mazhab Ahlulbait As, sujud merupakan bentuk terindah dan terparipurna ibadah yang terkhusus untuk Allah Swt dan tidak dibenarkan untuk selain Allah Swt.Akan tetapi sujud kepada Nabi Yusuf As bukanlah sujud dalam konteks ibadah, melainkan sejatinya merupakan ekspresi dan ungkapan ibadah kepada Tuhan. Sebagaimana kita mengerjakan ...
  • Apa yang dimaksud dengan spiritualisme hakiki dan spiritualisme emosional?
    8109 Akhlak Praktis
    Orang-orang yang memiliki kecendrungan terhadap spiritualitas dan keimanan pada umumnya kecendrungan mereka adalah kecendrungan yang mengikut perasaan dan emosi jiwa. Artinya orang-orang ini menemukan kecendrungan terhadap maknawiyat dan spritualitas dengan mengikut pada ayah dan ibu, lingkungan atau di bawah pengaruh dorongan afeksi dan perasaannya, atau berdasarkan kejadian-kejadian seperti ...
  • Kapan ayat “Wa Yuth’imûna al-tha’âma ‘ala hubbihi miskinan wa yatiman wa asira” diturunkan?
    8917 Tafsir
    Kebanyakan sejarawan, ahli hadis dan ahli tafsir Syiah dan Sunni berpandangan bahwa sejumlah ayat-ayat surah al-Insan misalnya ayat, “Wa Yuth’imuna al-tha’aman..” diturunkan untuk keluarga (itrah) Rasulullah Saw, yaitu Imam Ali, Fatimah, Hasan dan Husain. Ayat-ayat ini diturunkan pada bulan Dzulhijjah setelah menunaikan nazar yang dilakukan oleh Imam Ali As ...
  • Mengapa Allah Swt tidak memberikan petunjuk kepada orang-orang fasik?
    15894 Teologi Lama
    Petunjuk (hidayah) terbagi menjadi beberapa bagian: 1.     Petunjuk takwini yang bersifat umum alias fitrah monotheisme; artinya petunjuk pertama yang dimanfaatkan oleh seluruh manusia. Berdasarkan ajaran-ajaran al-Qur'an, Allah Swt pada tingkatan-tingkatan ...
  • Apa itu Iktikaf?
    18885 Akhlak Teoritis
    Iktikaf  secara leksikal bermakna bermukim dan berdiam di suatu tempat untuk mengerjakan suatu urusan. Iktikaf secara teknikal (terminologis) dalam syariat Islam bermakna bermukim dan berdiam di suatu tempat suci untuk ber-taqarrub kepada Allah Swt. Iktikaf tidak terkhusus agama Islam saja, melainkan terdapat juga pada agama-agama Ilahi yang ...
  • Apakah para ulama Syiah memandang kufur orang yang berpandangan bahwa Tuhan turun ke muka bumi?
    7473 Teologi Lama
    Terdapat beberapa riwayat dari para Imam Syiah yang menjelaskan secara logis ihwal absurdnya keyakinan terhadap turunnya Tuhan ke muka bumi. Riwayat-riwayat tersebut tidak menyinggung tentang kekufuran bagi orang yang berpandangan sedemikian. Keyakinan terhadap turunnya Tuhan ke muka bumi merupakan hasil dari kesimpulan keliru atas riwayat yang telah ...
  • Apakah kisah tentang dicabutnya panah dari kaki Imam Ali As pada waktu salat itu benar adanya?
    19046 Sejarah Para Pembesar
    Kisah ini banyak disebutkan dan dinukil pada literature hadis dengan nukilan dan kutipan yang beragam. Meski literatur-literatur dan buku-buku yang mengutip kisah ini tidak termasuk sebagai literatur dan buku derajat pertama, namun mengingat bahwa pertama, kisah ini disebutkan dalam beragam literature, baik literatur Syiah atau pun Sunni. Kedua, para penyusun ...
  • Mengingat bahwa terdapat perbedaan antara agama dan makrifat agama, lantas apa jaminannya bahwa pahaman dan kesimpulan yang dirumuskan para juris terhadap agama itu merupakan kesimpulan dan pahaman yang valid dan benar?
    7889 Teologi Lama
    Tidak seorang pun juris, fakih dan mujtahid yang memandang pandangan dan fatwa mereka terjaga dan terbebas dari kesalahan. Mereka berpandangan bahwa dengan memanfaatkan media-media untuk memperoleh pengetahuan dan makrifat agama seperti ijtihad maka kesalahan-kesalahan dapat diminimalisir. Dijadikannya fatwa-fatwa mereka sebagai hujjah baik bagi dirinya atau pun bagi para pengikut (mukallid) ...

Populer Hits