Advanced Search
Hits
19421
Tanggal Dimuat: 2012/04/03
Ringkasan Pertanyaan
Apakah seluruh nabi Ilahi memiliki kitab? Kalau demikian adanya apakah nama kitab yang dibawa oleh Nabi Nuh As?
Pertanyaan
Apakah seluruh nabi Ilahi memiliki kitab? Kalau demikian adanya apakah nama kitab yang dibawa oleh Nabi Nuh As?
Jawaban Global

Meski dalam teks-teks riwayat dan al-Qur’an tidak disebutkan nama kitab Nabi Nuh As, namun dari ayat dinyatakan bahwa Kami mengutus para nabi kami dengan dalil-dalil jelas dan Kami turunkan bersama mereka kitab dan seterusnya. Dari ayat ini dapat disimpulkan bahwa seluruh nabi memiliki kitab yang diturunkan Allah Swt kepadanya.

Namun terdapat beberapa riwayat yang menunjukkan penafsiran yang berbeda dari ayat ini; di antaranya adalah sebuah riwayat yang terdapat dalam kitab al-Kâfi yang menyebutkan bahwa yang dimaksud dengan kitâb pada ayat ini adalah ismu a’zham (nama teragung).

Yang dapat disimpulkan dari seluruh literatur adalah bahwa seluruh nabi dalam menyampaikan risalahnya memiliki ide, gagasan, dan program yang harus dijalankan oleh para pengikutnya. Ideologi ini boleh jadi berbentuk buku yang tersusun rapi atau dinyatakan secara lisan. Dari sisi lain, meski Nabi Nuh As adalah salah seorang nabi ulul azmi, namun demikian tidak disinggung tentang kitab tertulis yang dibawanya dengan nama khusus pada ayat-ayat dan riwayat-riwayat.

Jawaban Detil

Meski dalam teks-teks riwayat dan ayat al-Qur’an tidak disebutkan nama kitab Nabi Nuh As, namun dari ayat yang menyatakan, “Sesungguhnya Kami telah mengutus para rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka kitab samawi dan neraca (pemisah yang hak dan yang batil dan hukum yang adil) supaya manusia bertindak adil.” (Qs. Al-Hadid [57]:25) dapat disimpulkan bahwa seluruh nabi memiliki kitab.

Akan tetapi terdapat beberapa riwayat yang menunjukkan penafsiran yang berbeda dari ayat ini; di antaranya adalah sebuah riwayat yang terdapat dalam kitab al-Kâfi yang menyebutkan bahwa yang dimaksud dengan kitâb pada ayat ini adalah ismu a’zham (nama teragung).[1]

Demikian juga riwayat lain dari Sama’at bin Mahran dapat disimpulkan bahwa Nabi Nuh As memiliki kitab. Ia berkata, “Saya berkata kepada Imam Shadiq As, apakah makna firman Allah Swt yang menyatakan, “Maka bersabarlah kamu seperti para rasul Ulul ‘Azm (yang mempunyai keteguhan hati) telah bersabar?”[2] Imam Shadiq As bersabda, “Maksudnya adalah Nuh, Ibrahim, Musa, Isa dan Muhammad Saw.” Saya berkata lagi, “Bagaimanakah mereka meraih gelar ulul azmi?” Imam Shadiq As berkata, “Karena Nuh diutus dengan kitab dan sebuah syariat dan siapa pun yang diutus setelahnya beramal dengan kitab dan syariatnya hingga Nabi Ibrahim yang membawa Shuhuf dan perintah untuk meninggalkan kitab Nuh As, bukan bentuk penolakan terhadapnya, dan barang siapa yang diutus setelah Nabi Ibrahim maka ia beramal sesuai dengan syariat, metode dan Shuhuf Nabi Ibrahim, hingga datangnya Nabi Musa As yang membawa Taurat. Musa dengan syariat dan metodenya mengeluarkan perintah untuk meninggalkan Shuhuf dan siapa pun nabi yang diutus setelah Musa, beramal sesuai dengan syariat dan sunnah Nabi Musa As hingga datanglah Nabi Isa As yang membawa Injil bersamanya dan mengeluarkan perintah untuk meninggalkan syariat Musa dan sunnahnya. Dan siapa saja nabi yang diutus setelah Nabi Isa As beramal berdasarkan syariat dan sunnah Nabi Isa As hingga datangnnya Nabi Muhamamd Saw yang membawa al-Qur’an, syariat dan program Islam....”[3]

Akan tetapi apakah hal ini bermakna bahwa seluruh nabi ini serta merta harus memiliki kitab tertulis seperti Taurat dan Injil?

Apa yang dapat disimpulkan dari seluruh literatur adalah bahwa seluruh nabi dalam menyampaikan risalahnya memiliki ide, gagasan, dan program yang harus dijalankan oleh para pengikutnya. Ideologi ini boleh jadi berbentuk kitab yang tersusun rapi atau dinyatakan secara lisan. Dari sisi lain, meski Nabi Nuh As adalah salah seorang nabi ulul azmi, namun demikian tidak disinggung tentang kitab tertulis darinya dengan nama khusus pada ayat-ayat dan riwayat-riwayat. [iQuest]

 

 

 


[1]. Kulaini, al-Kâfi, jil. 1, hal. 293.

 "وَ أَنْزَلْنا مَعَهُمُ الْكِتابَ وَ الْمِيزانَ، الْكِتَابُ الِاسْمُ الْأَكْبَرُ"

[2]. (Qs. Al-Ahqaf [46]:35)

"فَاصْبِرْ كَما صَبَرَ أُولُوا الْعَزْمِ مِنَ الرُّسُلِ وَ لا تَسْتَعْجِلْ لَهُمْ كَأَنَّهُمْ يَوْمَ يَرَوْنَ ما يُوعَدُونَ لَمْ يَلْبَثُوا إِلاَّ ساعَةً مِنْ نَهارٍ بَلاغٌ فَهَلْ يُهْلَكُ إِلاَّ الْقَوْمُ الْفاسِقُون‏".

 

[3]. Kulaini, al-Kâfi, penerjemaha Mustafawi, jil. 3, hal. 28 dan jil. 2, hal. 17 (Ganjineh Riwayat). 

 

Terjemahan dalam Bahasa Lain
Komentar
Jumlah Komentar 0
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
contoh : Yourname@YourDomane.ext
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
<< Libatkan Saya.
Silakan masukkan jumlah yang benar dari Kode Keamanan

Klasifikasi Topik

Pertanyaan-pertanyaan Acak

  • Pada masa kemunculan Imam Zaman Ajf, Bahasa apa yang digunakan oleh orang-orang sedunia?
    2093
    Mengingat bahwa al-Quran dan hukum-hukum Islam menggunakan Bahasa Arab, maka mungkin saja bahasa resmi yang digunakan ketika kemunculan Imam Mahdi Ajf adalah Bahasa Arab. Sebagaimana hari ini orang-orang menggunakan Bahasa Inggris sebagai Bahasa resmi pergaulan orang-orang sedunia dan dengan kemajuan teknologi, seluruh orang-orang atau kebanyakan ...
  • Mengapa mazhab Syiah merupakan sebaik-baiknya mazhab?
    40743 Teologi Lama
    Keunggulan mazhab Syiah adalah disebabkan oleh "kebenarannya". Di setiap masa agama yang benar masa hanya terbatas pada satu agama. Adapun agama-agama lainnya apakah mereka secara asasi merupakan agama yang batil atau pun tidak memiliki dasar, telah punah atau telah dianulir oleh agama yang datang setelahnya. Syariat yang benar pada ...
  • Apakah apabila seseorang tidak menangis tatkala berziarah ke kuburan para Imam Maksum As menunjukkan bahwa ziarahnya tidak dikabulkan?
    6086 زیارت قبور و بنای مراقد
    Ziarah para Imam Maksum As memiliki beragam falsafah dan hikmah yang terkandung di dalamnya. Barang siapa yang secara tulus dan dengan niat untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt (taqarrub) pergi berziarah maka ziarahnya akan diterima di sisi Allah Swt meski ia tidak begitu memperoleh manfaat dari ziarahnya ...
  • Adakah literatur yang menyebutkan bolehnya membalikkan cincin ke arah telapak tangan?
    4883 Hukum dan Yurisprudensi
    Riwayat semacam ini disebutkan dalam kitab Wasâil al-Syiah yang menyatakan, “Imam Ridha As bersabda, “Barang siapa yang bangun dan di tangannya ia mengenakan cincin Akik lalu melihatnya sebelum ia berjumpa dengan seseorang, memutar balik cincinnya ke arah telapak tangan dan membaca surah, “Inna anzalna fi lailat al-qadar...” ...
  • Apa boleh mengerjakan shalat nafilah Dhuhur dan Ashar setelahnya dan shalat nafilah Maghrib dan Isya sebelumnya?
    3337 Zaman
    Mengerjakan salat-salat nafilah setelah waktunya harus dikerjakan dengan niat qadha. Namun terdapat perbedaan pendapat di kalangan fukaha terkait dengan pengerjaan salat-salat ini sebelum waktunya. Sebagian berpandangan tidak boleh[1] dan sebagian lainnya membolehkan.[2] Pengerjaannya dipandang sah dengan niat ma fi al-dzimmah
  • Siapa Syits itu?
    7139 Sejarah Para Pembesar
    Syits merupakan salah satu dari anak-anak Adam As. Pasca terbunuhnya Habil oleh Qabil, Adam dan Hawa tidak memiliki anak selama masa lima tahun. Setelah itu, keduanya memiliki putra yang kemudian diberi nama “Syits.” Nabi Adam As bersabda tentangnya bahwa Syits adalah ]pengganti ...
  • Adakah hadis atau ayat yang memiliki kandungan makna bahwa Allah meletakkan para lelaki suci untuk para perempuan suci? Jika hal ini ada, apa pengertiannya?
    5651 Tafsir
    Masalah yang dipertanyakan merupakan salah satu dari hukum-hukum Ilahi yang terdapat dalam al-Quran al-Karim. Kesimpulannya adalah bahwa seorang pezina, ketika ia telah dikenal di kalangan masyarakat dengan tindakannya ini, dan anggapan ini juga telah menempel padanya, sementara itu ia tidak bertobat atas apa yang telah dilakukannya, maka ...
  • Apa saja Asmâ al-Husnâ Ilahi menurut pendapat para Imam Suci As?
    5179 Nama-nama Tuhan
    1. Menurut sebagian riwayat, para imam suci as disebut sebagai manifestasi Asmâ al-Husnâ: Imam Shadiq As berkata: “Demi Allah! Kami adalah Asmâ al-Husnâ, dan Allah Swt tidak akan menerima amal seseorang kecuali orang itu mengenal kami.”[1] Imam Ridha As berkata: “Setiap kali kalian tertimpa ...
  • Tolong Anda jelaskan asas dan tipologi pemikiran Syiah?
    10396 Teologi Lama
    Asas pemikiran Syiah dan sumber seluruh maarif (plural pengetahuan) Syiah adalah al-Qur'an. Syiah memandang seluruh ayat-ayat dzahir Al-Qur’an, demikian juga perilaku dan perbuatan, bahkan diamnya Nabi Saw sebagai hujjah (argumen). Dan selanjutnya juga memandang ucapan, perilaku dan diamnya para Imam Maksum juga sebagai hujjah. Di samping al-Qur'an menjelaskan hujjiyah ...
  • Apa tafsiran atas redaksi ayat, “tanah yang subur” yang disebutkan pada surah al-A’raf ayat 58?
    19053 Tafsir
    Ayat “Dan tanah yang baik, tanaman-tanamannya tumbuh subur dengan seizin Allah; dan tanah yang tidak subur, tanaman-tanamannya hanya tumbuh merana. Demikianlah Kami menjelaskan tanda-tanda kebesaran (Kami) bagi orang-orang yang bersyukur” tanpa memperhatkan hubungannya dengan ayat-ayat sebelumnya, dalam sebuah contoh universal yang menyatakan amalan-amalan baik dan pengaruhnya yang ...

Populer Hits