Advanced Search
Hits
10427
Tanggal Dimuat: 2007/02/27
Ringkasan Pertanyaan
Apakah membaca doa-doa tertentu seperti doa ‘Ahd akan memberikan manfaat khusus jika membacanya kurang atau melebihi dari yang sudah ditentukan?
Pertanyaan
Apabila seseorang membaca doa ‘Ahd dan ia belum menggenapkan hingga 40 hari atau doa apa saja yang jumlah dibacanya sudah ditentukan namun ia meninggal dunia terlebih dahulu, apa yang akan terjadi? Apakah membaca doa ‘Ahd kurang dari 40 hari mempunyai manfaat khusus?
Jawaban Global
Setiap amal perbuatan baik mempunyai dua sisi kebaikan: kebaikan perbuatan itu sendiri dan kebaikan pelaku (niat yang benar dan tulus). Artinya perbuatan akan dikabulkan Allah Swt jika pekerjaan itu dilakukan dengan benar dan niatnya pun karena Allah dan untuk menggapai keridahaan Allah Swt.
Dalam riwayat sangat ditegaskan tentang pentingnya niat dalam suatu pekerjaan dan hal itu diperkenalkan sebagai spirit amal. Boleh jadi seorang Mukmin telah niat untuk mengerjakan sesuatu tapi tidak berhasil mengamalkannya, apabila niatnya benar dan benar-benar berniat untuk melakukan perbuatan itu, berdasarkan riwayat yang berasal dari para Imam Maksum, maka Allah Swt akan memberikan ganjaran perbuatan itu dan khasiat atas amal perbuatan itu.
Sehubungan dengan doa Ahd, apabila seseorang dengan niat ikhlas membacanya dan sebelum mengamalkan (secara sempurna) ia meninggal dunia maka Allah Swt akan memberikan khasiat dan ganjaran atas doa yang dibacanya itu. Dalam doa-doa mustahab seperti ini, membaca doa tersebut  dalam jumlah yang banyak (berulang-ulang) akan menambah pahala dan ganjaran.
 
Jawaban Detil
Dalam syariat Islam setiap amal perbuatan mempunyai dua sisi yang menjadi syarat dikabulkannya amal itu, dua sisi itu:
Pertama, amal perbuatan itu sendiri harus merupakan amal perbuatan yang benar, seperti menolong orang lain, membaca doa dan lain sebagainya.
Kedua, amal dan perbuatan baik tersebut harus didasari dengan niat yang benar seperti apabila seseorang membaca doa, maka harus dengan niat semata-mata demi untuk menggapa ridha Allah Swt, bukan untuk dipuji oleh masyarakat.
Bagian pertama merupakan kebaikan perbuatan (husn fi’li) dan bagian kedua disebut kebaikan pelaku (husn fā’ili) yang juga disebut sebagai kebaikan niat. Pada dasarnya Islam sangat menegaskan tentang niat dan kedudukannya dalam terkabulkannya sebuah amal perbuatan. Nabi Muhammad Saw bersabda, “Amal perbuatan itu tergantung dari niat.”[1]
Dari para Imam yang lain pun banyak riwayat tentang hal ini yang menjelaskan peran niat dalam nilai amal perbuatan itu sendiri. Dari Imam Shadis As dari Nabi Muhammad Saw bersabda, “Niat seorang Mukmin lebih baik dari amal perbuatannya.”[2]
Allamah Majlisi dalam menafsirkan riwayat ini mengutip dari Imam Baqir As   yang bersabda, “Sebabnya adalah karena mereka banyak meniatkan amal perbuatan baik namun mereka tidak berhasil menjalankannya.”[3] Artinya keluasan niat seorang Mukmin untuk mengerjakan kebaikan lebih jauh cakupannya dari pada amal pekerjaan itu sendiri. Boleh jadi seseorang hendak mengerjakan sesuatu atau misalnya ia ingin membaca doa ‘Ahd selama 40 hari[4] atau akan menyedekahkan hartanya dengan jumlah tertentu, walaupun ia tidak mengetahui akan waktu meninggalnya dan pada waktu sekarang ia tidak mempunyai uang sejumlah itu, namun apabila ia berniat bersungguh-sungguh, maka Allah Swt akan memberikan ganjaran kepadanya sebanyak pahala yang akan ia terima walaupun ia tidak (belum) melakukan amal perbuatan itu karena Allah Swt Maha Pemurah.
Imam Shadiq As bersabda, “Hamba fakir berkata: Tuhanku karuniakan kepadaku harta benda sehingga aku akan berinfak kepada orang-orang fakir, karena Allah Maha Mengetahui akan niat yang dimiliki hamba itu dan mengetahui bahwa ia berniat dengan benar, maka Allah memberi pahala kepadanya dengan pahala itu karena Allah Swt Maha Pemurah”[5]
Sudah barang tentu apabila manusia ketika berdoa mempunyai niat untuk mengerjakan amal perkerjaan itu, walaupun ia tidak mengerjakan kebajikan itu, atau ia baru melaksanakan sejumlah kecil dari pekerjaan itu kemudian ia meninggal atau ia tidak bisa mengerjakan kebaikan itu karena hal-hal tertentu, maka Allah akan memberikan pahala kepadanya dan pasti membaca secara berulang-ulang doa ini merupakan sebuah kebaikan dan suatu amal yang mulia dan akan mendatangkan pahala semakin banyak, walaupun pengamalan suatu hal akan lebih baik jika sesuai dengan anjuran yang ada.
Salah satu doa yang memiliki arti yang sangat dalam dan sangat dianjurkan untuk dibaca adalah doa Ahd Imam Zaman Afz. Terkait dengan doa Ahd ini, Imam Shadiq As bersabda barang siapa yang membaca doa itu sebanyak 40 kali di waktu subuh maka ia akan termasuk menjadi penolong Qaim (Imam Mahdi) kami dan apabila ia meninggal sebelum kemunculan Imam Zaman Afs, maka Allah Swt akan mengeluarkannya dari kuburan dalam keadaan berkhidmat kepada Imam Zaman Afs. Doa ini juga termasuk dalam kaidah itu dan sesuai dengan hadis-hadis yang ada di atas, apabila seseorang niat bahwa selama 40 hari akan membaca doa ‘Ahd namun karena sesuatu hal ia tidak bisa membacanya, maka Allah Swt akan memberikan ganjaran membaca doa itu kepadanya.” [iQuest]
 

[1]Shahih Bukhāri, Kitab Buda al-Wahy, jil. 1, Hadis 1907
[2] Ushul Kāfi, Kitab Budā al-Wahy, jil. 1, Sahih Muslim, Hadis 1907
[3] Ibid.
[4] Mafātih al-Jinān, Doa ‘Ahd, Bihār al-Anwār, jil. 53, hal. 95-96, Bihār al-Anwār, jil. 91, hal. 41 &42
[5] Ushul Kāfi, jil. 3, Terjemahan  Musthafawi, hal. 133
Terjemahan dalam Bahasa Lain
Komentar
Jumlah Komentar 0
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
contoh : Yourname@YourDomane.ext
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
<< Libatkan Saya.
Silakan masukkan jumlah yang benar dari Kode Keamanan

Klasifikasi Topik

Pertanyaan-pertanyaan Acak

  • Bagaimana hubungan antara ruh dan badan?
    24109 Filsafat Islam 2011/07/16
    Sekaitan dengan hubungan antara ruh dan badan harus dikatakan bahwa badan merupakan salah satu tingkatan dari beberapa tingkatan nafs dan ruh. Atas dasar itu, pada hakikatnya, badan berada pada jiwa dan ruh bukan ruh yang terdapat pada badan; karena berdasarkan Filsafat Hikmah, dengan ...
  • Apakah sah hukumnya menggunakan dua turbah untuk sujud?
    7668 Hukum dan Yurisprudensi 2011/11/21
    Tempat sujud bagi orang yang mengerjakan salat tidak boleh lebih di atas atau lebih di bawah dari empat jari tertutup dari tempat kedua lututnya...”[1] Karena itu apabila ketinggian dua turbah tidak lebih dari empat jari tertutup maka orang yang mengerjakan salat dapat sujud di atas dua ...
  • Apakah Anda punya tips bagaimana caranya untuk menghindar supaya tidak banyak tertawa khususnya pada bulan Muharram dan Shafar?
    9050 Majelis Duka dan Ziarah 2012/05/10
    Menangis dan tertawa adalah sejenis luapan perasaan dan afeksi batin manusia. Hal ini merupakan tanda-tanda natural dan proses keseimbangan mental manusia. Karena itu, setiap orang harus sampai pada tingkatan matang dan mempelajari adab-adab tertawa dan mengekspresikan kebahagian sehingga tertawa dan luapan kegembiraan menjadi sebuah sifat mulia bagi ...
  • Apa saja kemiripan-kemiripan yang dimiliki oleh Imam Zaman dengan para nabi menurut kitab Mikyâl al-Makârim?
    15576 Tipologi dan Keunggulan Sifat 2012/09/19
    Dalam riwayat-riwayat Islam disebutkan tentang terdapatnya banyak kemiripan-kemiripan fisik dan spiritual yang dimiliki oleh Imam Mahdi Ajf dengan sebagian dari para nabi. Sebagian dari kemiripan-kemiripan ini telah dikumpulkan dalam kitab Mikyâl al-Makârim sebagaimana berikut: Sejumlah dari kemiripan-kemiripan tersebut terdapat pada kitab Mikyâl al-Makârim dan sebagiannya ...
  • Mengapa kita membantu Irak padahal kita sendiri sangat membutuhkan. Masyarakat kita sendiri kesusahan menghadapi harga-harga mahal dan barang-barang langka di pasar?
    7825 Filsafat Politik 2011/05/18
    Pertama: Asas pelbagai bantuan Republik Islam Iran ke negara-negara Muslim adalah bantuan-bantuan moril bukan bantuan-bantuan material dan finansial. Kedua: Apabila terdapat juga bantuan-bantuan materil dan finansial ke negara-negara Muslim lainnya maka hal itu memiliki banyak pengaruh dan manfaat material dan spritual sebagaimana berikut: ...
  • Tolong sebutkan bagi saya sebuah doa untuk menemukan pasangan yang cocok dan bertakwa.
    15542 دعا 2012/09/10
    Allah Swt menjadikan setiap pekerjaan memiliki sebab-sebab tertentu sedemikian sehingga setiap pekerjaan hanya akan memperoleh hasil apabila dikerjakan melalui kanal-kanal sebabnya. Untuk memperoleh jodoh dan pasangan idaman juga demikian caranya. Cara untuk mendapatkan istri idaman memerlukan penelitian dan pengenalan yang tepat dan akurat. Tentu saja ...
  • Apa saja yang menjadi syarat-syarat nikah Mut’ah?
    30335 Hukum dan Yurisprudensi 2010/06/20
    Dalam pandangan Islam, pernikahan, baik pernikahan itu permanen atau temporer (mut’ah) dilangsungkan berdasarkan keridhaan kedua belah pihak. Demikian juga pernikahan temporer seperti pernikahan permanen, hukumnya mubah dan dianjurkan. Namun hal ini tidak bermakna harus dan wajib dilakukan. Atas dasar itu, apabila seorang putri menolak lamaran seorang pria untuk pernikahan ...
  • Shalat Tahiyyat Masjid Jamkaran
    7479 Hukum dan Yurisprudensi 2011/08/10
    Ibadah dan doa-doa adalah bersifat tauqifi (sudah dari sananya). Artinya bahwa masing-masing dari ibadah dan doa-doa ini memiliki efek yang bersandar padanya. Seluruh amalan dan doa yang dikerjakan sesuai dengan apa yang diinginkan sebagaimana dokter yang memformulasikan obat bagi pasiennya dan berkata kepadanya bahwa Anda harus meminum obat ...
  • Apa dasar-dasar teologi Mahdawiyat?
    8252 Teologi Lama 2009/09/22
    Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban global. Silahkan Anda pilih jawaban detil ...
  • Apakah orang-orang beriman akan mendapatkan kenikmatan alam kubur dan orang-orang kafir akan dihajar dengan azab kubur?
    21065 Teologi Lama 2009/12/08
    Syaikh Mufid dalam kitab Awâil al-Maqâlat-nya, membagi manusia menjadi empat bagian berdasarkan keyakinan dan amal-perbuatan mereka:1.     Orang-orang beriman yang bertakwa2.

Populer Hits

  • Ayat-ayat mana saja dalam al-Quran yang menyeru manusia untuk berpikir dan menggunakan akalnya?
    267536 Tafsir 2013/02/03
    Untuk mengkaji makna berpikir dan berasionisasi dalam al-Quran, pertama-tama, kita harus melihat secara global makna “akal” yang disebutkan dalam beberapa literatur Islam dan dengan pendekatan ini kemudian kita dapat meninjau secara lebih akurat pada ayat-ayat al-Quran terkait dengan berpikir dan menggunakan akal dalam al-Quran. Akal dan pikiran ...
  • Apakah Nabi Adam merupakan orang kedelapan yang hidup di muka bumi?
    249185 Teologi Lama 2012/09/10
    Berdasarkan ajaran-ajaran agama, baik al-Quran dan riwayat-riwayat, tidak terdapat keraguan bahwa pertama, seluruh manusia yang ada pada masa sekarang ini adalah berasal dari Nabi Adam dan dialah manusia pertama dari generasi ini. Kedua: Sebelum Nabi Adam, terdapat generasi atau beberapa generasi yang serupa dengan manusia ...
  • Apa hukumnya berzina dengan wanita bersuami? Apakah ada jalan untuk bertaubat baginya?
    232312 Hukum dan Yurisprudensi 2011/01/04
    Berzina khususnya dengan wanita yang telah bersuami (muhshana) merupakan salah satu perbuatan dosa besar dan sangat keji. Namun dengan kebesaran Tuhan dan keluasan rahmat-Nya sedemikian luas sehingga apabila seorang pendosa yang melakukan perbuatan keji dan tercela kemudian menyesali atas apa yang telah ia lakukan dan memutuskan untuk meninggalkan dosa dan ...
  • Ruh manusia setelah kematian akan berbentuk hewan atau berada pada alam barzakh?
    219291 Teologi Lama 2012/07/16
    Perpindahan ruh manusia pasca kematian yang berada dalam kondisi manusia lainnya atau hewan dan lain sebagainya adalah kepercayaan terhadap reinkarnasi. Reinkarnasi adalah sebuah kepercayaan yang batil dan tertolak dalam Islam. Ruh manusia setelah terpisah dari badan di dunia, akan mendiami badan mitsali di alam barzakh dan hingga ...
  • Dalam kondisi bagaimana doa itu pasti dikabulkan dan diijabah?
    178671 Akhlak Teoritis 2009/09/22
    Kata doa bermakna membaca dan meminta hajat serta pertolongan.Dan terkadang yang dimaksud adalah ‘membaca’ secara mutlak. Doa menurut istilah adalah: “memohon hajat atau keperluan kepada Allah Swt”. Kata doa dan kata-kata jadiannya ...
  • Apa hukum melihat gambar-gambar porno non-Muslim di internet?
    173369 Hukum dan Yurisprudensi 2010/01/03
    Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban global. Silahkan Anda pilih jawaban detil ...
  • Apakah praktik onani merupakan dosa besar? Bagaimana jalan keluar darinya?
    170496 Hukum dan Yurisprudensi 2009/11/15
    Memuaskan hawa nafsu dengan cara yang umum disebut sebagai onani (istimna) adalah termasuk sebagai dosa besar, haram[1] dan diancam dengan hukuman berat.Jalan terbaik agar selamat dari pemuasan hawa nafsu dengan cara onani ini adalah menikah secara syar'i, baik ...
  • Siapakah Salahudin al-Ayyubi itu? Bagaimana kisahnya ia menjadi seorang pahlawan? Silsilah nasabnya merunut kemana? Mengapa dia menghancurkan pemerintahan Bani Fatimiyah?
    161750 Sejarah Para Pembesar 2012/03/14
    Salahuddin Yusuf bin Ayyub (Saladin) yang kemudian terkenal sebagai Salahuddin al-Ayyubi adalah salah seorang panglima perang dan penguasa Islam selama beberapa abad di tengah kaum Muslimin. Ia banyak melakukan penaklukan untuk kaum Muslimin dan menjaga tapal batas wilayah-wilayah Islam dalam menghadapi agresi orang-orang Kristen Eropa.
  • Kenapa Nabi Saw pertama kali berdakwah secara sembunyi-sembunyi?
    144192 Sejarah 2014/09/07
    Rasulullah melakukan dakwah diam-diam dan sembunyi-sembunyi hanya kepada kerabat, keluarga dan beberapa orang-orang pilihan dari kalangan sahabat. Adapun terkait dengan alasan mengapa melakukan dakwah secara sembunyi-sembunyi pada tiga tahun pertama dakwahnya, tidak disebutkan analisa tajam dan terang pada literatur-literatur standar sejarah dan riwayat. Namun apa yang segera ...
  • Kira-kira berapa usia Nabi Khidir hingga saat ini?
    136237 Sejarah Para Pembesar 2011/09/21
    Perlu ditandaskan di sini bahwa dalam al-Qur’an tidak disebutkan secara tegas nama Nabi Khidir melainkan dengan redaksi, “Seorang hamba diantara hamba-hamba Kami yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami.” (Qs. Al-Kahfi [18]:65) Ayat ini menjelaskan ...