Advanced Search
Hits
105
Tanggal Dimuat: 2014/12/02
Ringkasan Pertanyaan
Penafsiran Ayat “«ما يَلْفِظُ مِن قَوْلٍ إِلاّ لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ»?
Pertanyaan
Apa penafsiran ayat «ما يَلْفِظُ مِن قَوْلٍ إِلاّ لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ»?
Jawaban Global
Allah Swt dalam al-Quran berfirman, “«ما يَلْفِظُ مِن قَوْلٍ إِلاّ لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ»
Rakib bermakna mengawasi dan atid bermakna seseorang yang menyiapkan terlaksanannya sebuah pekerjaan.[1]
Sebagian mufassir meyakini bahwa rakib dan atid adalah dua malaikat yang disebutkan pada ayat, «إِذْ يَتَلَقَّى الْمُتَلَقِّيَانِ عَنِ الْيَمِينِ وَ عَنِ الشِّمَالِ قَعِيدٌ» sebagai multaqiyan. Malaikat sebelah kanan disebut sebagai rakib dan yang mencatat perbuatan-perbuatan baik. Malaikat sebelah kanan namanya Atid yang mencatat perbuatan-perbuatan buruk.
Pada ayat “(yaitu) ketika dua orang malaikat mencatat amal perbuatannya, seorang duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri.” (Qs Qaf [50]:17) disebutkan tentang pencatatan dan pengawasan dua malaikat atas seluruh perbuatan manusia, dimana ucapan manusia juga merupakan bagian darinya. Namun pada ayat  ini ditekankan pada lafaz-lafaz dan ucapan-ucapannya. Pengulangan pada ayat ini merupakan pengulangan khusus setelah umum dimana di setiap tempat memahamkan pembicara terkait dengan khusus.[2]
Perhatian khusus itu karena pentingnya persoalan dan peran penting ucapan dan tutur kata dalam kehidupan manusia, sehingga terkadang satu kalimat, melalui kanal sosial,  yang merubah kepada kebaikan atau keburukan.[3] Demikian juga karena kebanyakan orang menilai bahwa tutur katanya bukan bagian dari amalan-amalannya, mereka menilai diri mereka bebas dalam berbicara, sementara yang paling berbahaya dan paling berpengaruh dalam perbuatan-perbuatan manusia adalah ucapan.[4]
Dalam sebuah riwayat, Rasulullah Saw bersabda, “Malaikat sebelah kanan adalah komandan bagi malaikat sebelah kiri. Bilaman seorang Muslim melakukan sebuah perbuatan baik, malaikat sebelah kanan akan mencatatnya sebanyak sepuluh kali dalam buku catatan amalnya. Dan apabila ia melakukan perbuatan dosa maka malaikat sebelah kiri akan mencatatnya dalam buku catatan amalnya. Malaikat sebelah kanan berkata kepadanya, “Tahanlah. Malaikat sebelah kiri akan bersabar sampai tujuh jam. Apabila ia memohon maaf dan ampunan dari Allah Swt atas perbuatan dosa ini maka ia tidak akan menuliskannya dalam buku catatan amalnya. Dan apabila ia tidak bertaubat maka ia akan menuliskannya sebagai satu dosa.”[5] [iQuest]
 
 

[1] Thabathabai, Sayid Muhammad Husain, al-Mizān fi Tafsir al-Qur’ān, jld. 18, hlm. 348, Daftar Intisyarat Islami, Qum, Cetakan Kelima, 1417 H; Makarim Syirazi, Nasir, Tafsir Nemune, jld. 22, hlm. 249, Dar al-Kutub al-Islamiyah, Tehran, Cetakan Pertama, 1374 S.
[2] Mughniyah, Muhammad Jawad, Tafsir al-Kassyyaf, jld. 7, hlm. 132, Dar al-Kutub al-Islamiyah, Cetakan Pertama, 1424 H; Thabarsi, Fadhl bin Hasan, Tasfir Jawami’ al-Jami’, jld. 4, hlm. 166, Intisyarat Danesygah Tehran wa Mudiriyat Hauzah Ilmiah Qum, Cetakan Pertama, 1377 S; Kasyani, Mulla Fathullah, Tafsir Minhāj al-Shādiqin fi al-Ilzām al-Mukhalifin, jld. 9, hlm. 10, Kitabpurusyi Muhammad Hasan Ilmi, Tehran, 1336 S; Tafsir Nemune, jld. 22, hlm. 249-250.
[3] Al-Mizān fi Tafsir al-Qur’ān, jld. 18, hlm. 348.
[4] Tafsir Nemune, jld. 22, hlm. 249.
[5] Majlisi, Muhammad Baqir, Bihār al-Anwār, jld. 5, hlm. 321, Dar Ihya al-Turats al-Arabi, Beirut, Cetakan Kedua, 1403 H.
 
Terjemahan dalam Bahasa Lain
Komentar
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
contoh : Yourname@YourDomane.ext
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat

Menu

Pertanyaan-pertanyaan Acak

  • Kapan haji mulai diwajibkan?
    7612 حج و عمره 2014/05/08
    Berdasarkan riwayat, haji memiliki latar belakang yang sangat panjang dan sedemikian panjang sehingga sampai pada masa-masa sebelum penciptaan Nabi Adam As. Disebutkan bahwa setelah pelaksanaan haji Nabi Adam As usai, malaikat Jibril bersabda kepadanya, “Berbahagialah wahai Adam! Engkau telah dimaafkan. Aku bertawaf di sekeliling rumah (Ka’bah) ini ...
  • Apakah kemiskinan eksistensial adalah kriteria kebutuhan akibat kepada sebab pelaku? Atau sebab final telah mencukupi? Mengapa konsep-konsep filosofis tidak memiliki genus dan differentia?
    5823 Filsafat Islam 2011/12/21
    Memperhatikan beberapa poin berikut ini dalam membantu Anda dalam memperoleh jawaban atas pertanyaan Anda: 1.             Karena kembalinya seluruh sebab berujung pada sebab nominatif (fa’ili). Dalam masalah ini tidak terdapat perbedaan antara sebab final dan sebab nominatif. 2.
  • 3370 تألیفات شیعی 2013/07/15
    Pengguna Site Islam Quest Yang Budiman! Pertama: Hingga kini seluruh hubungan material yang terdapat di alam semesta belum lagi terungkap bagi manusia; artinya tiada seorang pun yang dapat memahami hubungan apa yang terjalin antara hukum-hukum agama dan masalah-masalah materi! Kedua: Boleh jadi tambahan rezeki (atau penghasilan) adalah ...
  • Mengapa Allah Swt harus memiliki segala kesempurnaan?
    5841 Filsafat Islam 2011/11/08
    Kesatuan yang berlaku di alam semesta menjadi penghalang bagi kita untuk menggambarkan adanya entitas yang memiliki sebagian kesempurnaan tertentu dan pada saat yang sama tidak membutuhkan pada jenis kesempurnaan dari yang lain. Hal ini hanya dapat diilustrasikan pada berbagai kesempurnaan non-hakiki (i’tibâri) dan keseharian, namun pada tataran eksistensial hal ...
  • Apakah Ibnu Taimiyah itu seorang muhaddits (Ahluhadits)?
    6492 Dirayah al-Hadits 2012/07/18
    Gelar muhaddits berbeda dengan Ahluhadits. Muhaddits adalah seseorang yang dalam ilmu hadis berfungsi sebagai media dalam periwayatan atau memiliki kitab mustanad (yang memiliki sandaran standar) dalam hadis. Adapun Ahluhadits adalah sekelompok orang yang memiliki keyakinan khusus dalam pelbagai masalah teologis. Akan tetapi ...
  • : Apa yang dimaksud dengan hujzah dalam riwayat yang dinukil oleh Muhammad bin Hanafiyah?
    5778 Dirayah al-Hadits 2012/02/16
    Maksud dari “hujzatun” dalam beberapa riwayat adalah berpegang teguh pada sebab-sebab yang telah ditetapkan di dunia antara kita dan Allah Swt, Rasulullah Saw dan para Imam Maksum As. Sebab-sebab tersebut antara lain adalah agama, akhlak, amal saleh. Jika manusia mengikuti agama Islam, berakhlak mulia dan terpuji, ...
  • Apa hukum dan pengaruh laknat dan pengkafiran orang lain tanpa dasar yang benar?
    6341 Akhlak Praktis 2012/02/14
    Dalam ajaran-ajaran agama kita dilarang untuk laknat dan mengafirkan orang lain tanpa dasar. Dalam hal ini, Islam tidak mengizinkan kepada siapa pun untuk melaknat dan mengafirkan seseorang tanpa dasar. Demikian juga, terdapat banyak riwayat dari para maksum yang menyatakan apabila seseorang melaknat seseorang lainnya sementara ia tidak layak ...
  • Apakah jasad Nabi Yusuf rusak karena tidak menghormati ayahandahnya?
    45719 پیامبران و کتابهای آسمانی 2012/07/16
    Dengan memperhatikan ayat-ayat yang terkait dengan penghormatan Nabi Yusuf kepada ayahandahnya (Nabi Yakub) maka kisah tiadanya penghormatan Nabi Yusuf kepada Nabi Yakub disebabkan oleh terlambatnya ia turun dari kuda nampaknya merupakan sebuah hal yang aneh. Terdapat dua riwayat dalam hal ini yang masing-masing, karena kelemahan ...
  • Apa defenisi kemandirian ekonomi itu dalam satu negara?
    12525 Pertanyaan Acak 2014/01/22
    Maksud dari mandiri ini adalah masyarakat umum dapat bereproduksi untuk memenuhi kebutuhan pribadi dalam batas mensejahterakan (diri), tidak membutuhkan dan tidak bergantung pada orang lain dalam menjalankan persoalan ekonomi. Oleh karena itu, kemandirian ekonomi (ekonomi mandiri) ini berarti swasembada dalam memenuhi kebutuhan pokok dan menghalangi dominasi negara ...
  • Apakah dengan memperhatikan riwayat bahwa seluruh tubuh perempuan adalah aurat bisa dibuktikan bahwa rambut kepala perempuan juga wajib untuk ditutup?
    3537 Hijab 2013/08/19
    Jawaban pertanyaan ini bisa dijelaskan dengan ringkas dalam poin-poin berikut, dan untuk pembahasan yang lebih mendetail, kami persilahkan Anda untuk merujuk ke sumber-sumber fikih dan riwayat. Riwayat yang mengimplikasikan “Seluruh dari perempuan adalah aurat” telah dinukilkan dalam literatur-literatur Syiah dan Ahli Sunnah dengan kalimat-kalimat yang ...

Populer Hits

Jejaring