Hits
13345
Tanggal Dimuat: 2013/04/18
Ringkasan Pertanyaan
Tolong jelaskan hukum-hukum fikih terkait dengan anjing dan kucing?
Pertanyaan
Di Amerika hewan-hewan seperti kucing dan anjing adalah termasuk hewan-hewan piaraan. Hewan-hewan piaraan ini mendapatkan pelatihan dan menjadi obyek kesukaan. Dengan isyarat seperti ini tolong jelaskan: 1. Apakah kucing itu najis? 2. Apakah kucing dapat disentuh? 3. Apakah kita dapat mengerjakan salat di tempat yang dijadikan kucing sebagai tempat tinggal? 4. Apakah bulu dan rambut kucing itu najis? Bagaimana dengan anjing? 1. Apakah haram hukumnya menyetuh anjing? 2. Apabila seseorang menyentuh anjing apakah dia menjadi najis? 3. Kejadian apa yang akan berlaku apabila seekor anjing melintas di hadapan kita kemudian menyentuh pakaian yang kita kenakan? 4. Apakah kita dapat mengerjakan salat di tempat yang dijadikan anjing sebagai tempat tinggal?
Jawaban Global
Salam dan terima kasih atas pertanyaan yang Anda layangkan ke meja redaksi site kami.
Harap diperhatikan bahwa hewan-hewan yang telah dilatih dan menjadi piaraan tidak memberikan pengaruh pada hukum-hukum syariat terkait dengan hewan-hewan tersebut. Benar bahwa terdapat hukum khusus terkait dengan anjing pemburu dan anjing penjaga dalam Islam.[1]
Seluruh pertanyaan yang terkait dengan kucing dapat Anda temukan jawabannya pada Pertanyaan 697 (Site: 745) pada site Islam Quest ini.
Terkait dengan pertanyaan-pertanyaan Anda yang terkait dengan menjaga dan menyentuh anjing kami akan jawab secara langsung sebagai berikut.
Menyentuh anjing tidaklah haram hukumnya meski anjing itu najis. Tangan seseorang menjadi najis tatkala syarat berpindahnya kenajisan yaitu adanya basahan pada salah satu pihak yang bersentuhan (tangan, badan atau barang-barang atau anjing). Namun apabila salah satu pihak tangannya kering atau basah yang sangat minim yang tidak menyebabkan kenajisan berpindah maka kenajisan tersebut tidak akan berpengaruh (tidak akan berpindah).[2]
Karena itu, badan Anda atau pakaian atau barang-barang lainnya akan menjadi najis tatkala Anda tahu dengan pasti bahwa tangan dan badan serta barang-barang Anda memiliki basahan yang cukup bagi berpindahnya kenajisan ketika bersentuhan dengan anjing. (Dengan demikian, jika Anda tidak yakin bersentuhan  atau tidak, atau Anda tidak yakin terdapat basahan atau tidak, atau jika Anda tahu terdapat basahan namun tidak tahu apakah basahan itu mencukupi berpindahnya kenajisan, dalam kondis-kondisi seperti ini, apa yang bersentuhan dengan anjing tetap dinilai suci dan tidak dipandang najis).
Syarat-syarat pakaian mushalli (orang yang mengerjakan salat) apabila bersentuhan dengan anjing dapat Anda temukan pada Pertanyaan 2827 (Site: 3055). Semoga sukses. [iQuest]
Terjemahan dalam Bahasa Lain
Komentar
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
contoh : Yourname@YourDomane.ext
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat

Klasifikasi Topik

Pertanyaan-pertanyaan Acak

  • Apa makna ayat “Sesungguhnya Allah membatasi antara manusia dan hatinya?”
    18549 Tafsir 2009/03/12
    Yahulu derivatnya dari kata “haul” yang bermakna mediasi sesuatu di antara dua perkara. Tatkala ucapan tentang hâil (batas, halangan, rintangan) mengemuka maka hal itu bermakna pertama: Harus terdapat dua hal sehingga hal ketiga menjadi medium di antara dua hal tersebut. Kedua: antara dua hal tersebut terdapat kedekatan ...
  • Apa yang menjadi falsafah penciptaan kawasan kering dan gurun?
    4527 Teologi Lama 2012/04/10
    Allah Swt menciptakan segala sesuatu, baik langit dan bumi, pegunungan, lautan, hutan belantara dan gurun, kesemuanya berdasarkan manfaat-manfaat dan kemaslahatan-kemaslahatan. Penciptaannya berdasarkan kebenaran dan tidak terdapat kebatilan di dalamnya.[1] Namun manusia tidak mampu memahami dan mencerap kemaslahatan-kemaslahatan ini. Apabila hutan-hutan dan lautan memiliki manfaat ...
  • Apakah orang biasa dapat menjadi maksum atau tidak?
    9091 Teologi Lama 2009/05/10
    “Kemaksuman” yang bermakna keterjagaan dari perbuatan dosa dan kelupaan memiliki tingkatan-tingkatan. Tingkatan tertinggi kemaksuman hanya dikhususkan untuk para Nabi dan para wasi mereka. Kemaksuman bagi mereka dapat ditetapkan dengan argumen al-Quran, hadis dan pelantikan mereka sebagai “khalifatullah” untuk memimpin manusia. Adapun kemaksuman bagi selain mereka, meskipun dalam ...
  • Bagaimana saya dapat mengingatkan perilaku istri yang tidak benar?
    6658 Akhlak Praktis 2012/04/15
    Poin yang Anda kemukakan dalam pertanyaan adalah bahwa Anda saling mencintai satu sama lain dan Anda ingin menjadi istri terbaik bagi suami Anda, Anda harus senantiasa berlaku demikian sehingga urusan-urusan lainnya mengikut nantinya. Dalam kehidupan rumah tangga, atmosfer yang mendominasi haruslah ketenangan, ketulusan, persahabatan, kecintaan, ...
  • Apakah tata cara salat Rasulullah Saw telah disebutkan dalam kitab Shahih Bukhari dan Shahih Muslim? Apa perbedaan hukum-hukum salat yang terdapat di antara firkah-firkah Islam?
    4834 Garis Besar 2014/09/07
    Salat merupakan ibadah terpenting seorang Muslim yang telah banyak ditegaskan dalam al-Quran terkait dengan pelaksanaanya. Namun demikian, terkait dengan rincian tata cara salat tidak disebutkan dalam al-Quran dan penjabaran dari tata cara rincian salat itu diletakkan di pundak Rasulullah Saw. Ibadah ini, paling tidak, dikerjakan sebanyak lima ...
  • Apa yang menjadi tujuan penciptaan manusia?
    25509 Kalam Jadid 2011/07/14
    Firkah Saksi-saksi Yehuwa adalah sebuah firkah yang terdapat dalam ajaran Kristen yang berpandangan menyimpang terkait dengan tujuan penciptaan manusia, penampakan nama-nama (asma) dan sifat-sifat Tuhan di alam semesta demikian juga tentang manusia dan agama. Tujuan penciptaan adalah untuk beribadah dan menyembah Tuhan. Untuk merealisasikan tujuan ini, realisasi tujuan tersebut ...
  • Apa hukumnya nikah dengan niat talak dan nikah misyar?
    7757 Serba-serbi 2013/10/26
    Nikah (pernikahan) misyar adalah sebuah ijtihad dari pihak ulama Ahlusunnah guna menjawab kebutuhan sosial dari masyarakat sunni masa kini, yaitu sebuah kebutuhan yang telah dijawab oleh para Imam Ahlulbait As, khususnya Imam Ali As, pada masanya dengan berdalil dengan ayat dan hadis Nabi Saw, yaitu dengan mensyari’atkan ...
  • Mengapa poligami (lebih dari satu istri) dibolehkan bagi pria sementara poliandri (lebih dari satu suami) dilarang?
    25022 Filsafat Hukum 2009/07/13
    Kendati seluruh hukum berpijak di atas kemaslahatan dan mafsadah (keburukan); dan setiap hukum memiliki falsafah dan sebab; namun untuk menjelaskan dan menyingkap sebab seluruh partikular hukum merupakan pekerjaan yang sangat pelik; paling tidak yang dapat dilakukan adalah menjealskan pakem universal terkait hukum-hukum; dimana tentu saja ...
  • Apakah praktik onani merupakan dosa besar? Bagaimana jalan keluar darinya?
    145843 Hukum dan Yurisprudensi 2009/11/15
    Memuaskan hawa nafsu dengan cara yang umum disebut sebagai onani (istimna) adalah termasuk sebagai dosa besar, haram[1] dan diancam dengan hukuman berat.Jalan terbaik agar selamat dari pemuasan hawa nafsu dengan cara onani ini adalah menikah secara syar'i, baik ...
  • Apa hukumnya menggunakan vaksin yang mengandung enzim babi di dalamnya?
    6057 Serba-serbi 2013/11/27
    Tidak ada masalah menggunakan vaksin. Mengingat bahwa vaksin-vaksin itu biasanya dilakukan dengan menyuntik dan bukan dengan memakan, (bahkan) apabila informasi yang diperoleh adalah informasi yang meyakinkan, maka tidak ada masalah menyuntikkan vaksin tersebut. Dalam pada itu, dewasa ini penggunaan vaksin merupakan hal yang mesti dilakukan. Beberapa Lampiran: Jawaban Marja ...

Populer Hits