Advanced Search
Hits
5211
Tanggal Dimuat: 2014/09/18
Ringkasan Pertanyaan
Apakah kulit yang diimpor dari negara-negara non Muslim dapat dihukumi sebagai najis?
Pertanyaan
Baru-baru ini saya membeli sepasang sepatu dimana pembelinya mengatakan bahwa kulit Italia. Sepatunya memang bermerek Italia. Namun persoalan saya apakah kita dapat percaya semata pada ucapan penjual dan merek sepatu? Apabila ia, hukum kesucian saya bagaimana? Padahal setiap harinya saya memakai sepatu itu dan membeli sepatu lainnya sulit bagi saya.
Jawaban Global
Jawaban Marja Agung Taklid terkait dengan pertanyaan ini adalah sebagai berikut:[1]
            Apabila Anda ragu bahwa apakah sepasang sepatu itu kulit asli atau buatan, maka ia dihukumi suci. Dan apabila setelah mengetahui bahwa memang berbahan kulit asli lalu Anda ragu apakah hewan ini telah disembelih dengan cara syar’i atau tidak maka ia (dihukumi) tidak najis dan tidak perlu meneliti. Apabila Anda yakin bahwa hewan itu tidak disembelih secara syar’i maka ia dihukumi najis. Dalam pada itu, ada uang atau tidak ada uang tidak akan merubah hukum syar’i.[2]
            Namun demikian, sebagian fukaha berpanndangan bahwa kulit yang diimpor dari negara-negara non-Muslim hanya dapat dipandang suci apabila orang itu yakin bahwa hewan yang darinya kulit itu diambil telah disembelih secara syar’I dan kalau tidak maka jual-beli kulit tersebut tidak dibenarkan.[3][iQuest]
 

[1]. Pertanyaan ini diajukan ke beberapa kantor Marja Agung Taklid, Kantor Ayatullah Agung Khamenei, Kantor Ayatullah Agung Siistani, Kantor Ayatullah Agung Makarim Syirazi, dan Kantor Ayatullah Agung Shafi Gulpaigani.
[2] . Ayatullah Makarim Syirazi, “Barang-barang berbahan kulit entah ia telah disembelih secara syar’i atau tidak itu adalah suci. Boleh melakukan jual-beli dengan kulit itu. Namun daging dan bagian-bagian yang dapat dimakan haruslah disembelih secara syar’i.”
[3]. Ayatullah Agung Bahjat Rah dan Ayatullah Agung Wahid Khurasani; silahkan lihat Husain Wahid Khurasani, Taudhih al-Masâil, hal. 407, Masalah 2089, Madrasah Imam Baqir As, Qum, Cetakan Kesembilan, 1428 H; Muhammad Taqi Bahjat Fumani, Risâlah Taudhih al-Masâil, hal. 317, Masalah 1618, Intisyart Syafaq, Qum, 1428 H.
 
Terjemahan dalam Bahasa Lain
Komentar
Jumlah Komentar 0
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
contoh : Yourname@YourDomane.ext
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
<< Libatkan Saya.
Silakan masukkan jumlah yang benar dari Kode Keamanan

Klasifikasi Topik

Pertanyaan-pertanyaan Acak

Populer Hits

  • Ayat-ayat mana saja dalam al-Quran yang menyeru manusia untuk berpikir dan menggunakan akalnya?
    259959 Tafsir 2013/02/03
    Untuk mengkaji makna berpikir dan berasionisasi dalam al-Quran, pertama-tama, kita harus melihat secara global makna “akal” yang disebutkan dalam beberapa literatur Islam dan dengan pendekatan ini kemudian kita dapat meninjau secara lebih akurat pada ayat-ayat al-Quran terkait dengan berpikir dan menggunakan akal dalam al-Quran. Akal dan pikiran ...
  • Apakah Nabi Adam merupakan orang kedelapan yang hidup di muka bumi?
    245714 Teologi Lama 2012/09/10
    Berdasarkan ajaran-ajaran agama, baik al-Quran dan riwayat-riwayat, tidak terdapat keraguan bahwa pertama, seluruh manusia yang ada pada masa sekarang ini adalah berasal dari Nabi Adam dan dialah manusia pertama dari generasi ini. Kedua: Sebelum Nabi Adam, terdapat generasi atau beberapa generasi yang serupa dengan manusia ...
  • Apa hukumnya berzina dengan wanita bersuami? Apakah ada jalan untuk bertaubat baginya?
    229605 Hukum dan Yurisprudensi 2011/01/04
    Berzina khususnya dengan wanita yang telah bersuami (muhshana) merupakan salah satu perbuatan dosa besar dan sangat keji. Namun dengan kebesaran Tuhan dan keluasan rahmat-Nya sedemikian luas sehingga apabila seorang pendosa yang melakukan perbuatan keji dan tercela kemudian menyesali atas apa yang telah ia lakukan dan memutuskan untuk meninggalkan dosa dan ...
  • Ruh manusia setelah kematian akan berbentuk hewan atau berada pada alam barzakh?
    214413 Teologi Lama 2012/07/16
    Perpindahan ruh manusia pasca kematian yang berada dalam kondisi manusia lainnya atau hewan dan lain sebagainya adalah kepercayaan terhadap reinkarnasi. Reinkarnasi adalah sebuah kepercayaan yang batil dan tertolak dalam Islam. Ruh manusia setelah terpisah dari badan di dunia, akan mendiami badan mitsali di alam barzakh dan hingga ...
  • Dalam kondisi bagaimana doa itu pasti dikabulkan dan diijabah?
    175719 Akhlak Teoritis 2009/09/22
    Kata doa bermakna membaca dan meminta hajat serta pertolongan.Dan terkadang yang dimaksud adalah ‘membaca’ secara mutlak. Doa menurut istilah adalah: “memohon hajat atau keperluan kepada Allah Swt”. Kata doa dan kata-kata jadiannya ...
  • Apa hukum melihat gambar-gambar porno non-Muslim di internet?
    171087 Hukum dan Yurisprudensi 2010/01/03
    Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban global. Silahkan Anda pilih jawaban detil ...
  • Apakah praktik onani merupakan dosa besar? Bagaimana jalan keluar darinya?
    167508 Hukum dan Yurisprudensi 2009/11/15
    Memuaskan hawa nafsu dengan cara yang umum disebut sebagai onani (istimna) adalah termasuk sebagai dosa besar, haram[1] dan diancam dengan hukuman berat.Jalan terbaik agar selamat dari pemuasan hawa nafsu dengan cara onani ini adalah menikah secara syar'i, baik ...
  • Siapakah Salahudin al-Ayyubi itu? Bagaimana kisahnya ia menjadi seorang pahlawan? Silsilah nasabnya merunut kemana? Mengapa dia menghancurkan pemerintahan Bani Fatimiyah?
    157564 Sejarah Para Pembesar 2012/03/14
    Salahuddin Yusuf bin Ayyub (Saladin) yang kemudian terkenal sebagai Salahuddin al-Ayyubi adalah salah seorang panglima perang dan penguasa Islam selama beberapa abad di tengah kaum Muslimin. Ia banyak melakukan penaklukan untuk kaum Muslimin dan menjaga tapal batas wilayah-wilayah Islam dalam menghadapi agresi orang-orang Kristen Eropa.
  • Kenapa Nabi Saw pertama kali berdakwah secara sembunyi-sembunyi?
    140418 Sejarah 2014/09/07
    Rasulullah melakukan dakwah diam-diam dan sembunyi-sembunyi hanya kepada kerabat, keluarga dan beberapa orang-orang pilihan dari kalangan sahabat. Adapun terkait dengan alasan mengapa melakukan dakwah secara sembunyi-sembunyi pada tiga tahun pertama dakwahnya, tidak disebutkan analisa tajam dan terang pada literatur-literatur standar sejarah dan riwayat. Namun apa yang segera ...
  • Kira-kira berapa usia Nabi Khidir hingga saat ini?
    133616 Sejarah Para Pembesar 2011/09/21
    Perlu ditandaskan di sini bahwa dalam al-Qur’an tidak disebutkan secara tegas nama Nabi Khidir melainkan dengan redaksi, “Seorang hamba diantara hamba-hamba Kami yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami.” (Qs. Al-Kahfi [18]:65) Ayat ini menjelaskan ...