Advanced Search
Hits
10982
Tanggal Dimuat: 2012/02/13
Ringkasan Pertanyaan
Tatkala Allah Swt menciptakan segala sesuatu material dari ketiadaan mutlak, apakah hal itu berarti bahwa kekuatan-Nya telah terefleksi dalam bentuk, format dan kekuatan materi?
Pertanyaan
Tatkala Allah Swt menciptakan segala sesuatu material dari ketiadaan mutlak, apakah hal itu berarti bahwa kekuatan-Nya telah terefleksi dalam bentuk, format dan kekuatan materi?
Jawaban Global

Benar, memang demikianlah makna penciptaan dari ketiadaan; karena ketiadaan bukanlah sesuatu hingga Tuhan menciptakannya. Dalam sebagian riwayat juga disebutkan bahwa kudrat mutlak Tuhan, disertai dengan kesatuan dan sifat-sifat Ilahi lainnya dan keluar dari batasan ilmu manusia, ketika menciptakan seluruh makhluk dari ketiadaan sejatinya makhluk-makhluk ini merupakan cermin dan refleksi kekuasaan (kudrat) mutlak Ilahi.

Terminologi refleksi (in’ikas)[1] dalam riwayat disebutkan dengan kalimat teralisirnya sifat (wuqu’ shifat):

“Allah Swt semenjak azal adalah Tuhan kita dan ilmu adalah zat-Nya sementara tiada sesuatu pun yang diketahui dan mendengar adalah zat-Nya sementara tiada sesuatu apa pun yang terdengar, dan melihat adalah zat-Nya sementara tiada sesuatu apa pun yang terlihat, kudrat adalah zat-Nya sementara tiada sesuatu apa pun yang memiliki kudrat dan tatkala Dia menciptakan segala sesuatu maka segala sesuatu itu pun menjadi diketahui; ilmu dari-Nya mewujud pada maklum, pendengaran pada yang terdengar, penglihatan pada yang terlihat, kudrat pada yang dikuasai.”[2]

Artinya Allah Swt adalah mutlak dan tiada perbedaan pada zat-Nya dengan sifat. Allah Swt tidak dapat dikenal bagi kita melalui perantara zat. Namun setelah penciptaan makhluk-makhluk dari ketiadaan, kemudian makhluk-makhluk-Nya ini, menjadi tanda-tanda-Nya, reflektor dan manifestasi-Nya sehingga Tuhan dikenali dengan ciptaan-ciptaan-Nya. Hal ini sebagaimana yang disebutkan dalam hadis Qudsi firman Allah Swt yang menyatakan, “Kuntu kanzan makhfiyan fa ahbabtu an u’raf fakhalaqtu al-khalqa likai u’raf.” Aku adalah khazanah tersembunyi kemudian Aku ingin supaya dikenal lalu Aku ciptakan makhluk supaya Aku dikenal.”[3] [iQuest]

Pertanyaan ini Tidak Memiliki Jawaban Detil



[1]. In’ikâs adalah manifestasi dalam terminologi-terminologi Irfan.  

[2]. Kulaini, al-Kâfi, jil. 1, hal. 107, Dar al-Kutub al-Islamiyah, Teheran, 1365 S.

[2] «عَنْ أَبِی بَصِیرٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا عَبْدِ اللَّهِ ع یَقُولُ لَمْ یَزَلِ اللَّهُ عَزَّ وَ جَلَّ رَبَّنَا وَ الْعِلْمُ ذَاتُهُ وَ لَا مَعْلُومَ وَ السَّمْعُ ذَاتُهُ وَ لَا مَسْمُوعَ وَ الْبَصَرُ ذَاتُهُ وَ لَا مُبْصَرَ وَ الْقُدْرَةُ ذَاتُهُ وَ لَا مَقْدُورَ فَلَمَّا أَحْدَثَ الْأَشْیَاءَ وَ کَانَ الْمَعْلُومُ وَقَعَ الْعِلْمُ مِنْهُ عَلَى الْمَعْلُومِ وَ السَّمْعُ عَلَى الْمَسْمُوعِ وَ الْبَصَرُ عَلَى الْمُبْصَرِ وَ الْقُدْرَةُ عَلَى الْمَقْدُورِ»

[3]. Qadhi Nurullah Susytari, Ihqâq al-Haq, jil. 1, hal. 431, Maktabat Ayatullah al-Mar’asyi, Qum, 1409 H.  

Jawaban Detil
Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban detil.
Terjemahan dalam Bahasa Lain
Komentar
Jumlah Komentar 0
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
contoh : Yourname@YourDomane.ext
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
<< Libatkan Saya.
Silakan masukkan jumlah yang benar dari Kode Keamanan

Klasifikasi Topik

Pertanyaan-pertanyaan Acak

Populer Hits

  • Ayat-ayat mana saja dalam al-Quran yang menyeru manusia untuk berpikir dan menggunakan akalnya?
    260340 Tafsir 2013/02/03
    Untuk mengkaji makna berpikir dan berasionisasi dalam al-Quran, pertama-tama, kita harus melihat secara global makna “akal” yang disebutkan dalam beberapa literatur Islam dan dengan pendekatan ini kemudian kita dapat meninjau secara lebih akurat pada ayat-ayat al-Quran terkait dengan berpikir dan menggunakan akal dalam al-Quran. Akal dan pikiran ...
  • Apakah Nabi Adam merupakan orang kedelapan yang hidup di muka bumi?
    245927 Teologi Lama 2012/09/10
    Berdasarkan ajaran-ajaran agama, baik al-Quran dan riwayat-riwayat, tidak terdapat keraguan bahwa pertama, seluruh manusia yang ada pada masa sekarang ini adalah berasal dari Nabi Adam dan dialah manusia pertama dari generasi ini. Kedua: Sebelum Nabi Adam, terdapat generasi atau beberapa generasi yang serupa dengan manusia ...
  • Apa hukumnya berzina dengan wanita bersuami? Apakah ada jalan untuk bertaubat baginya?
    229792 Hukum dan Yurisprudensi 2011/01/04
    Berzina khususnya dengan wanita yang telah bersuami (muhshana) merupakan salah satu perbuatan dosa besar dan sangat keji. Namun dengan kebesaran Tuhan dan keluasan rahmat-Nya sedemikian luas sehingga apabila seorang pendosa yang melakukan perbuatan keji dan tercela kemudian menyesali atas apa yang telah ia lakukan dan memutuskan untuk meninggalkan dosa dan ...
  • Ruh manusia setelah kematian akan berbentuk hewan atau berada pada alam barzakh?
    214596 Teologi Lama 2012/07/16
    Perpindahan ruh manusia pasca kematian yang berada dalam kondisi manusia lainnya atau hewan dan lain sebagainya adalah kepercayaan terhadap reinkarnasi. Reinkarnasi adalah sebuah kepercayaan yang batil dan tertolak dalam Islam. Ruh manusia setelah terpisah dari badan di dunia, akan mendiami badan mitsali di alam barzakh dan hingga ...
  • Dalam kondisi bagaimana doa itu pasti dikabulkan dan diijabah?
    175950 Akhlak Teoritis 2009/09/22
    Kata doa bermakna membaca dan meminta hajat serta pertolongan.Dan terkadang yang dimaksud adalah ‘membaca’ secara mutlak. Doa menurut istilah adalah: “memohon hajat atau keperluan kepada Allah Swt”. Kata doa dan kata-kata jadiannya ...
  • Apa hukum melihat gambar-gambar porno non-Muslim di internet?
    171319 Hukum dan Yurisprudensi 2010/01/03
    Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban global. Silahkan Anda pilih jawaban detil ...
  • Apakah praktik onani merupakan dosa besar? Bagaimana jalan keluar darinya?
    167708 Hukum dan Yurisprudensi 2009/11/15
    Memuaskan hawa nafsu dengan cara yang umum disebut sebagai onani (istimna) adalah termasuk sebagai dosa besar, haram[1] dan diancam dengan hukuman berat.Jalan terbaik agar selamat dari pemuasan hawa nafsu dengan cara onani ini adalah menikah secara syar'i, baik ...
  • Siapakah Salahudin al-Ayyubi itu? Bagaimana kisahnya ia menjadi seorang pahlawan? Silsilah nasabnya merunut kemana? Mengapa dia menghancurkan pemerintahan Bani Fatimiyah?
    157768 Sejarah Para Pembesar 2012/03/14
    Salahuddin Yusuf bin Ayyub (Saladin) yang kemudian terkenal sebagai Salahuddin al-Ayyubi adalah salah seorang panglima perang dan penguasa Islam selama beberapa abad di tengah kaum Muslimin. Ia banyak melakukan penaklukan untuk kaum Muslimin dan menjaga tapal batas wilayah-wilayah Islam dalam menghadapi agresi orang-orang Kristen Eropa.
  • Kenapa Nabi Saw pertama kali berdakwah secara sembunyi-sembunyi?
    140579 Sejarah 2014/09/07
    Rasulullah melakukan dakwah diam-diam dan sembunyi-sembunyi hanya kepada kerabat, keluarga dan beberapa orang-orang pilihan dari kalangan sahabat. Adapun terkait dengan alasan mengapa melakukan dakwah secara sembunyi-sembunyi pada tiga tahun pertama dakwahnya, tidak disebutkan analisa tajam dan terang pada literatur-literatur standar sejarah dan riwayat. Namun apa yang segera ...
  • Kira-kira berapa usia Nabi Khidir hingga saat ini?
    133781 Sejarah Para Pembesar 2011/09/21
    Perlu ditandaskan di sini bahwa dalam al-Qur’an tidak disebutkan secara tegas nama Nabi Khidir melainkan dengan redaksi, “Seorang hamba diantara hamba-hamba Kami yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami.” (Qs. Al-Kahfi [18]:65) Ayat ini menjelaskan ...