Advanced Search
Hits
6741
Tanggal Dimuat: 2014/08/04
Ringkasan Pertanyaan
Allah Mahapencipta segalanya, tapi apakah ada satu hal yang tidak ingin allah ciptakan. Apakah itu?
Pertanyaan
Allah maha pencipta segalanya,tapi ada satu hal yang tidak ingin allah ciptakan.Apakah itu?
Jawaban Global
Berdasarkan pandangan agama dan filosofis, emanasi Tuhan bersifat permanen dan sekali-kali tidak akan pernah terputus. Ahli Irfan berkata, “Allah Swt adalah Entitas murni, intensitas dan kesempurnaan entitas-Nya yang memunculkan kecintaan untuk dapat ber-tajalli dan bermanifestasi. Zat Allah Swt adalah identik dengan cinta dan mahabbah itu sendiri. Sesuatu yang paling dicintai di sisi Allah Swt adalah memandang zat-Nya melalui entifikasi-entifikasi esensial-Nya yang disebut oleh ahli Irfan sebagai istijlâ (penampakan zat Tuhan atas zat-Nya dalam entifikasi-entifikasi). Dan istjilâ sempurna tidak akan pernah tercapai kecuali Dia telah tampak pada setiap entifikasi.[1]
Karena itu, Allah Swt adalah Mahakuasa atas segala sesuatu, Mahapemurah, Mahapenyayang dan sekali-kali tidak pernah bakhil terhadap  segala sesuatu yang memiliki potensi untuk mewujud, yaitu tidak mustahil secara rasional. Dengan kata lain, makhuk yang memiliki potens mewujud dan proses pewujudannya tidak mustahil secara esensial dan juga tidak meniscayakan kemustahilan,[2] maka ia akan menjadi sasaran kemurahan dan kemuliaan Tuhan dan pada gilirannya akan diciptakan oleh Allah Swt. [iQuest]  
 

[1]. Silahkan lihat, Wahdat Wujud, Pertanyaan 4639
[2] . Silahkan lihat, Kekuasaan Tuhan Tidak Terkait Pada Hal-hal Mustahil, Pertanyaan 362.
 
Terjemahan dalam Bahasa Lain
Komentar
Jumlah Komentar 0
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
contoh : Yourname@YourDomane.ext
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
<< Libatkan Saya.
Silakan masukkan jumlah yang benar dari Kode Keamanan

Klasifikasi Topik

Pertanyaan-pertanyaan Acak

  • Menjadi penghuni surga Ridhwan bagaimana bisa sejalan dengan syafaat Malaikat?
    8117 Tafsir
    Allah Swt memberikan keridhaan-Nya kepada orang-orang yang beramal saleh, beriman, dan bertakwa, akan tetapi iman dan takwa memiliki tingkatan dan derajatnya masing-masing. Oleh karena itu, ridha Ilahi akan kembali pada tingkatan dan derajat ketakwaan yang dimiliki.[i]Surga berkesesuaian dengan tingkat dan derajat keimanan, ...
  • Siapa saja yang hadir pada prosesi penguburan Rasulullah Saw?
    3809 Sakit dan Wafat
    Dalam literatur-literatur sejarah dan hadis Sunni prosesi penguburan dan pengebumian Rasulullah Saw dilaporkan demikian bahwa Ali bin Abi Thalib As dan Fadhl bin Abbas serta Usamah bin Zaid yang memandikan jenazah suci Rasulullah Saw. Orang yang pertama kali menyalati Rasulullah Saw adalah Abbas bin Abdul Mutthalib dan ...
  • Bagaimana pandangan kaum Khawarij terhadap Muawiyah? Apakah mereka juga mengadakan perlawanan terhadap pemerintahan yang lain?
    17607 Perang-perang Imam Ali As
    Kaum Khawarij tidak pernah menganggap bahwa Muawiyah berada dalam pihak yang benar. Mereka, meskipun berlawanan dengan Imam Ali dan bahkan berkeyakinan atas kekafiran kepada Imam Ali, namun mereka tidak pernah menerima Muawiyah dan berkeyakinan akan kemelencengan Muawiyah dan batilnya ia, yang merupakan titik kesamaan antara kaum Khawarij ...
  • Apa dalil dan alasan Ahlusunnah melarang para perempuan melakukan ziarah kubur?
    13584 زیارت قبور و بنای مراقد
    Pada sebagian literatur Ahlusunnah terdapat beberapa riwayat yang dapat disimpulkan bahwa ziarah kubur bagi para perempuan adalah makruh atau haram, akan tetapi ada juga riwayat lebih kuat yang menunjukkan kebolehan melakukan ziarah seperti ini. Namun karena adanya kelemahan dalam sanad dan kandungan riwayat derajat pertama telah membuat ...
  • Sampai manakah batasan kemampuan dan kekuasaan setan dan jin, serta sejauh mana mereka dapat mengganggu dan menggoda manusia?
    69992 Teologi Lama
    Redaksi setan dan jin dalam beberapa kesempatan disebutkan dalam al-Qur’an, bahkan terdapat surah dengan nama Jin. Setan adalah nama umum yang dinisbahkan kepada siapa saja yang telah tergelincir dari jalan yang benar, baik itu manusia atau selain dari kalalangan manusia. Iblis juga adalah nama khusus yang ...
  • Dimanakah penghambaan itu? Siapa hamba? Bagaimana dapat bergerak di atas rel penghambaan?
    12414 Akhlak Praktis
    Ahli linguistik memaknai ibadah sebagai tujuan khudhu’ (tunduk) dan tadzallul (menghinakan diri) dan berkata bahwa karena ibadah merupakan tingkatan tertinggi khudu’, dengan demikian tidak layak, kecuali bagi sosok yang memiliki ketinggian derajat wujud dan kesempurnaan, keagungan tingkatan segala nikmat, dan kebaikan. Oleh karena itu, ibadah selain kepada Allah ...
  • Apakah memakan uang suap haram hukumnya?
    11470 بیشتر بدانیم
    Suap atau sogok dalam bahasa Arab disebut "rashwah" dari akar kata "ra' syin dan wauw" yang digunakan denga fathah, kasrah dan dhammah ra'. Kata ini adalah dalam bentuk singular. Plural dari kata rashwah ini adalah "rusya" atau "risya" yang bahasa Persia-nya berarti "muzd" atau "upah."
  • Apa tafsir redaksi ayat, “Iyyaka Na’budu wa Iyyakan Nasta’in?”
    42882 Tafsir
    Terjemahan ayat “Iyyaka Na’budu wa Iyyakan Nasta’in” adalah “(Tuhan kami) Hanya kepada-Mu kami menyembah dan hanya kepada-Mu kami memohon pertolongan.”[1] Ibadah kepada Allah Swt adalah menunjukkan bahwa Anda dimiliki oleh Allah Swt.[2] Isti’ânah (memohon pertolongan), meminta hal-hal yang bersifat ...
  • Apakah orang biasa dapat menjadi maksum atau tidak?
    9710 Teologi Lama
    “Kemaksuman” yang bermakna keterjagaan dari perbuatan dosa dan kelupaan memiliki tingkatan-tingkatan. Tingkatan tertinggi kemaksuman hanya dikhususkan untuk para Nabi dan para wasi mereka. Kemaksuman bagi mereka dapat ditetapkan dengan argumen al-Quran, hadis dan pelantikan mereka sebagai “khalifatullah” untuk memimpin manusia. Adapun kemaksuman bagi selain mereka, meskipun dalam ...
  • Bagaimana kisah kontradiktif terkait dengan terbunuhnya unta Nabi Saleh yang disebutkan pada ayat-ayat al-Quran?
    9279 پیامبران و کتابهای آسمانی
    Salah satu model bayân (penjelasan) yang terdapat pada ayat-ayat al-Quran adalah penggunaan metode ijmal (global) dan tafshil (detil). Di antara ayat-ayat yang berkaitan dengan peristiwa terbunuhnya unta Nabi Saleh, terdapat tiga ayat menyandarkan perbuatan ini kepada orang-oran non-Mukmin dari kaum Tsamud. Satu ayat memperkenalkan bahwa perbuatan itu ...

Populer Hits