Advanced Search
Hits
8480
Tanggal Dimuat: 2012/08/21
Ringkasan Pertanyaan
Di manakah letak Saqifah Bani Sa’idah?
Pertanyaan
Di manakah orang Ansar dan Muhajirin berkumpul untuk melantik khalifah untuk menggantikan rasulallah Saw?
Jawaban Global

Penulis buku Madina Syinasi (Mengenal Kota Madinah), terkait dengan letak geografis Saqifah Bani Sa’idah, menulis, “Apa yang pasti, tempat Saqifah Bani Sa’idah terletak di samping Masjid Bani Sa’idah dan dekat sumur Budha’i (sumur milik Bani Saidah). Masjid Bani Sa’idah – sesuai riwayat Ibnu Syubbah dan Imam Abu Ishaq Harbi dalam (al-Manasik wa Amakin Thuruq al-Haj, hal. 399) Rasulullah Saw pernah menunaikan salat, lalu duduk dan minum air – adalah tempat yang senantiasa mendapat perhatian penduduk Madinah. “

Tempat ini, berdasarkan literatur sejarah yang berusia ribuan tahun, terletak di luar pintu Syam dan bersambung dengan dinding kota Madinah yang di kemudian hari dibangun kubah Syaikh al-Naml di dekat tempat itu. Pembangunan Saqifah Bani Sai’dah dilakukan hingga sebelum tahun 1030 H. Kita tidak dapat menjumpai laporan-laporan sejarah yang dapat diandalkan dalam hal ini. Sebatas ini semata-mata namanya disebutkan dalam literatur-literatur klasik.

Pada tahun 1030 H, Ali Pasya membangun sebuah bangunan di Saqifah untuk mengenang peristiwa baiat. Peninggalan bangunan ini tetap ada hingga awal 1030. Dan Abdul Quddus Anshari dalam (Atsar al-Madinah al-Munawwarah) mencetak sebuah gambar tentang bangunan tersebut dan gambar yang terkait dengan tahun-tahun sebelum perusakan dinding kota Madinah.

Setelah perusakan dinding kota Madinah dan awal-awal rekonstruksi kota pada saat Dinasti Saudi mengambil tampuk kekuasaan – wajah klasik kota Madinah sama sekali telah mengalami perubahan sedemikian sehingga untuk menyelaraskan dokumen-dokumen sejarah dengan situasi aktual kota Madinah mustahil atau sangat berat untuk dapat dilakukan. 

Dalam kondisi seperti ini, saya meminta tolong kepada pejabat lama dan baru kota dan Waqaf kota Madinah dan mereka dengan pengalaman-pengalaman yang mereka miliki sebelumnya, membimbing saya untuk mengenal tempat Saqifah Bani Saidah dalam susunan kota baru. 

Tempat baru, pada sisi utara segitiga bunderan Sultana. Bunderan Sultana yang berbentuk segitiga jalan Sultana yang menghubungkan jalan Sahaimi dengan jalan Manakha yang terletak pada barat laut masjid Nabawi. Jalan Sultana terletak pada bagian selatan bunderan (maidan) dan jalan Sahaimi  yang merupakan ujung barat dua jalan yang disebutkan bersambung dan berujung dengan jalan Manakha. Apa yang pasti letak Saqifah Bani Sa’idah berada pada bagian barat laut segitiga Sultanah dan barat daya masjid Nabawi.[1]

Pada tahun 1383 Hijriah pemerintah kota Madinah mengklaim tanah segitiga Sultana dan bunderan sekarang dijadikan sebagai tempat parkir yang rindang dan sesuai dengan peta yang diproyeksikan, Masjid Bani Sa’idah kembali dihidupkan dan tempat Saqifah dibangun aula pertemuan masyarakat kota Madinah.”[2] [iQuest]

 


[1]. Posisi Saqifah tepatnya berada di sisi Barat Daya Masjid Nabawi, berjarak sekitar 200-an meter. Berseberangan jalan dengan Perpustakaan Raja Abdul Aziz. Bentuknya empat persegi, sekitar 30 x 30 meter. Untuk melihat rekaman letak Saqifah silahkan klik link berikut: http://www.youtube.com/watch?v=W29_jrVzW0c

[2]. Sayid Muhammad Baqir Najafi, Madinah Syinâsi, hal. 252-255, Tanpa Tahun, 1364 S (Disertai dengan editan).

 

Terjemahan dalam Bahasa Lain
Komentar
Jumlah Komentar 0
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
contoh : Yourname@YourDomane.ext
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
<< Libatkan Saya.
Silakan masukkan jumlah yang benar dari Kode Keamanan

Klasifikasi Topik

Pertanyaan-pertanyaan Acak

  • Apakah kita dapat memanfaatkan kekuatan imaginasi secara proporsional?
    5855 Filsafat Irfan
    Fakultas imaginasi (khayal atau mushawwarah) merupakan salah satu pencerapan dan tingkatan batin jiwa manusia. Pekerjaan fakultas ini adalah mencerap dan memahami bentuk dan format partikular obyek-obyek indrawi dan menjaganya disebut sebagai takhayyul (imaginasi). Jiwa manusia dapat menjadikan fakultas atau kekuatan imaginasi ini sebagai cermin pada ...
  • Apakah bermasalah berdua-duaan dengan seorang gadis dalam sebuah ruangan?
    5941 Akhlak Praktis
    Dalam ajaran-ajaran agama, salah satu hal yang dilarang demi menjaga manusia dari dosa adalah berdua-duaan dengan non-mahram di suatu tempat. Dalam wasiat Iblis kepada Nabi Musa As kita membaca, “Wahai Musa! Janganlah engkau berdua-duaan dengan wanita non-mahram; karena barang siapa yang melakukan hal ini maka aku akan ...
  • Mengapa kita harus belajar bahasa Arab?
    11647 Ulumul Quran
    Bahasa Arab dikenal sebagai bahasa kitab abadi Ilahi yaitu al-Qur’an dan warisan berharga Islam yaitu kitab-kitab hadis, sejarah dan tafsir. Bahasa ini memiliki beberapa karakteristik tipikal seperti keragaman dalam ungkapan, keluasan bahasa, kefasihan dan ekspresif dalam menyampaikan pesan-pesannya.Dan yang terpenting salat kita dan demikian juga doa-doa yang diriwayatkan dari ...
  • Untuk apa diadakan majelis-majelis duka Imam Husain As seperti ini?
    7649 Sejarah Fikih
    Pelbagai peristiwa yang telah terjadi di masa silam bagi setiap komunitas mengandung segudang pengalaman dan setumpuk pelajaran yang sangat berharga. Hal tersebut diperoleh dengan kerja keras dan tidak didapatkan dengan percuma. Di samping itu, pengalaman dan pelajaran itu dapat memberikan pengaruh besar terhadap nasib dan masa depan sebuah masyarakat.
  • Apakah ada di antara keturunan Rasulullah Saw yang sampai pada makam khalifah (bermakna Amirul Mukminin)? Mengapa?
    12268 Sejarah Para Pembesar
    Kecuali Imam Hasan Mujtaba As dalam masa yang sangat singkat menduduki kursi khilafah tidak seorang pun dari keturunan Rasulullah Saw yang memangku jabatan khilafah. Alasannya lantaran pelbagai tindakan penipuan, aniaya dan kejahatan para penguasa tiran dari satu sisi dan gentarnya masyarakat ...
  • Apakah makna dari ayat berikut, "Tuhan akan memberikan hidayah kepada siapapun yang Dia kehendaki dan akan menyesatkan siapapun yang Dia kehendaki"?
    27285 Teologi Lama
    Dalam ilmu Kalam (teologi) telah terbukti bahwa manusia memiliki ikhtiar dan kebebasan dalam melaksanakan aktivitas-aktivitasnya, dan ajaran-ajaran al-Quran pun tidak bertentangan dengan hakikat ini bahkan memberikan pembenaran terhadapnya. Akan tetapi dikarenakan sebagian dari ayat-ayat al-Quran merupakan tafsir dan penjelas bagi ayat-ayat lainnya, maka ayat-ayat ...
  • Kenapa lelaki Muslim tidak bisa menikah secara daim dengan perempuan dari Ahlulkitab , akan tetapi bisa menikah secara temporer (mut’ah)?
    9203 Kesamaan Agama
    Terdapat beberapa pendapat di kalangan para fakih mengenai pernikahan permanen antara lelaki Muslim dan perempuan Ahlulkitab, dan perbedaan ini mencuat dari berbagai riwayat yang berkaitan dengan masalah ini. Tampaknya hikmah pelarangan pernikahan yang terdapat pada sebagian hadis adalah untuk menghindarkan Muslim dari pengaruh keyakinan, akhlak dan kedekatan ...
  • Siapa saja yang mengumpulkan khumus pada masa Imam Ali As?
    6279 Sejarah Para Pembesar
    Seluruh kaum Muslimin meyakini bahwa khumus merupakan salah satu kewajiban yang ditetapkan oleh Allah Swt dan harus dikerjakan. Hukum ini berlaku semenjak masa disyariatkannya. Artinya hukum ini senantiasa berlaku, semenjak setelah usainya perang Badar (dan seterusnya) dimana Imam Ali As juga merupakan salah seorang yang bekerja dengan ...
  • Apakah yang dimaksud bahwa menziarahi Imam Husain As setara dengan menziarahi Tuhan di arasy-Nya?
    5147 Teologi Lama
    Imam Husain As (Imam Ketiga Syiah) memiliki kedudukan yang sangat tinggi di sisi Tuhan karena tujuan, keistimewaan, kesetiaan, pengorbanan dan musibah-musibah yang telah ditanggung oleh Sayid al-Syuhada di jalan-Nya. Tuhan memberikan pahala yang begitu banyak kepadanya, ...
  • Bagaimana cara mendidik orang yang tak beradab?
    14492 Akhlak Praktis
    Keberadaban adalah suatu sikap tertentu; sikap yang baik terhadap orang-orang yang berada di sekitar (baik besar, kecil, orang yang dikenal ataupun orang asing), yang tumbuh dari pendidikan yang benar. Tanda-tanda orang yang beradab di antaranya seperti: hidup secara rasional, berbicara santun, bersikap tenang, dan lain sebagainya. Sedangkan ...

Populer Hits