Advanced Search
Hits
5402
Tanggal Dimuat: 2014/10/18
Ringkasan Pertanyaan
Mengapa Allah Swt kebanyakan menyifatkan surga dengan nikmat-nikmat material?
Pertanyaan
Mengapa Allah Swt sedemikian lebih banyak menyifatkan surga dengan nikmat-nikmat material dan amat jarang menyebutkan surga dengan nikmat-nikmat spiritual?
Jawaban Global
Surga dan neraka dalam al-Quran disebutkan dengan ciri dan sifat material demikian juga dengan sifat-sifat non material (maknawi). Penyifatan dengan sifat-sifat material karena kebanyakan masyarakat mengalami banyak kesulitan mengenal sesuatu melalui penyifatan-penyifatan non material bahkan mustahil mereka dapat mengenal sesuatu dengan penyifatan-penyifatan non material. Karena pikiran manusia lebih banyak bersentuhan dengan hal-hal yang bersifat material dan atas dasar itu mereka tidak mampu memahami tingkatan-tingkatan dan pemahaman-pemahaman non material surga yang berada pada derajat tinggi.
 
Jawaban Detil
Al-Quran terkadang mendeskripsikan surga dan neraka dengan sifat-sifat material dan terkadang dengan sifat-sifat non material. Terkadang berbicara tentang kebun-kebun surgawi, bayangan-bayangan yang memberikan kelezatan, makanan-makanan dan wadah-wadah yang berharga, minuman-minuman suci, pakaian-pakaian dan perhiasan-perhiasaan mewah, istri-istri jelita dan seterusnya. Juga terkadang berbicara tentang keridhaan Ilahi, keceriaan batin dan seterusnya.
Surga non material dari sisi tingkatan dan kedudukan sangat tinggi dari surga material dan nikmat-nikmat material, sebagaimana dalam surah al-Taubah disebutkan tentang sifat-sifat nikmat-nikmat material kemudian menyatakan, “Dan keridaan Allah adalah lebih besar (daripada itu semua).” (Qs. al-Taubah [9]:72) Artinya keridhaan dan kerelaan Allah Swt lebih dari segala nikmat yang telah disebutkan pada ayat sebelumnya.  Namun sebagian tingkatan surga non material terkhusus untuk sebagian orang beriman bukan untuk seluruh orang beriman, “Apakah setiap orang dari orang-orang kafir itu ingin dimasukkan ke dalam surga yang penuh kenikmatan? Sekali-kali tidak! Sesungguhnya Kami telah menciptakan mereka dari apa yang mereka ketahui.” (Qs. al-Ma’arij [70]:38-39)
Dengan memperhatikan perbedaan kedudukan penghuni surga dan perbedaan nikmat-nikmatnya, surga disebutkan dalam al-Quran dengan empat nama: Jannah Adnin, jannah Firdaus, jannah Na’im, jannah Ma’wa. Senada dengan itu, dalam sebuah riwayat dari Imam Shadiq As disebutkan, “Para penghuni surga disebutkan dalam al-Quran antara lain, “Surga Eden, surga Firdaus, surga Na’im, surga Ma’wa.”[1]
Dalam al-Quran di samping disebutkan surga dengan sifat-sifat material juga surga disifatkan dengan ciri-ciri non material, namun lebih banyak dijelaskan dengan sifat-sifat material, hal itu disebabkan karena kebanyakan masyarakat mengalami banyak kesulitan mengenal sesuatu melalui penyifatan-penyifatan non material bahkan mustahil mereka dapat mengenal sesuatu dengan penyifatan-penyifatan non material. Karena pikiran manusia lebih banyak bersentuhan dengan materi dan atas dasar itu mereka tidak mampu memahami tingkatan-tingkatan dan pemahaman-pemahaman non material surga yang berada pada derajat tinggi.
Al-Quran dalam hal ini menyatakan, “Seorang pun tidak mengetahui pahala yang disembunyikan untuk mereka yang dapat menyedapkan pandangan mata sebagai balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.” (Qs. al-Sajdah [32]:17) Demikian juga dalam hadis nabawi disebutkan, “Allah Swt berfirman, ‘Aku telah menyiapkan untuk para hamba-Ku sesuatu yang belum pernah dilihat oleh mata, belum pernah didengar oleh telinga, belum pernah terbetik dalam hati manusia.”[2]
Dengan demikian, karena menggambarkan nikmat-nikmat spiritual surga sangat sulit maka Allah Swt menjelaskan nikmat-nikmat material yang dapat dipahami dan dicerap oleh semua orang sementara dalam menjelaskan kenikmatan-kenikmatan dan kelezatan-kelezatan non spiritual surga, Allah Swt hanya menjelaskannya secara global. [iQuest]
 

[1] Kulaini, Muhammad bin Yakub, al-Kāfi, jil. 8, hal. 100, Nasyr Islamiyah, Tehran, 1362 S.
[2] Allamah Majlisi, Muhammad Taqi, Bihār al-Anwār, jil. 8, hal. 92, Muassasah al-Wafa, Beirut, 1404 H.
Terjemahan dalam Bahasa Lain
Komentar
Jumlah Komentar 0
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
contoh : Yourname@YourDomane.ext
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
<< Libatkan Saya.
Silakan masukkan jumlah yang benar dari Kode Keamanan

Klasifikasi Topik

Pertanyaan-pertanyaan Acak

  • Apakah seorang laki-laki kafir meludahi Nabi Muhammad Saw, dan karenanya kemudian turun sebuah ayat al-Quran?
    8574 Tafsir
    Terkait dengan pertanyaan tersebut, terdapat kisah dari para mufasir yang diyakini sebagai sebab turunnya ayat, «وَ یَوْمَ یَعَضُّ الظَّالِمُ عَلى‏ یَدَیْهِ یَقُولُ یا لَیْتَنِی اتَّخَذْتُ مَعَ الرَّسُولِ سَبیلاً» “(ingatlah) hari (ketika itu) orang yang zalim menggigit dua tangannya, seraya berkata, “Aduhai kiranya (dulu) aku mengambil ...
  • Apakah dalam Tarikh Bukhari; terdapat riwayat yang menyebutkan bahwa Imam Mahdi Ajf setelah kemunculannya ia akan pergi ke India untuk memerangi musuh-musuhnya?
    6702 Kejadian Pasca Kemunculan Imam Mahdi Ajf
    Muhammad Ismail Bukhari merupakan salah satu ulama besar Ahlusunnah[1] yang memiliki banyak karya. Kitab Tārikh al-Shaghir, Tārikh al-Ausath, dan Tārikh al-Kabir adalah contoh karya-karyanya. Kitāb Tārikh al-Shaghir dan Tārikh al-Ausath menyebutkan biografi orang-orang, masa wafatnya dan sebagian riwayat mereka yang dinukil dari Rasulullah Saw. ...
  • Apakah peran Islam dalam kemajuan peradaban manusia?
    49661 Sejarah Fikih
    Peradaban pada setiap bangsa merupakan tanda-tanda kemajuan dan perkembangan bangsa tersebut. Histori terbentuknya peradaban di negara-negara Islam adalah bermakna bahwa mereka memiliki produksi pemikiran, kekayaan, saham dan juga kudrat dan kekuasaan. Karena jika selain ini yang terjadi, maka peradaban tidak akan terbentuk. Peradaban adalah dengan makna penerimaan untuk menempati ...
  • Saya ingin mengetahui apakah ungkapan “Allah Swt tidak menciptakan satu pun penyakit tanpa ada obatnya” yang disandarkan kepada Rasulullah Saw itu ada benarnya? Bagaimana matan sempurna riwayat ini? Apakah hadis-hadis standar lainnya memuat kandungan yang sama atau tidak?
    16350 Dirayah al-Hadits
    Agama Islam sangat menaruh perhatian bagi kesehatan dan keselamatan jasmani dan ruhani manusia. Terlepas apakah kesehatan ini adalah kesehatan personal atau kesehatan sosial. Karena itu, kita banyak menemukan dalam warisan kebudayaan dan pustaka Islam yang menegaskan masalah ini. Sebagian riwayat dalam masalah ini ...
  • Bagaimanakah al-Qur’an itu?
    8008 Tafsir
    Al-Qur’an adalah kitab samawi yang berasal dari sisi Tuhan. Kitab samawi ini diturunkan kepada manusia untuk melenggangkan langkahnya menuju Tuhan melalui nabi pamungkas Muhammad bin Abdullah. Al-Qur’an adalah mukjizat abadi Rasulullah Saw. Kitab ini diturunkan selama 23 tahun melalui wahyu secara gradual dan perlahan kepada Rasulullah Saw.
  • Apa hubungan antara agama dan kebudayaan?
    59892 Kalam Jadid
    "Agama" (din) secara leksikal bermakna mengikuti, mentaati, kepasrahan dan ganjaran. Dan secara terminologis berarti "sekumpulan keyakinan, akhlak dan aturan," yang bertujuan untuk "mengatur urusan masyarakat dan membina manusia."Agama terkadang merupakan agama hak dan terkadang agama batil dan juga terkadang sinkret antara keduanya. Kebudayaan ...
  • Mengapa orang-orang Syiah memiliki keyakinan terhadap masalah imâmah dan para imam secara khusus?
    8803 Teologi Lama
    Nampaknya yang Anda maksudkan dari pertanyan tentang bagaimana kita dapat meyakini dan memahami pribadi imam. Akan tetapi sebelum menjawab pertanyaan Anda seyogyanya kami terlebih dahulu menjawab pertanyaan mengapa kita harus meyakini masalah imâmah?Imâmah dalam Islam memiliki nilai penting dan merupakan tingkatan terakhir dalam perjalanan manusia menuju kesempurnaan.Makam ...
  • Apa penafsiran ayat 9 surah al-Jin?
    17664 Tafsir
    Para ahli tafsir dalam menafsirkan ayat ini dan ayat-ayat semisalnya mengemukakan pandangan yang berbeda-beda. Kebanyakan para ahli tafsir masa lalu dalam menafsirkan ayat ini tetap bersikeras memelihara lahir ayat, namun demikian Alusi dalam tafsirnya, Ruh al-Ma’âni, melontarkan beberapa kritikan atas jenis penafsiran seperti ini dan kemudian membeberkan ...
  • Apa alasan Nabi Khidir membunuh seorang anak kecil?
    41523 Tafsir
    Islam adalah agama kebijaksanaan, akal dan hikmah. Dari sejak awal diturunkannya sejak masa Nabi Adam as., Islam telah mepersembahkan ajaran-ajarannya yang dipenuhi cahaya hikmah yang menjadi suluh pelita perjalanan umat manusia. Ya, Islam telah melahirkan pribadi-pribadi terpilih dari rahim suci ajarannya. Sejarah telah mencatat dengan sangat ...
  • Apa hukumnya melakukan aktivitas pada partai-partai yang ada dalam negeri?
    5849 نقش احزاب و نهادهای مدنی
    Mengingat bahwa keberadaan partai-partai positif memiliki motivasi-motivasi dan tujuan-tujuan seperti keadilan sosial, kontrol atas kinerja eksekutif, memberikan corak dan arahan atas pemikiran masyarakat dan lain sebagainya; aktivitas-aktivitas dalam partai-partai dan berpartai dengan syarat-syarat tertentu tentu saja mendapat sokongan Islam, Konstitusi (pasal 26) dan Pemimpin Agung Revolusi Islam ...

Populer Hits