Advanced Search
Hits
21887
Tanggal Dimuat: 2012/01/16
Ringkasan Pertanyaan
Mengapa para nabi agama-agama Ibrahimi, yang mendapat sokongan al-Qur’an, semuanya berasal dari kaum Bani Israel?
Pertanyaan
Mengapa para nabi agama-agama Ibrahimi, yang mendapat sokongan al-Qur’an, semuanya berasal dari kaum Bani Israel? Mengapa Allah Swt memilih para nabi dari bangsa ini?
Jawaban Global

Al-Qur’an menyokong seluruh nabi Ilahi dengan alasan bersama mereka, terlepas dari apakah peristiwa mereka dijelaskan dalam kitab samawi ini dan apakah nama salah seorang nabi dari mereka disebutkan di dalamnya. Tidaklah demikian bahwa seluruh nabi yang disebutkan dalam al-Qur’an, bahkan para penyeru agama Ibrahimi, seluruhnya berasal dari Bani Israel. Nabi-nabi seperti Nabi Luth dan Nabi Syu’aib yang merupakan pendakwah agama Ibrahimi tidak berasal dari golongan mereka.

Dari satu sisi, meski Allah Swt, menaruh perhatian lebih terhadap sebuah komunitas dalam masyarakat dan memilih para wali dan nabi dari kalangan mereka, namun tentu saja terdapat dalil-dalil yang berdasarkan hikmah dan kebijaksanaan atas pemilihan ini yang dijelaskan Allah Swt kepada kita. Dan sebagian dalil juga tetap terjaga dan tersembunyi di sisi-Nya.

Jawaban Detil

Dalam menjawab pertanyaan ini kiranya kita perlu mencermati beberapa poin sebagaimana berikut ini:

1.     Sesuai dengan riwayat, terdapat puluhan ribu nabi yang mendapatkan tugas tabligh, dakwah dan memberikan petunjuk kepada manusia. pada umumnya literature menyebutkan jumlah mereka adalah sebanyak 124.000 orang.[1] Al-Qur’an juga mengumumkan bahwa terlepas dari sebagian keutamaan yang dimiliki oleh sebagian nabi,[2] namun dengan memperhatikan bahwa pesan mereka adalah satu dan kesemuanya membimbing masyarakat pada satu tujuan. Karena itu, kita tidak dapat meninjau, dari sudut pandang ini, adanya perbedaan di antara mereka.[3]

Dari sisi lain, Allah Swt mengumumkan kepada nabi-Nya, bahwa meski dengan banyaknya peristiwa yang disebutkan dalam al-Qur’an terkait dengan para nabi sebelumnya, namun masih banyak kisah-kisah nabi yang lain yang tidak diungkap dalam al-Qur’an.[4] Dan hal ini merupakan suatu hal yang wajar; mengingat sekiranya al-Qur’an ingin dengan menyebut seluruh nama para nabi, maka volumenya akan mengisi seluruh kalimat al-Qur’an, belum lagi kisah-kisah mereka. Berdasarkan hal ini dan dengan memperhatkan adanya kesamaan pada pesan seluruh nabi, al-Qur’an menyebutkan beberapa contoh secara selektif sehingga dengan mudah dapat diakses dan diteliti.

Sekiranya al-Qur’an menyebutkan nama para nabi yang berasal dari China, India, benua Amerika, dan Eropa, para obyek dakwah yang terkadang tetap mengingkari hakikat-hakikat pasti, kita dapat dengan mudah mengklaim seluruh hal yang telah disampaikan dalam al-Qur’an adalah dusta dan tidak dapat ditetapkan. Namun kisah-kisah para nabi seperti kisah Nabi Yusuf, Nabi Musa, Nabi Isa As adalah kisah-kisah yang tidak dapat dengan mudah diingkari. Karena kurang-lebih, seluruh dunia yang berperadaban pada masa itu, mengetahui perisitwa ini secara global dan atas dasar itu obyek dakwah pertama al-Qur’an adalah kepada orang-orang yang memiliki kemampuan untuk meneliti dalam masalah ini dan bahkan al-Qur’an sendiri juga menyeru mereka untuk menelisik, mencari dan menjelajahi masalah ini.[5]

Karena itu, menyebut nama sebagian nabi dalam al-Qur’an; bahkan sekiranya mereka kebanyakan berasal dari Bani Israel, tidak menjadi indikator bahwa al-Qur’an tidak menyokong nabi-nabi lainnya. Sebaliknya, al-Qur’an memilih sebagian besar dari mereka adalah seumpama al-Qur’an menjelaskan sebagian karunia di surga seperti sungai air, susu, madu dan arak.[6] atau bantal, permadani warna-warni.[7] yang dijelaskan secara lugas dalam al-Qur’an. Namun hal ini tidak bermakna bahwa tidak terdapat karunia lainnya dalam surga. Bahkan segala yang diinginkan dapat diperoleh di surga[8] dan di samping itu setiap kali penghuni surga berdiri, maka mereka akan lebih banyak memperoleh karunia lainya. [9]

 

2.      Sesuai dengan keyakinan kaum Muslimin secara umum dan Syiah secara khusus, manusia tidak dapat melontarkan protes kepada Tuhan terkait dengan mengapa Dia lebih memilih sebagian kelompok atas sebagian lainnya; sebagai contoh, Allah Swt lebih banyak memilih nabi yang berasal dari Bani Israel dan para Imam Syiah yang berasal dari keluarga Nabi Muhammad Saw. Allah Swt dalam al-Qur’an menjelaskan bahwa sebagian keluarga utama atas penduduk sekalian alam dan berfirman, “Sesungguhnya Allah telah memilih Adam, Nuh, keluarga Ibrahim, dan keluarga ‘Imran melebihi segala umat” (Qs. Ali Imran [3]:33) Nah sekarang pertanyaannya adalah apa yang menjadi alasan pemilihan ini? Masalah ini, dengan memperhatikan bahwa Allah Swt Mahaadil dan Mahabijaksana, tidak dapat dinilai sebagai masalah aksidental dan kebetulan belaka. Bahkan secara pasti dan yakin, terdapat dalil-dalil bahwa sebagian dari mereka yang diumumkan kepada kita dan sebagian lainya masih misterius bagi kita. Salah satu dalil yang membenarkan kelanjutan silsilah kenabian berada pada anak keturunan Nabi Ibrahim adalah jawaban atas pengorbanan di jalan Allah dan terkabulkannya doa Nabi Ibrahim atas masalah ini (kenabian dan imamah).[10] Jawaban Allah Swt atas permohonan Nabi Ibrahim adalah menjadikan dua putranya Ishak dan Ismail sebagai nabi-Nya hingga munculnya nabi pamungkas, kebanyakan nabi berasal dari keturunan Ishak dan nabi pamungkas yang dengannya agama Allah berlanjut terus hingga hari Kiamat dipilih dari keturunan Nabi Ismail.

Oleh itu, kita tidak dapat melontarkan protes terkait dengan mengapa kebanyakan nabi berasal dari keturunan Ibrahim As[11] dan mengapa kebanyakan penyeru agama Ibrahimi muncul dari Bani Israel, sebagiamana generasi kedua imâmah terpusat pada anak keturunan Imam Husain As dan tidak adanya seorang imam dari keturunan Imam Hasan As juga merupakan hikmah Ilahi yang harus kita terima dengan lapang dada.

 

3.     Mengingat bahwa kurang-lebih dapat dikatakan bahwa tiada keraguan bahwa kebanyakan nabi yang diutus pasca Nabi Ibrahim berasal dari anak keturunan Nabi Yakub atau Bani Israel, namun dalam al-Qur’an juga menyinggung para nabi lainya yang tidak berasal dari Bani Israel. Misalnya:

A.    Nabi-nabi pra Nabi Ibrahim; seperti Nabi Adam As, Nuh As, Hud As meski masalah ini bukan menjadi obyek pertanyaan Anda tidak termasuk sebagai agama-agama Ibrahimi. Namun al-Qur’an membahas masalah ini.

B.    Tidak dapat diragukan bahwa Ismail[12] adalah anak langsung Nabi Ibrahim yang disebutkan secara lugas sebanyak dua belas kali dalam al-Qur’an dan juga Nabi Luth, nabi yang semasa dengannya, disebutkan sebanyak dua puluh tujuh kali dalam kitab samawi ini.[13] Keduanya merupakan nabi agama Ibrahimi namun tidak berasal dari Bani Israel.

C.    Nabi Syuaib As, seorang nabi yang menjadi tempat berlindung setelah Nabi Musa lari dari kejaran Fir;aun dan memilihnya untuk dinikahkan dengan putrinya. Nabi Syuaib adalah seorang nabi yang tidak berasal dari Bani Israel, melainkan dari anak keturunan Nabi Ibrahim dan dari keturunan Nabi Syuaib lahir seorang anak yang bernama Madin bin Ibrahim.[14] Nabi Ayyub juga menurut sebagian riwayat juga tidak berasal dari Bani Israel.[15]

D.    Dan yang paling penting dari semua itu, Nabi Muhammad Saw sendiri yang sesuai dengan ungkapan al-Qur’an, merupakan sebaik-baik penyeru agama Ibrahim[16] tidak berasal dari keturunan Bani Israel melainkan berasal dari keturunan Ismail.

 

Akhir kata harus ditegaskan bahwa nabi-nabi yang disebutkan namanya dalam al-Qur’an; bahkan mereka yang datang setelah Nabi Ibrahim tidak terbatas dari keturunan Bani Israel dan apabila terdapat pembatasan ini karena dalilnya adalah bahwa kandungan pesan seluruh nabi adalah satu dan hal itu tidak akan menciderai tujuan al-Qur’an dalam memberi petunjuk kepada manusia. [iQuest]

 

 



[1]. Syaikh Shaduq, Man Lâ Yahdhuruhu al-Faqih, jil. 4, hal. 180, Hadis 570, Intisyarat-e Jami’ah Mudarrisin, Qum, 1413 H.

[2]. “Rasul-rasul itu Kami lebih utamakan sebagian mereka atas sebagian yang lain.” (Qs. Al-Baqarah [2]:253)

[3]. “Kami tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka.” (Qs. Ali Imran [3]:84); Kami tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka. (Mereka berkata), “Kami tidak membeda-bedakan antara rasul-rasul-Nya” (Qs. Al-Baqarah [2]:136 & 285)

[4]. “Dan sesungguhnya telah Kami utus beberapa orang rasul sebelum kamu, di antara mereka ada yang Kami ceritakan kepadamu dan di antara mereka ada (pula) yang tidak Kami ceritakan kepadamu.” (Qs. Ghafir [40]:78)

[5]. “Maka bertanyalah kepada orang-orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui.” (Qs. Al-Nahl [16]:43);  “Maka kamu sekalian tanyakanlah kepada orang-orang yang berilmu, jika kamu tidak mengetahui.” (Qs. Al-Anbiya [21]:7) Sehubungan dengan masalah yang telah dijelaskan, baiknya Anda juga menelaah Pertanyaan 546 (Site: 596) untuk memperoleh informasi lebih jauh.

[6]. “(Apakah) perumpamaan (penghuni) surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tiada berubah rasanya, sungai-sungai dari khamar (arak) yang lezat rasanya bagi peminumnya.” (Qs. Muhammad [47]:15)

[7]. “Di dalamnya ada mata air yang mengalir. Di dalamnya ada takhta-takhta yang ditinggikan. Dan gelas-gelas yang tertata (di dekatnya). Dan bantal-bantal sandaran yang tersusun. Dan permadani-permadani yang terhampar.”  (Qs. Al-Ghasiyah [88]:12-16)

[8]. “Dan di dalam surga itu terdapat segala apa yang diingini oleh hati dan sedap (dipandang) mata.” (Qs. Al-Zukhruf [43]:71); “Di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta.” (Qs. Al-Fusshilat [41]:31)

[9]. “Mereka di dalamnya memperoleh apa yang mereka kehendaki; dan di sisi Kami ada tambahan (rezeki lain yang belum pernah terpikirkan oleh siapa pun).” (Qs. Qaf [50]:35)

[10]. “Allah berfirman, “Sesungguhnya Aku menjadikanmu imam bagi seluruh manusia.” Ibrahim berkata, “Dan dari keturunanku (juga)?” (Qs. Al-Baqarah [2]:124); “Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan salat. Ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku.” (Qs. Ibrahim [14]:40)

[11]. “Sesungguhnya Kami telah memberikan kitab dan hikmah kepada keluarga Ibrahim, dan Kami telah memberikan kepada mereka kerajaan yang besar.” (Qs. Al-Nisa [4]:54)

[12]. Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail, “Bersihkanlah rumah-Ku (ini) untuk orang-orang yang melakukan tawaf, yang beriktikaf,  Mereka menjawab, “Kami akan menyembah Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu, Ibrahim, Ismail, dan Ishaq, (yaitu) Tuhan Yang Maha Esa, dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya,”  Katakanlah (hai orang-orang mukmin), “Kami beriman kepada Allah dan apa yang telah diturunkan kepada kami dan apa yang telah kepada Ibrahim, Ismail, Ishaq, Ya’qub dan (para nabi dari) anak cucunya,” Ataukah kamu (hai orang-orang Yahudi dan Nasrani) mengatakan bahwa Ibrahim, Ismail, Ishaq, Ya’qub dan anak cucunya adalah penganut agama Yahudi atau Nasrani? (Qs. Al-Baqarah [2]:125, 133, 136, 140)

[13]. “Dan (begitu juga) Ismail, Ilyasa‘, Yunus, dan Luth. Masing-masing Kami lebih utamakan atas umat semesta alam.” (Qs. Al-An’am [6]:86); “Dan (Kami juga telah mengutus) Luth (kepada kaumnya). (Ingatlah) tatkala ia berkata kepada kaumnya, “Mengapa kamu mengerjakan perbuatan buruk itu, yang belum pernah dikerjakan oleh seorang pun (di dunia ini) sebelummu.” (Qs. Al-A’raf [7]:80); “Dan tatkala datang utusan-utusan (para malaikat) Kami itu kepada Luth, dia merasa susah dan merasa sempit dadanya karena kedatangan mereka (lantaran ia khawatir kaumnya akan menggangu mereka), dan dia berkata, “Ini adalah hari yang amat sulit.” (Qs. Hud [11]:77)

[14]. Muhammad Baqir Majlisi, Bihâr al-Anwâr, jil. 12, hal. 376-376, sesuai nukilan dari Majma’ al-Bayan, Syaikh Thabarsi, Muassasah al-Wafa, Beirut, 1404 H.

[15]. Bihâr al-Anwâr, jil. 12, hal. 384, Hadis 9.

[16]. “Sesungguhnya orang yang paling dekat kepada Ibrahim ialah orang-orang yang mengikutinya dan nabi ini (Muhammad), serta orang-orang yang beriman (kepada Muhammad), dan Allah adalah pelindung semua orang-orang yang beriman.” (Qs. Ali Imran [3]:68)

Terjemahan dalam Bahasa Lain
Komentar
Jumlah Komentar 0
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
contoh : Yourname@YourDomane.ext
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
<< Libatkan Saya.
Silakan masukkan jumlah yang benar dari Kode Keamanan

Klasifikasi Topik

Pertanyaan-pertanyaan Acak

  • Apa itu Iktikaf?
    21068 Akhlak Teoritis 2011/08/15
    Iktikaf  secara leksikal bermakna bermukim dan berdiam di suatu tempat untuk mengerjakan suatu urusan. Iktikaf secara teknikal (terminologis) dalam syariat Islam bermakna bermukim dan berdiam di suatu tempat suci untuk ber-taqarrub kepada Allah Swt. Iktikaf tidak terkhusus agama Islam saja, melainkan terdapat juga pada agama-agama Ilahi yang ...
  • Apakah Nabi Saw mencapai syahid?
    9201 Sejarah Para Pembesar 2009/05/03
    Banyak dalil yang termaktub dalam kitab-kitab hadis dan sejarah, baik Syiah atau pun Sunni yang menegaskan ihwal kesyahidan Nabi Saw akibat diracun. Namun poin berikut ini juga harus diperhatikan bahwa apabila kesyahidan kita definisikan yang bermakna terbunuh di jalan Allah dan rasul sebagaimana yang bermdijelaskan dalam al-Qur’an, maka ...
  • Apa perbedaan alam barzakh dengan alam jin?
    11546 Tafsir 2013/11/27
    Alam barzakh adalah alam yang terbentang antara dunia materi dan kiamat. Periode alam barzakh ini akan bermula semenjak masa kematian hingga masa digelarnya hari kiamat (baca: alam kubur).[1] Adapun terkait dengan jin-jin, mereka sekarang ini hadir di dunia kita;[2] karena itu ...
  • Imam Ali As adalah sahabat, kawan yang senantiasa setia menyertai, penolong dan kerabat Rasulullah Saw atau lebih dari itu?
    10792 Teologi Lama 2011/04/19
    Di samping memiliki hubungan kekerabatan, persahabatan,penolong, orang yang senantiasa menyertai Rasulullah Saw pada seluruh tingkatan kehidupan dan pada seluruh ragam arena pembelaan terhadap Islam, penyampaian risalah Rasulullah Saw, dan demikian juga tumbuh dan berkembang dalam pangkuan Rasulullah Saw dan menantu Rasulullah Saw, Imam Ali As juga memiliki ...
  • Apa hukumnya menggunakan vaksin yang mengandung enzim babi di dalamnya?
    9213 Serba-serbi 2013/11/27
    Tidak ada masalah menggunakan vaksin. Mengingat bahwa vaksin-vaksin itu biasanya dilakukan dengan menyuntik dan bukan dengan memakan, (bahkan) apabila informasi yang diperoleh adalah informasi yang meyakinkan, maka tidak ada masalah menyuntikkan vaksin tersebut. Dalam pada itu, dewasa ini penggunaan vaksin merupakan hal yang mesti dilakukan. Beberapa Lampiran: Jawaban Marja ...
  • Apakah Rasulullah Saw diciptakan dari cahaya atau dari tanah liat? Apakah seluruh makhluk diciptakan demi Nabi Muhammad? Ataukah Muhammad Saw diciptakan untuk seluruh makhluk?
    31572 Teologi Lama 2011/11/06
    Pertanyaan di atas memiliki dua bagian yang berlainan. Karena itu kami akan menjawabnya secara terpisah. Pertama, dalam banyak riwayat telah ditegaskan bahwa penciptaan Rasulullah Saw berasal dari cahaya. Namun harus diketahui bahwa yang dimaksud dalam riwayat-riwayat tersebut adalah hakikat cahaya Muhammad Saw bukan entitas materialnya meski Rasulullah ...
  • Apa ciri-ciri dan tanda-tandanya orang-orang yang memiliki pandangan barzakhi dan visi bashirat?
    49507 Irfan Praktis 2012/03/14
    Untuk dapat mengenal lingkungan sekitar kita memerlukan beberapa media. Ulama Islam memandang beberapa media pasti yang dapat digunakan mengenal lingkungan sekitar. Pertama, indra; seperti indra penglihatan, indra pendengaran dan lain sebagianya. Kedua, akal. Ketiga, hati. Seluruh media untuk memperoleh pengetahuan, melalui jalan penyingkapan intrinsik, penyingkapan-penyingkapan ...
  • Apakah kitab Shahih Bukhâri merupakan kitab standar? Mengapa hadis Tsaqalain tidak disebutkan pada kitab tersebut?
    14520 Dirayah al-Hadits 2013/08/27
    Dalam pandangan Ahlusunnah, Shahih Bukhari merupakan kitab hadis yang paling standar dan dari sudut pandang Syiah juga menyatakan kebanyakan riwayat-riwayatnya memiliki kemiripan secara lafzi atau maknawi dengan hadis-hadis Syiah sehingga dengan demikian dapat dijadikan sandaran. Akan tetapi hal ini tidak bermakna bahwa apabila sebuah riwayat tidak terdapat ...
  • Apakah malam lailatul qadar itu banyak bilangannya? Apakah siangnya juga temasuk lailatul qadar?
    22193 Tafsir 2009/11/10
    Lailatul qadar adalah malam yang penuh berkah (mubarak) dan merupakan malam yang sangat penting. Sesuai dengan nash ayat al-Qur'an, lailatul qadar  terjadi pada bulan Ramadhan. Terkait dengan apa yang mengemuka dalam pertanyaan di atas terdapat beberapa kemungkinan sebagai berikut:1.     Maksud dari banyaknya bilangan jumlah ...
  • Mengapa pada malam Qadar orang-orang dilarang mengolesi badannya dengan Saffron?
    17344 Akhlak Praktis 2011/04/19
    1.     Saffron memiliki tiga khasiat: Untuk makanan, sebagai obat dan keindahan. Apa yang dilarang dalam riwayat adalah dari sisi keindahannya. 2.     Tidak haram mengolesi Saffron ke badan, ...

Populer Hits

  • Ayat-ayat mana saja dalam al-Quran yang menyeru manusia untuk berpikir dan menggunakan akalnya?
    259640 Tafsir 2013/02/03
    Untuk mengkaji makna berpikir dan berasionisasi dalam al-Quran, pertama-tama, kita harus melihat secara global makna “akal” yang disebutkan dalam beberapa literatur Islam dan dengan pendekatan ini kemudian kita dapat meninjau secara lebih akurat pada ayat-ayat al-Quran terkait dengan berpikir dan menggunakan akal dalam al-Quran. Akal dan pikiran ...
  • Apakah Nabi Adam merupakan orang kedelapan yang hidup di muka bumi?
    245500 Teologi Lama 2012/09/10
    Berdasarkan ajaran-ajaran agama, baik al-Quran dan riwayat-riwayat, tidak terdapat keraguan bahwa pertama, seluruh manusia yang ada pada masa sekarang ini adalah berasal dari Nabi Adam dan dialah manusia pertama dari generasi ini. Kedua: Sebelum Nabi Adam, terdapat generasi atau beberapa generasi yang serupa dengan manusia ...
  • Apa hukumnya berzina dengan wanita bersuami? Apakah ada jalan untuk bertaubat baginya?
    229400 Hukum dan Yurisprudensi 2011/01/04
    Berzina khususnya dengan wanita yang telah bersuami (muhshana) merupakan salah satu perbuatan dosa besar dan sangat keji. Namun dengan kebesaran Tuhan dan keluasan rahmat-Nya sedemikian luas sehingga apabila seorang pendosa yang melakukan perbuatan keji dan tercela kemudian menyesali atas apa yang telah ia lakukan dan memutuskan untuk meninggalkan dosa dan ...
  • Ruh manusia setelah kematian akan berbentuk hewan atau berada pada alam barzakh?
    214166 Teologi Lama 2012/07/16
    Perpindahan ruh manusia pasca kematian yang berada dalam kondisi manusia lainnya atau hewan dan lain sebagainya adalah kepercayaan terhadap reinkarnasi. Reinkarnasi adalah sebuah kepercayaan yang batil dan tertolak dalam Islam. Ruh manusia setelah terpisah dari badan di dunia, akan mendiami badan mitsali di alam barzakh dan hingga ...
  • Dalam kondisi bagaimana doa itu pasti dikabulkan dan diijabah?
    175501 Akhlak Teoritis 2009/09/22
    Kata doa bermakna membaca dan meminta hajat serta pertolongan.Dan terkadang yang dimaksud adalah ‘membaca’ secara mutlak. Doa menurut istilah adalah: “memohon hajat atau keperluan kepada Allah Swt”. Kata doa dan kata-kata jadiannya ...
  • Apa hukum melihat gambar-gambar porno non-Muslim di internet?
    170864 Hukum dan Yurisprudensi 2010/01/03
    Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban global. Silahkan Anda pilih jawaban detil ...
  • Apakah praktik onani merupakan dosa besar? Bagaimana jalan keluar darinya?
    167242 Hukum dan Yurisprudensi 2009/11/15
    Memuaskan hawa nafsu dengan cara yang umum disebut sebagai onani (istimna) adalah termasuk sebagai dosa besar, haram[1] dan diancam dengan hukuman berat.Jalan terbaik agar selamat dari pemuasan hawa nafsu dengan cara onani ini adalah menikah secara syar'i, baik ...
  • Siapakah Salahudin al-Ayyubi itu? Bagaimana kisahnya ia menjadi seorang pahlawan? Silsilah nasabnya merunut kemana? Mengapa dia menghancurkan pemerintahan Bani Fatimiyah?
    157351 Sejarah Para Pembesar 2012/03/14
    Salahuddin Yusuf bin Ayyub (Saladin) yang kemudian terkenal sebagai Salahuddin al-Ayyubi adalah salah seorang panglima perang dan penguasa Islam selama beberapa abad di tengah kaum Muslimin. Ia banyak melakukan penaklukan untuk kaum Muslimin dan menjaga tapal batas wilayah-wilayah Islam dalam menghadapi agresi orang-orang Kristen Eropa.
  • Kenapa Nabi Saw pertama kali berdakwah secara sembunyi-sembunyi?
    140180 Sejarah 2014/09/07
    Rasulullah melakukan dakwah diam-diam dan sembunyi-sembunyi hanya kepada kerabat, keluarga dan beberapa orang-orang pilihan dari kalangan sahabat. Adapun terkait dengan alasan mengapa melakukan dakwah secara sembunyi-sembunyi pada tiga tahun pertama dakwahnya, tidak disebutkan analisa tajam dan terang pada literatur-literatur standar sejarah dan riwayat. Namun apa yang segera ...
  • Kira-kira berapa usia Nabi Khidir hingga saat ini?
    133457 Sejarah Para Pembesar 2011/09/21
    Perlu ditandaskan di sini bahwa dalam al-Qur’an tidak disebutkan secara tegas nama Nabi Khidir melainkan dengan redaksi, “Seorang hamba diantara hamba-hamba Kami yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami.” (Qs. Al-Kahfi [18]:65) Ayat ini menjelaskan ...