Advanced Search
Hits
6084
Tanggal Dimuat: 2013/12/24
Ringkasan Pertanyaan
Apabila penciptaan manusia terus berlanjut setelah generasi sekarang ini, apakah setiap generasi terdapat khalifatullah seperti Rasulullah Saw? Atau apakah Rasulullah sendiri yang hadir di antara manusia-manusia pada generasi selanjutnya?
Pertanyaan
Salam, ada argumen yg menyatakan bahwa "Allah SWT adalah Tak terhingga, maka penciptaan akan terus berlangsung." Oleh karena itu, setelah dunia ini kiamat, maka akan ada generasi manusia baru yang menggantikan." yang saya ketahuipun ada beberapa hadis dari maksumin yang mengindikasikan hal tersebut. Jika memang benar seperti itu, berarti apakah benar bahwa setiap periode pasti ada manifestasi Allah seperti Rasulullah Saw atau Rasulullah saww mewujud dalam setiap generasi?
Jawaban Global
Meski terdapat beragam riwayat tentang hal ini dan pada tingkat tertentu saling bertentangan satu sama lain, terkait dengan kelanjutan keberadaan manusia setelah berakhirnya generasi sekarang ini,[1] namun secara umum yang lebih kuat adalah riwayat-riwayat yang menjelaskan tentang kelanjutan penciptaan manusia.[2]
Akan tetapi, hal ini harus tetap dipertimbangkan bahwa kita tidak memiliki informasi akurat tentang bagaimana proses keberadaan manusia-manusia setelah generasi sekarang ini; karena pada sebagian riwayat disebutkan langit dan bumi yang diperuntukkan bagi mereka juga berbeda dengan langit dan bumi yang kita huni sekarang ini;[3] dengan demikian itu kita tidak dapat mengatakan bahwa potensi dan kemampuan manusia-manusia yang akan datang setelah berakhirnya generasi sekarang ini persis seperti generasi yang ada sekarang ini.
Bagaimanapun Rasulullah Saw merupakan sebaik-baik makhluk di alam semesta;[4] karena itu beliau tetap merupakan sebaik-baik teladan dan model bagi generasi-generasi mendatang. [iQuest]
 

[1]. Karena  ada sebagian riwayat menegaskan tentang kelanjutan penciptaan manusia seperti riwayat yang dinukil oleh Allamah Majlisi dalam Bihar al-Anwar, jil. 8, hal. 375, Muassasah a-Wafa, Beirut, 1404 H:
 [الخصال‏] ابْنُ الْوَلِیدِ عَنِ الصَّفَّارِ عَنِ ابْنِ أَبِی الْخَطَّابِ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ هِلَالٍ عَنِ الْعَلَاءِ عَنْ مُحَمَّدٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا جَعْفَرٍ ع یَقُولُ لَقَدْ خَلَقَ اللَّهُ عَزَّ وَ جَلَّ فِی الْأَرْضِ مُنْذُ خَلَقَهَا سَبْعَةَ عَالَمِینَ لَیْسَ هُمْ مِنْ وُلْدِ آدَمَ خَلَقَهُمْ مِنْ أَدِیمِ الْأَرْضِ فَأَسْکَنَهُمْ فِیهَا وَاحِداً بَعْدَ وَاحِدٍ مَعَ عَالَمِهِ ثُمَّ خَلَقَ اللَّهُ عَزَّ وَ جَلَّ أَبَا هَذَا الْبَشَرِ وَ خَلَقَ ذُرِّیَّتَهُ مِنْهُ وَ لَا وَ اللَّهِ مَا خَلَتِ الْجَنَّةُ مِنْ أَرْوَاحِ الْمُؤْمِنِینَ مُنْذُ خَلَقَهَا وَ لَا خَلَتِ النَّارُ مِنْ أَرْوَاحِ الْکُفَّارِ وَ الْعُصَاةِ مُنْذُ خَلَقَهَا عَزَّ وَ جَلَّ لَعَلَّکُمْ تَرَوْنَ أَنَّهُ إِذَا کَانَ یَوْمُ الْقِیَامَةِ وَ صَیَّرَ اللَّهُ أَبْدَانَ أَهْلِ الْجَنَّةِ مَعَ أَرْوَاحِهِمْ فِی الْجَنَّةِ وَ صَیَّرَ أَبْدَانَ أَهْلِ النَّارِ مَعَ أَرْوَاحِهِمْ فِی النَّارِ إِنَّ اللَّهَ تَبَارَکَ وَ تَعَالَى [لَا یُعْبَدُ خ‏ل‏] فِی بِلَادِهِ وَ لَا یَخْلُقُ خَلْقاً یَعْبُدُونَهُ وَ یُوَحِّدُونَهُ وَ یُعَظِّمُونَهُ وَ یَخْلُقُ لَهُمْ أَرْضاً تَحْمِلُهُمْ وَ سَمَاءً تُظِلُّهُمْ أَ لَیْسَ اللَّهُ عَزَّ وَ جَلَّ یَقُولُ یَوْمَ تُبَدَّلُ الْأَرْضُ غَیْرَ الْأَرْضِ وَ السَّماواتُ وَ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَ جَلَّ أَ فَعَیِینا بِالْخَلْقِ الْأَوَّلِ بَلْ هُمْ فِی لَبْسٍ مِنْ خَلْقٍ جَدِیدٍ.
[2]. Namun pada sebagian riwayat lainnya yang dikutip pada literatur yang sama disertai dengan keraguan seperti riwayat berikut:
: [الخصال‏] أَبِی عَنْ سَعْدٍ عَنْ أَحْمَدَ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ عِیسَى عَنِ ابْنِ مَحْبُوبٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ شِمْرٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ یَزِیدَ قَالَ سَأَلْتُ أَبَا جَعْفَرٍ ع عَنْ قَوْلِ اللَّهِ عَزَّ وَ جَلَّ أَ فَعَیِینا بِالْخَلْقِ‏الْأَوَّلِ بَلْ هُمْ فِی لَبْسٍ مِنْ خَلْقٍ جَدِیدٍ فَقَالَ یَا جَابِرُ تَأْوِیلُ ذَلِکَ أَنَّ اللَّهَ عَزَّ وَ جَلَّ إِذَا أَفْنَى هَذَا الْخَلْقَ وَ هَذَا الْعَالَمَ وَ أَسْکَنَ أَهْلَ الْجَنَّةِ الْجَنَّةَ وَ أَهْلَ النَّارِ النَّارَ جَدَّدَ اللَّهُ عَزَّ وَ جَلَّ عَالَماً غَیْرَ هَذَا الْعَالَمِ وَ جَدَّدَ خلق [عَالَماً] مِنْ غَیْرِ فُحُولَةٍ وَ لَا إِنَاثٍ یَعْبُدُونَهُ وَ یُوَحِّدُونَهُ وَ خَلَقَ لَهُمْ أَرْضاً غَیْرَ هَذِهِ الْأَرْضِ تَحْمِلُهُمْ وَ سَمَاءً غَیْرَ هَذِهِ السَّمَاءِ تُظِلُّهُمْ لَعَلَّکَ تَرَى أَنَّ اللَّهَ عَزَّ وَ جَلَّ إِنَّمَا خَلَقَ هَذَا الْعَالَمَ الْوَاحِدَ وَ تَرَى أَنَّ اللَّهَ عَزَّ وَ جَلَّ لَمْ یَخْلُقْ بَشَراً غَیْرَکُمْ بَلَى وَ اللَّهِ لَقَدْ خَلَقَ اللَّهُ تَبَارَکَ وَ تَعَالَى أَلْفَ أَلْفِ عَالَمٍ وَ أَلْفَ أَلْفِ آدَمٍ أَنْتَ فِی آخِرِ تِلْکَ الْعَوَالِمِ وَ أُولَئِکَ الْآدَمِیِّینَ.
Untuk telaah lebih jauh silahkan lihat jawaban No. 6618 (Penciptaan Manusia-manusia Baru Setelah Berakhirnya Alam Semesta).  
[3]. Karena sebagaimana yang dijelaskan oleh Allamah Majlisi, dari konteks riwayat kedua dapat disimpulkan demikian bahwa imam  As disebabkan oleh alasan tertentu melakukan taqiyyah mengingat  hal ini tidak mudah dipahami oleh setiap orang. Oleh itu dijelaskan dalam bahasa “mungkin” dan disertai keraguan. Ungkapan  Allamah Majlisi seperti ini
«یفهم من سیاق هذین الخبرین أن الله تعالى یخلق خلقا آخر لکن الإمام (ع) لم یصرح به تقیة و خوفا من التشنیع»‏.
 
Seperti pada riwayat kedua catatan kaki 1:
[الخصال‏] أَبِی عَنْ سَعْدٍ عَنْ أَحْمَدَ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ عِیسَى عَنِ ابْنِ مَحْبُوبٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ شِمْرٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ یَزِیدَ قَالَ سَأَلْتُ أَبَا جَعْفَرٍ ع عَنْ قَوْلِ اللَّهِ عَزَّ وَ جَلَّ أَ فَعَیِینا بِالْخَلْقِ‏.الْأَوَّلِ بَلْ هُمْ فِی لَبْسٍ مِنْ خَلْقٍ جَدِیدٍ فَقَالَ یَا جَابِرُ تَأْوِیلُ ذَلِکَ أَنَّ اللَّهَ عَزَّ وَ جَلَّ إِذَا أَفْنَى هَذَا الْخَلْقَ وَ هَذَا الْعَالَمَ وَ أَسْکَنَ أَهْلَ الْجَنَّةِ الْجَنَّةَ وَ أَهْلَ النَّارِ النَّارَ جَدَّدَ اللَّهُ عَزَّ وَ جَلَّ عَالَماً غَیْرَ هَذَا الْعَالَمِ وَ جَدَّدَ خلق [عَالَماً] مِنْ غَیْرِ فُحُولَةٍ وَ لَا إِنَاثٍ یَعْبُدُونَهُ وَ یُوَحِّدُونَهُ وَ خَلَقَ لَهُمْ أَرْضاً غَیْرَ هَذِهِ الْأَرْضِ تَحْمِلُهُمْ وَ سَمَاءً غَیْرَ هَذِهِ السَّمَاءِ تُظِلُّهُمْ لَعَلَّکَ تَرَى أَنَّ اللَّهَ عَزَّ وَ جَلَّ إِنَّمَا خَلَقَ هَذَا الْعَالَمَ الْوَاحِدَ وَ تَرَى أَنَّ اللَّهَ عَزَّ وَ جَلَّ لَمْ یَخْلُقْ بَشَراً غَیْرَکُمْ بَلَى وَ اللَّهِ لَقَدْ خَلَقَ اللَّهُ تَبَارَکَ وَ تَعَالَى أَلْفَ أَلْفِ عَالَمٍ وَ أَلْفَ أَلْفِ آدَمٍ أَنْتَ فِی آخِرِ تِلْکَ الْعَوَالِمِ وَ أُولَئِکَ الْآدَمِیِّینَ .(همان)
[4]. Untuk telaah lebih jauh silahkan lihat jawaban-jawaban No. 7884 (Hakikat Muhammadiyah) dan 155 (Makhluk Pertama Ilahi).  
Terjemahan dalam Bahasa Lain
Komentar
Jumlah Komentar 0
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
contoh : Yourname@YourDomane.ext
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
<< Libatkan Saya.
Silakan masukkan jumlah yang benar dari Kode Keamanan

Klasifikasi Topik

Pertanyaan-pertanyaan Acak

Populer Hits