Advanced Search
Hits
17744
Tanggal Dimuat: 2014/05/24
Ringkasan Pertanyaan
Tolong jelaskan maksud hadis yang menyatakan bahwa Nabi Adam memilih akal di antara pilihan akal, rasa malu dan agama?
Pertanyaan
Assalamu Alaikum. Ada hadis yg menjelaskan bahwa Malaikat Jibril diutus oleh Allah utk memberikan 3 pilihan kepada Nabi Adam antara lain, akal, agama & rasa malu. Kemudian Adam memilih akal, yang kemudian agama dan rasa malu ikut Nabi Adam. Agama dan rasa malu menyatakan bahwa Allah telah menyuruh kami selalu bersama akal." Pertanyaannya apakah hadits tersebut merupakan hadis sahih atau tidak? Tolong jelaskan. Terima kasih.
Jawaban Global
Dalam beberapa riwayat disebutkan adanya hubungan kuat antara akal, agama dan keduanya dengan rasa malu. Kandungan riwayat ini juga mendapat penegasan pada riwayat-riwayat lainnya meski dari sudut pandang sanad riwayat ini terdapat beberapa orang  yang telah dilemahkan namun sedemikian kuatnya kandungan riwayat ini sehingga para ahli hadis seperti Syaikh Kulaini bersandar pada riwayat ini dan menempatkannya pada kitabnya Ushul al-Kafi.
 
Jawaban Detil
Hadis kedua dari hadis-hadis yang terangkum dalam bab al-‘aql wa al-jahl pada kitab Ushul al-Kafi; terdapat sebuah riwayat yang disebutkan sebagaimana pertanyaan yang diajukan. Dalam riwayat ini, Asbagh bin Nabatah meriwayatkan dari Imam  Ali As sebagai berikut:
“Jibril turun kepada Adam dan berkata, ‘Wahai Adam! Aku ditugaskan supaya engkau  memilih salah satu dari tiga pilihan; karena itu pilihlah salah  satu di  antaranya dan tinggalkan keduanya.’ Adam berkata, ‘Apakah ketiga  pilihan itu?’ ‘Akal,  rasa malu (haya)  dan agama.’ Jawab Jibril.
Adam  berkata, ‘Aku memilih akal.’
Kemudian Jibril berkata  kepada rasa malu dan agama, ‘Silahkan kalian kembali dan biarkanlah ia.’ ‘Wahai Jibril!’ Kami bertugas untuk menemani di manapun akal berada.’ Timpal keduanya.
‘Kalian tahu sendiri.’ Pungkas Jibril kemudian pergi.”[1]
 
Sanad Riwayat
Syaikh Kulaini menukil riwayat ini dari Ali bin Muhammad, dari Sahal bin Ziyad, dari Amru bin Usman, dari Mufaddhal bin  Saleh, dari Sa’ad bin Thuraif, dari Asbagh bin Nabata, dari Imam Ali As.
Kedudukan dan posisi Syaikh Kulaini jelas bagi setiap orang dan derajatnya witsaqah-nya sangat terang. Ali bin Muhammad salah seorang guru Kulaini dan ia tidak lain  Ali bin Muhammad Alan Kulaini. Najasyi berkata tentangnya, “Ali bin Muhammad yang lebih dikenal dengan Alan Kulaini adalah seorang tsiqah dan terpercaya. Ia terbunuh di Mekah Mukarramah.[2]
Sahal bin Ziyad; meski dilemahkan,[3] namun dalam satu perkataan Syaikh Thusi; ia telah di-tautsiq dan pada akhirya riwayat ini dapat diandalkan.
Amru bin Usman; yang bergelar al-Khazar termasuk sebagai orang tsiqah dan terpercaya.[4]
Mufaddhal bin Saleh; pada sebagian ungkapan Najjasyi[5] dan Ibnu Ghadhairi[6] telah dilemahkan, meski para ulama rijal lainnya tidak berbicara tentangnya.[7]
Sa’ad bin Thuraif; ia adalah salah seorang hakim pemerintahan yang menukil riwayat dari Imam Baqir As dan Imam Shadiq As. Dengan memperhatikan ucapan Najjasyi tentangnya, dapat disimpulkan bahwa validitas riwayatnya bergantung pada beberapa indikasi yang terdapat pada setiap riwayat. Dengan adanya indikasi-indikasi seperti itu, riwayatnya dapat diterima.[8]
Asbagh bin Nabata yang merupakan salah seorang pembesar dan sahabat khusus Imam Ali As  dan hidup beberapa setelah kesyahidan Imam Ali As. Ia meriwayatkan surat Malik bin Asytar yang terkenal itu dan wasiat Imam Ali As kepada putranya, Muhammad bin Hanafiyah dari Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib As.[9]
Bagaimanapun, riwayat  ini disebabkan adanya bebrapa orang seperti Sahal bin Ziyad dan Mufadhdhal bin Saleh dalam mata rantai sanad dan dari sisi lainnya terdapat beberapa ulama besar seperti Muhammad Baqir Majlisi Rah melemahkannya.[10]
 
 
 
Petunjuk dan Kandungan Hadis
Riwayat yang menjadi obyek bahasan adalah bukti kedudukan tinggi akal dan keharusan penyertaan agama dan rasa malu dengannya sedemikian sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan adanya akal; agama dan rasa malu  juga akan hadir menyertai dan akal adalah pemimpin bagi keduanya.
Hal ini juga dapat disimpulkan  dari riwayat lainnya. Dalam  sebagian riwayat disebutkan, “Akal adalah sesuatu yang dengannya Tuhan disembah dan dengan perantaranya surga akan diraih.”[11] Atau pada riwayat lainnya, “Barang siapa yang berakal maka ia telah beragama dan barang siapa yang beragama maka ia akan memasuki surga.’[12]
Boleh jadi kandungan riwayat ini pada sebagian riwayat lainnya telah menyebabkan, meski adanya sebagian orang lemah dalam mata rantai periwayatan riwayat ini, karena kandungannya yang kuat dan mendapat sokongan, riwayat ini disebutkan dalam kitab-kitab hadis seperti al-Kâfi.
Yang dimaksud dengan turunnya Jibril adalah bahwa pada masa hidup Nabi Adam As terjadi dialog di bumi antara Jibril dan Adam. Yaitu pada masa ketika Nabi Adam As menjadi khalifah di muka bumi dan memiliki akal, kesempurnaan, rasa malu dan agama! Karena itu untuk menjelaskan hal ini yang boleh jadi maksud pemilihan Adam dalam memilih salah satu dari akal, agama dan rasa malu, untuk sampai pada kesempurnaan ketiganya harus dimiliki.[13]
Dengan kata lain,  ucapan ini, memiliki sisi edukasi  sehingga Nabi Adam dapat sampai pada kesempurnaan ideal karena akal merupakan karunia besar dan Allah Swt menganugerahkan karunia besar ini kepadanya sehingga dengan perantara ini ia lebih banyak bersyukur kepada Allah Swt.
Persoalan lainnya tentang “engkau tahu sendiri” yang disampaikan Jibril  kepada rasa malu dan agama. Seolah Jibril As tidak mengetahui bahwa rasa malu dan agama selalu menyertai di  manapun akal berada; dan kemudian setelah Adam memilih, ia memerintahkan kepada  keduanya untuk berpisah dari akal. Keduanya  dalam menjawab  perkataan Jibril menyampaikan, “Di  manapun akal berada kami akan selalu menyertai!” Dan kemudian Jibril menimpali, “Berbuatlah apa pun yang kalian sendiri ketahui.”
Karena itu, meski riwayat ini memiliki sebagian kelemahan sanad, namun secara keseluruhan dapat diterima dan diyakini bahwa hadis ini disampaikan oleh seorang maksum  As.  [iQuest]
 

[1]. Muhammad bin Yakub Kulaini, al-Kâfi, Riset dan edit oleh Ali Akbar Ghaffari dan Muhammad Akhundi, jil. 1, hal. 10, Tehran, Dar al-Kutub al-Islamiyah, Cetakan Keempat, 1407 H.
[2]. Ahmad Ali Najjasyi, Fahrast Asma Mushannaf al-Syi’ah (Rijâl Najjâsyi), hal. 260, Qum, Daftar Intisyarat Islami, Cetakan Keenam, 1365 S.  
[3]. Ibid, hal. 185.  
[4]. Muhammad bin Hasan, Syaikh Thusi, al-Abwâb (Rijâl Thusi), Riset dan edit oleh Jawad Qayyumi Isfahani, hal. 387, Qum, Daftar Intisyarat Islami, Cetakan Ketiga, 1427 H.  
[5]. Rijâl Najjâsyi, hal. 287.  
[6]. Ibid, hal. 128.  
[7]. Ahmad bin Husain Ghadhairi, Kitâb al-Dhua’fa, hal. 88, Qum, Muassasah Ismailiyan, 1364 H.
[8]. Rijâl Najjâsyi, hal. 187.  
[9]. Ibid, hal. 8.  
[10]. Muhammad Baqir Majlisi, Mir’at al-‘Uqul fi Syarh Akhbâr Âli al-Rasul, Riset dan edit oleh Sayid Hasyim Rasuli, jil. 1, hal. 32, Tehran, Dar al-Kutub al-Islamiyah, Cetakan Kedua, 1404 H.
[11]. Al-Kâfi, jil. 1, hal. 11.  
[12]. Ibid.  
[13]. Mir’at al-‘Uqul fi Syarh Akhbâr Âli al-Rasul, jil. 1, hal. 32.
 
Terjemahan dalam Bahasa Lain
Komentar
Jumlah Komentar 0
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
contoh : Yourname@YourDomane.ext
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
<< Libatkan Saya.
Silakan masukkan jumlah yang benar dari Kode Keamanan

Klasifikasi Topik

Pertanyaan-pertanyaan Acak

  • Bagaimana hubungan antara ruh dan badan?
    24109 Filsafat Islam 2011/07/16
    Sekaitan dengan hubungan antara ruh dan badan harus dikatakan bahwa badan merupakan salah satu tingkatan dari beberapa tingkatan nafs dan ruh. Atas dasar itu, pada hakikatnya, badan berada pada jiwa dan ruh bukan ruh yang terdapat pada badan; karena berdasarkan Filsafat Hikmah, dengan ...
  • Apakah sah hukumnya menggunakan dua turbah untuk sujud?
    7668 Hukum dan Yurisprudensi 2011/11/21
    Tempat sujud bagi orang yang mengerjakan salat tidak boleh lebih di atas atau lebih di bawah dari empat jari tertutup dari tempat kedua lututnya...”[1] Karena itu apabila ketinggian dua turbah tidak lebih dari empat jari tertutup maka orang yang mengerjakan salat dapat sujud di atas dua ...
  • Apakah Anda punya tips bagaimana caranya untuk menghindar supaya tidak banyak tertawa khususnya pada bulan Muharram dan Shafar?
    9050 Majelis Duka dan Ziarah 2012/05/10
    Menangis dan tertawa adalah sejenis luapan perasaan dan afeksi batin manusia. Hal ini merupakan tanda-tanda natural dan proses keseimbangan mental manusia. Karena itu, setiap orang harus sampai pada tingkatan matang dan mempelajari adab-adab tertawa dan mengekspresikan kebahagian sehingga tertawa dan luapan kegembiraan menjadi sebuah sifat mulia bagi ...
  • Apa saja kemiripan-kemiripan yang dimiliki oleh Imam Zaman dengan para nabi menurut kitab Mikyâl al-Makârim?
    15576 Tipologi dan Keunggulan Sifat 2012/09/19
    Dalam riwayat-riwayat Islam disebutkan tentang terdapatnya banyak kemiripan-kemiripan fisik dan spiritual yang dimiliki oleh Imam Mahdi Ajf dengan sebagian dari para nabi. Sebagian dari kemiripan-kemiripan ini telah dikumpulkan dalam kitab Mikyâl al-Makârim sebagaimana berikut: Sejumlah dari kemiripan-kemiripan tersebut terdapat pada kitab Mikyâl al-Makârim dan sebagiannya ...
  • Mengapa kita membantu Irak padahal kita sendiri sangat membutuhkan. Masyarakat kita sendiri kesusahan menghadapi harga-harga mahal dan barang-barang langka di pasar?
    7825 Filsafat Politik 2011/05/18
    Pertama: Asas pelbagai bantuan Republik Islam Iran ke negara-negara Muslim adalah bantuan-bantuan moril bukan bantuan-bantuan material dan finansial. Kedua: Apabila terdapat juga bantuan-bantuan materil dan finansial ke negara-negara Muslim lainnya maka hal itu memiliki banyak pengaruh dan manfaat material dan spritual sebagaimana berikut: ...
  • Tolong sebutkan bagi saya sebuah doa untuk menemukan pasangan yang cocok dan bertakwa.
    15542 دعا 2012/09/10
    Allah Swt menjadikan setiap pekerjaan memiliki sebab-sebab tertentu sedemikian sehingga setiap pekerjaan hanya akan memperoleh hasil apabila dikerjakan melalui kanal-kanal sebabnya. Untuk memperoleh jodoh dan pasangan idaman juga demikian caranya. Cara untuk mendapatkan istri idaman memerlukan penelitian dan pengenalan yang tepat dan akurat. Tentu saja ...
  • Apa saja yang menjadi syarat-syarat nikah Mut’ah?
    30335 Hukum dan Yurisprudensi 2010/06/20
    Dalam pandangan Islam, pernikahan, baik pernikahan itu permanen atau temporer (mut’ah) dilangsungkan berdasarkan keridhaan kedua belah pihak. Demikian juga pernikahan temporer seperti pernikahan permanen, hukumnya mubah dan dianjurkan. Namun hal ini tidak bermakna harus dan wajib dilakukan. Atas dasar itu, apabila seorang putri menolak lamaran seorang pria untuk pernikahan ...
  • Shalat Tahiyyat Masjid Jamkaran
    7479 Hukum dan Yurisprudensi 2011/08/10
    Ibadah dan doa-doa adalah bersifat tauqifi (sudah dari sananya). Artinya bahwa masing-masing dari ibadah dan doa-doa ini memiliki efek yang bersandar padanya. Seluruh amalan dan doa yang dikerjakan sesuai dengan apa yang diinginkan sebagaimana dokter yang memformulasikan obat bagi pasiennya dan berkata kepadanya bahwa Anda harus meminum obat ...
  • Apa dasar-dasar teologi Mahdawiyat?
    8252 Teologi Lama 2009/09/22
    Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban global. Silahkan Anda pilih jawaban detil ...
  • Apakah orang-orang beriman akan mendapatkan kenikmatan alam kubur dan orang-orang kafir akan dihajar dengan azab kubur?
    21065 Teologi Lama 2009/12/08
    Syaikh Mufid dalam kitab Awâil al-Maqâlat-nya, membagi manusia menjadi empat bagian berdasarkan keyakinan dan amal-perbuatan mereka:1.     Orang-orang beriman yang bertakwa2.

Populer Hits

  • Ayat-ayat mana saja dalam al-Quran yang menyeru manusia untuk berpikir dan menggunakan akalnya?
    267536 Tafsir 2013/02/03
    Untuk mengkaji makna berpikir dan berasionisasi dalam al-Quran, pertama-tama, kita harus melihat secara global makna “akal” yang disebutkan dalam beberapa literatur Islam dan dengan pendekatan ini kemudian kita dapat meninjau secara lebih akurat pada ayat-ayat al-Quran terkait dengan berpikir dan menggunakan akal dalam al-Quran. Akal dan pikiran ...
  • Apakah Nabi Adam merupakan orang kedelapan yang hidup di muka bumi?
    249185 Teologi Lama 2012/09/10
    Berdasarkan ajaran-ajaran agama, baik al-Quran dan riwayat-riwayat, tidak terdapat keraguan bahwa pertama, seluruh manusia yang ada pada masa sekarang ini adalah berasal dari Nabi Adam dan dialah manusia pertama dari generasi ini. Kedua: Sebelum Nabi Adam, terdapat generasi atau beberapa generasi yang serupa dengan manusia ...
  • Apa hukumnya berzina dengan wanita bersuami? Apakah ada jalan untuk bertaubat baginya?
    232312 Hukum dan Yurisprudensi 2011/01/04
    Berzina khususnya dengan wanita yang telah bersuami (muhshana) merupakan salah satu perbuatan dosa besar dan sangat keji. Namun dengan kebesaran Tuhan dan keluasan rahmat-Nya sedemikian luas sehingga apabila seorang pendosa yang melakukan perbuatan keji dan tercela kemudian menyesali atas apa yang telah ia lakukan dan memutuskan untuk meninggalkan dosa dan ...
  • Ruh manusia setelah kematian akan berbentuk hewan atau berada pada alam barzakh?
    219291 Teologi Lama 2012/07/16
    Perpindahan ruh manusia pasca kematian yang berada dalam kondisi manusia lainnya atau hewan dan lain sebagainya adalah kepercayaan terhadap reinkarnasi. Reinkarnasi adalah sebuah kepercayaan yang batil dan tertolak dalam Islam. Ruh manusia setelah terpisah dari badan di dunia, akan mendiami badan mitsali di alam barzakh dan hingga ...
  • Dalam kondisi bagaimana doa itu pasti dikabulkan dan diijabah?
    178671 Akhlak Teoritis 2009/09/22
    Kata doa bermakna membaca dan meminta hajat serta pertolongan.Dan terkadang yang dimaksud adalah ‘membaca’ secara mutlak. Doa menurut istilah adalah: “memohon hajat atau keperluan kepada Allah Swt”. Kata doa dan kata-kata jadiannya ...
  • Apa hukum melihat gambar-gambar porno non-Muslim di internet?
    173369 Hukum dan Yurisprudensi 2010/01/03
    Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban global. Silahkan Anda pilih jawaban detil ...
  • Apakah praktik onani merupakan dosa besar? Bagaimana jalan keluar darinya?
    170496 Hukum dan Yurisprudensi 2009/11/15
    Memuaskan hawa nafsu dengan cara yang umum disebut sebagai onani (istimna) adalah termasuk sebagai dosa besar, haram[1] dan diancam dengan hukuman berat.Jalan terbaik agar selamat dari pemuasan hawa nafsu dengan cara onani ini adalah menikah secara syar'i, baik ...
  • Siapakah Salahudin al-Ayyubi itu? Bagaimana kisahnya ia menjadi seorang pahlawan? Silsilah nasabnya merunut kemana? Mengapa dia menghancurkan pemerintahan Bani Fatimiyah?
    161750 Sejarah Para Pembesar 2012/03/14
    Salahuddin Yusuf bin Ayyub (Saladin) yang kemudian terkenal sebagai Salahuddin al-Ayyubi adalah salah seorang panglima perang dan penguasa Islam selama beberapa abad di tengah kaum Muslimin. Ia banyak melakukan penaklukan untuk kaum Muslimin dan menjaga tapal batas wilayah-wilayah Islam dalam menghadapi agresi orang-orang Kristen Eropa.
  • Kenapa Nabi Saw pertama kali berdakwah secara sembunyi-sembunyi?
    144192 Sejarah 2014/09/07
    Rasulullah melakukan dakwah diam-diam dan sembunyi-sembunyi hanya kepada kerabat, keluarga dan beberapa orang-orang pilihan dari kalangan sahabat. Adapun terkait dengan alasan mengapa melakukan dakwah secara sembunyi-sembunyi pada tiga tahun pertama dakwahnya, tidak disebutkan analisa tajam dan terang pada literatur-literatur standar sejarah dan riwayat. Namun apa yang segera ...
  • Kira-kira berapa usia Nabi Khidir hingga saat ini?
    136237 Sejarah Para Pembesar 2011/09/21
    Perlu ditandaskan di sini bahwa dalam al-Qur’an tidak disebutkan secara tegas nama Nabi Khidir melainkan dengan redaksi, “Seorang hamba diantara hamba-hamba Kami yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami.” (Qs. Al-Kahfi [18]:65) Ayat ini menjelaskan ...