Apakah praktik onani merupakan dosa besar? Bagaimana jalan keluar darinya? - Bank Pertanyaan - Islam Quest – Sentral Rujukan untuk Menjawab Pertanyaan-pertanyaan Seputar Agama
Advanced Search
Hits
141985
Tanggal Dimuat: 2009/11/15
Ringkasan Pertanyaan
Apakah praktik onani merupakan dosa besar? Bagaimana jalan keluar darinya?
Pertanyaan
Saya mengalami problem, yakni suka mempraktikkan onani. Apakah perbuatan yang saya lakukan itu termasuk sebagai dosa besar? Apakah ada solusi untuk dapat keluar dari problem ini? Salah seorang teman berkata bahwa menjalin hubungan (pacaran) dengan seorang gadis non-mahram dan tiada hubungan nasab dengannya adalah lebih baik ketimbang melakukan onani. Apakah perkataan ini benar adanya? Tolong Anda jawab pertanyaan saya dan selamatkan saya dari problema ini.
Jawaban Global

Memuaskan hawa nafsu dengan cara yang umum disebut sebagai onani (istimna) adalah termasuk sebagai dosa besar, haram[1] dan diancam dengan hukuman berat.

Jalan terbaik agar selamat dari pemuasan hawa nafsu dengan cara onani ini adalah menikah secara syar'i, baik nikah daim (tetap) ataupun mut’ah (sementara). Hal itu dapat dilakukan dengan syarat-syaratnya tersendiri, sebagaimana telah dijelaskan di dalam risalah-risalah fikih. Apabila hal tersebut tidak terpenuhi melalui pernikahan, maka alternatif lain yang dapat dilakukan adalah dengan berolahraga, berpuasa dan menyibukkan diri supaya tidak menganggur. Kebiasaan buruk ini harus diperangi sehingga masyarakat dapat diselamatkan dari pelbagai penderitaan jasmani, mental dan spiritual yang dapat menimpa sebagai akibat dari perbuatan buruk dan keji ini.

Memilih hubungan seksual dengan selain istri, baik istri daim (tetap) ataupun mut’ah (sementara), apa pun bentuknya adalah haram. Kendati perbuatan dosa ini - dengan pelbagai bentuknya yang beragam -  memiliki tingkatan dan hukuman yang berbeda-beda, akan tetapi menghindar dari perbuatan-perbuatan dosa yang lebih buruk (worst), tidak bisa dijadikan pembenaran untuk dapat melakukan dosa-dosa yang lebih ringan.

 


[1]. Dosa ini digolongkan sederajat dengan zina. Wasâil al-Syiah, jil. 20, hal. 352.

Jawaban Detil

Memuaskan hawa nafsu dengan cara yang disebut sebagai istimnâ (onani) dalam teks-teks agama, hukumnya adalah haram. Istimna yaitu seseorang melakukan sebuah perbuatan sehingga keluar mani (sperma) darinya. Perbuatan ini boleh jadi dilakukan dengan cara menyentuh badannya sendiri, memandang gambar-gambar yang mendatangkan syahwat (foto, film dan sebagainya) atau membaca buku-buku yang membangkitkan syahwat (kisah, roman dan sebagianya), atau mendengarkan hal-hal yang mengundang syahwat (kaset, telepon dan sebagainya) atau berpikir dan berkhayal tentang hal-hal sensual yang dilakukan dengan maksud ingin mengeluarkan mani yang kesemua ini merupakan perbuatan haram dan tergolong sebagai dosa besar.

Jalan terbaik untuk dapat keluar dari praktik onani (istimna) adalah menikah secara syar'I, baik menikah secara da’im ataupun mut’ah. Dan hal itu dapat dilakukan dengan ketentuan-ketentuannya sendiri sebagaimana yang dijelaskan di dalam risalah-risalah dan kitab-kitab fikih. Apabila dengan menikah juga tidak mampu mengeluarkan pelakunya dari perbuatan haram ini, maka dengan bertawakkal kepada Allah Swt Anda dapat melakukan beberapa hal berikut ini:

1.     Untuk meninggalkan perbuatan ini Anda harus serius mengambil keputusan.

2.     Menghindar diri dari menyaksikan pelbagai jenis foto dan film sensual yang bisa membangkitkan syahwat.

3.     Berhati-hati dalam memilih teman. Anda harus memilih teman yang tidak mengajak Anda kepada perbuatan-perbuatan seperti ini. Demikian juga menjauh dari bergaul dengan teman-teman lawan jenis.

4.     Menghindar dari berkhayal dan berusahalah untuk senantiasa aktif dengan melakukan pekerjaan-pekerjaan yang berguna (membaca, menelaah buku-buku non-sensual, berolahraga dan sebagainya). Dan ingatlah bahwa menganggur itu, apabila tidak dihindari, merupakan masalah yang dapat mengkondisikan Anda untuk melakukan berbagai perbuatan buruk.

5.     Berusahalah sedapat mungkin untuk tidak menyendiri di suatu tempat.

6.     Berpuasa untuk mengendalikan hawa nafsu dan menguatkan kehendak sangat bermanfaat untuk Anda.

Apabila Anda tidak dapat berpuasa, berusahalah untuk tidak makan banyak atau usahakan kantung perut Anda tidak penuh tatkala Anda tidur.

7.     Hindarilah memakan makanan-makanan yang menstimulasi syahwat seperti pisang, coklat, kurma, ara, cabe, telur, daging merah, makanan yang berlemak dan sebagainya.

8.     Senantiasa menjaga jangan sampai kista Anda kosong.

9.     Membaca buku setiap malam sebelum tidur dan tidak tidur secara telungkup.

 

Memilih hubungan seksual dengan selain istri, baik istri da’im ataupun mut’ah, bagaimanapun bentuknya adalah haram. Kendati perbuatan dosa ini dengan ragam modelnya, memiliki tingkatan dan hukuman yang berbeda-beda,[1] misalnya dosa zina adalah lebih berat dari mencium non-mahram, akan tetapi dosa-dosa yang lebih buruk itu tidak bisa dijadikan pembenar bagi seseorang untuk melakukan dosa yang lebih ringan.[]

 



[1]. Pada sebagian bentuk memiliki hukuman (had) syar'i dan sebagian bentuk lainnnya dihukum cambuk.

Terjemahan dalam Bahasa Lain
Komentar
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
contoh : Yourname@YourDomane.ext
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat

Menu

Pertanyaan-pertanyaan Acak

  • Tolong sebutkan jenis-jenis kafir itu?
    7229 Teologi Lama 2013/08/19
    Kafir secara umum terbagi menjadi dua bagian, kafir jurisprudensial (fiqhi) dan kafir teologis (kalami) yang masing-masing memiliki bagian-bagian tersendiri. Kafir jurisprudensial mencakup orang kafir asli, Ahlulkitab dan orang murtad. Ahlulkitab juga terbagi menjadi dua entah ia Ahlulkitab yang dalam kondisi berperang dengan umat Muslim (harbi) atau yang ...
  • Apakah Nabi Isa As tidak menikah memiliki alasan khusus?
    23895 Teologi Lama 2012/04/07
    Terkait dengan masalah tidak menikahnya Nabi Isa As dalam ajaran-ajaran agama telah disinggung hal yang menyebutkan yang bahwa Nabi Isa menentang pernikahan, namun dengan memperhatikan anjuran-anjuran yang disebutkan dalam al-Qur’an dan beberapa riwayat, demikian juga telaah atas kehidupan Nabi Isa As, kita jumpai bahwa beliau tidak menentang ...
  • Berilah penjelasan tentang maqâm fana dan baqa.
    23528 Irfan Teoritis 2009/03/12
    Fana dalam makna leksikalnya adalah ketiadaan dan kehancuran. Dan lawan dari fana adalah baqa, abadi, dan tetap ada. Seperti Tuhan termasuk kategori abadi dan baqa, sementara selain-Nya atau seluruh makhluk digolongkan ke dalam ketiadaaan, kehancuran, dan fana.Sedangkan fana dalam makna ...
  • Mengapa Anda membatasi dan mengkhususkan Ahlulbait untuk beberapa orang saja?
    4551 Teologi Lama 2009/06/17
    Pengkhususan “Ahlulbait” untuk empat belas maksum bukanlah pengkhususan dan pembatasan manusiawi dan humanis. Pengkhususan dan pembatasan dapat disimpulkan dari kalam Ilahi pada ayat tathir dan riwayat nabawi yang menjelaskan ayat ini.Dalam menetapkan klaim ini kita dapat bersandar pada dalil-dalil denotatif ayat dan riwayat. 
  • Apa yang dimaksud dengan fatwa untuk mengikuti prinsip ihtiyâth? Apakah fatwa tersebut memberikan kebolehan bagi mukallid untuk merujuk kepada mujtahid berikutnya?
    6351 Garis Besar dan Beberapa istilah 2012/06/09
    Ihtiyâth adalah sebuah status atau titel yang diperoleh dari teks-teks riwayat. Frase ihtiyâth digunakan terkait dengan amal perbuatan mukallid dan juga tertaut dengan fatwa mujtahid. Setiap mukallaf apakah ia sendiri harus menjadi mujtahid atau mukallid mujtahid atau muhtath (memiliki sikap untuk berhati-hati, sekiranya ia memiliki ilmu dan ...
  • Apakah dalam tafsir Kasyf al-Asrâr karya Khaja Abdullah Anshari tertulis pembahasan tentang distorsi dan penyimpangan (tahrif) al-Qur’an?
    8684 Tafsir 2010/11/15
    Dalam tafsir “Kasyf al-Asrâr” yang disusun berdasarkan inspirasi dari tafsir Khaja Abdullah Anshari terdapat beberapa hal yang menunjukkan pandangannya tentang tiadanya distorsi dalam al-Qur’an. ...
  • Bagaimana pandangan Islam terhadap penguasa adil? Apakah penguasa adil non Muslim juga didukung oleh Islam?
    5594 Garis Besar 2015/02/14
    Setiap masyarakat untuk menjaga, memelihara dan membuat maju dirinya memerlukan sebuah pemerintahan sehingga ia dapat mengaturnya dan dapat sampai pada tujuannya. Agama Islam yang memiliki sistem paling sempurna dan ideal bagi seluruh dimensi kehidupan personal dan sosial seluruh masyarakat pada setiap zaman. Jelas bahwa agama seperti ini ...
  • Apakah telaga kautsar itu?
    24527 Tafsir 2009/06/03
    Kata "kautsar" mempunyai arti kebaikan yang banyak dan melimpah. Dan terdapat begitu banyak obyek luaran (mishdaq) untuk kata kautsar ini, dimana diantaranya adalah: telaga kautsar, syafaat, nubuwwat atau kenabian, hikmah, ilmu, generasi dan keturunan yang banyak.Kautsar memiliki dua mishdaq, yaitu mishdaq duniawi (yang tidak lain ...
  • Tolong Anda sebutkan pada surah dan ayat mana wilâyah fakih dinyatakan dalam al-Qur’an?
    6772 Hukum dan Yurisprudensi 2011/06/02
    Dalam menetapkan wilâyah fakih, sebagian ulama bersandar pada beberapa ayat al-Qur’an dan menginferensi konsep wilâyah fakih dari keumuman ayat-ayat ini. Ayat-ayat tersebut menyatakan, “Maka putuskanlah perkara mereka menurut ketentuan yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk tiap-tiap ...
  • Apa hukumnya meminum kopi Luwak?
    7324 2012/07/26
    Secara umum kencing dan kotoran manusia serta hewan yang haram dagingnya untuk dimakan dan memiliki darah yang mengucur tatkala disembelih adalah najis dan tidak dapat disucikan demikian juga tidak boleh meminumnya (atau memakannya). Namun para juris meyakini barang-barang seperti biji kurma atau biji ceri yang terkadang dikunyah ...

Populer Hits

Jejaring