Advanced Search
Hits
8172
Tanggal Dimuat: 2012/02/14
Ringkasan Pertanyaan
Apabila seseorang ingin mengambil pengganti (nâib) dalam amalan melontar jumrah bagi orang yang tidak mampu, apakah pertama kali ia dulu yang harus melontar jumrah dan kemudian orang lain?
Pertanyaan
Apabila seseorang ingin mengambil pengganti (nâib) dalam amalan melontar jumrah bagi orang yang tidak mampu, apakah pertama kali ia dulu yang harus melontar jumrah dan kemudian orang lain?
Jawaban Global

Sesuai dengan fatwa para Marja Agung taklid dan Imam Khomeini Ra dibolehkan (jaiz) bagi haji sebelum ia melontar jumrah untuk dirinya sendiri melontarkan jumrah untuk orang lain dengan niat menggantikannya (niyâbah).[1] [iQuest]

 



[1]. Muhammad Ridha Muhammadi, Manâsik Haji, (Muhassyâ), hal. 577, Nasyr Masy’ar, Teheran, 1429 H.

 

Jawaban Detil
Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban detil.
Terjemahan dalam Bahasa Lain
Komentar
Jumlah Komentar 0
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
contoh : Yourname@YourDomane.ext
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
<< Libatkan Saya.
Silakan masukkan jumlah yang benar dari Kode Keamanan

Klasifikasi Topik

Pertanyaan-pertanyaan Acak

Populer Hits