Advanced Search
Hits
12196
Tanggal Dimuat: 2012/04/12
Ringkasan Pertanyaan
Apa asas perbedaan penciptaan sehingga ada yang tercipta sebagai manusia, ada yang menjadi hewan dan ada yang menjadi tumbuhan?
Pertanyaan
Apa asas perbedaan penciptaan sehingga ada yang tercipta sebagai manusia, ada yang menjadi hewan dan ada yang menjadi tumbuhan? Dan apa maksud segala sesuatu tercipta berdasarkan kelayakannya?
Jawaban Global

Alam semesta adalah sistem sempurna yang diciptakan oleh Allah swt dengan sebaik-baiknya. Setiap sesuatu di alam ciptaan ini, memiliki kedudukan dan derajatnya masing-masing. Sistem ini berdiri di atas aturan-aturan yang tak mungkin dirubah.

Kemestian dari sistem alam semesta yang sempurna adalah adanya tingkatan-tingkatan dan derajat yang berbeda-beda pada semua makhluk. Perbedaan-perbedaan itu tidaklah diciptakan, namun merupakan kelaziman esensial makhluk-makhluk dan Tuhan menciptakan semuanya berdasarkan kelayakan-kelayakan tersebut; karena di setiap derajat dan kedudukan, hanya derajat itu saja yang dapat diterimanya.

Jawaban Detil

Jawaban ini terdiri dari empat bagian.

Pertama: Tak diragukan bahwa alam semesta ini memiliki aturan dan aturan itu bersifat esensial. Di antara bagian-bagiannya terdapat hubungan yang hakiki; seperti urutan angka-angka. Dalam angka-angka, kita melihat bahwa angka 1 berada sebelum angka 2, dan angka 2 berada sebelum angka 3, dan angka tiga sebelu angka 4. Begitu pula setiap angka selain 1 berada di antara sebelum dan sesudah angka yang lain. Setiap angka memiliki kriteria dan derajatnya masing-masing, dan keseluruhan angka-angka yang tak terbatas ini adalah alam semesta. Sistem ini dan sistem-sistem yang ada di tingkatan angka-angka adalah miliknya secara esensial. Sistem esensial ini dimiliki oleh seluruh ciptaan di alam semesta. Yakni Tuhan tidak mungkin menciptakan sesuatu namun tidak memiliki hubungan yang berkaitan dengan ciptaan-ciptaan lainnya, atau didahului dan mendahului ciptaan lainnya.

Kedua: Sistem dan keteraturan di alam semesta adalah keteraturan yang paling baik. Yakni segala apa yang ada di alam semesta ini berada pada puncak kondisi dan keadaan terbaik, yang mana keadaan yang lebih baik dari itu tak dapat terbayangkan. Al-Qur'an tentang hal ini menjelaskan: "Yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya..." (Qs. As-Sajdah [32]:7).

Ketiga: Ada semacam aturan-aturan global yang mengikat alam semesta ini dan Tuhan mengatur alam semesta berdasarkan aturan-aturan tersebut, dan tidak ada yang bisa keluar dari aturan itu dan aturan tersebut takkan pernah berubah. Sebagaimana yang dijelaskan dalam Al-Qur'an: "...dan kamu sekali-kali tiada akan mendapati peubahan pada sunnah Allah. " (Qs. Al-Ahzab [33]:62).

Keempat: Salah satu aturan itu adalah hukum sebab akibat. Berdasarkan hukum tersebut, segala sesuatu di alam ini memiliki posisi kausalitas yang jelas. Tidak adanya hukum sebab akibat berarti segala sesuatu bisa menempati posisi yang lainnya, misalnya panas api korek sama seperti atau lebih panas dari mata hari; yang padahal tidak demikian.

Hukum sebab akibat itu bersifat permanen, yakni setiap sebab memiliki akibat-akibat tipikal yang disebabkannya dan setiap akibat juga memiliki sebab-sebab khusus yang menyebabkannya. Hal itu kurang lebih berbeda dengan fenomena sosial, seperti tak ada bedanya siapa yang menjadi pimpinan atau yang dipimpin. Oleh karenanya, manusia tidak bisa menjadi hewan, atau menjadi tumbuhan. Dengan demikian tak ada artinya jika kita bertanya mengapa sesuatu menjadi manusia, kemudian ada yang menjadi hewan, dan ada yang menjadi tumbuhan? Karena segala sesuatu dengan perbedaan-perbedaannya sesuai dengan hukum sebab akibat alam semesta.[1]

Berdasarkan yang telah dijelaskan, setiap ciptaan tercipta sesuai kelayakannya masing-masing, yakni Tuhan menciptakan segalanya sesuai potensi esensial mereka. Segala ciptaan memiliki potensi masing-masing, misalnya ada yang hanya berpotensi untuk menjadi tumbuhan, ada yang berpotensi menjadi binatang, dan ada yang berpotensi untuk menjadi manusia. Berbeda dengan kedudukan-kedudukan sosial yang dapat berubah-ubah. Kriteria tersebut tak jauh beda dengan kriteria-kriteria di ilmu Geometri. Misalnya kriteria segi tiga berbeda dengan kriteria segi empat. Setiap salah satunya memiliki kriterianya masing-masing dan kita tidak bisa bertanya "mengapa yang ini kasihan sekali karena berbentuk segi tiga? mengapa yang itu tidak dan berbentuk segi empat?".

Semua ciptaan di alam semesta juga begitu. Masing-masing memiliki kriteria dan potensi khusus. Misalnya benda mati tidak dapat tumbuh dan memahami, tumbuhan hanya bisa tumbuh tak bisa memahami, hewan dapat tumbuh dan juga memiliki insting, dan seterusnya. Jadi salah jika kita berfikir mulanya Tuhan menciptakan segala sesuatu dalam kondisi yang sama lalu membagi-bagi mereka, ada yang diciptakan menjadi manusia, ada yang menjadi hewan, tumbuhan, dan benda mati. Yang benar adalah kita katakan bahwa segala sesuatu di alam semesta ini hanya dapat menjadi "sesuatu" yang memang selayaknya ia menjadi begitu, itu saja, dan Tuhan memberikan penciptaan seperti itu untuknya. Sebagaimana yang dikatakan oleh Ibnu Sina: "Tuhan tidak menjadikan aprikot menjadi aprikot, melainkan Ia 'mewujudkannya' menjadi aprikot."

Agar permasalahan dapat menjadi lebih jelas, perhatikan contoh berikut ini: Mobil tersusun dari bagian-bagian yang bermacam-macam. Pembuat mobil tidaklah dari awalnya membuat semua bagian itu dalam satu bentuk ciptaan lalu kemudian yang satu dijadikan roda, yang lain dijadikan knalpot, dan seterusnya... namun sejak awal pembuat mobil sudah menciptakan segala bagian tersebut sesuai bentuk dan karakteristiknya masing-masing secara terpisah, lalu dirakit hingga menjadi sebuah mobil yang dapat dipakai berjalan. [iQuest]

 


[1]. Murtadha Muthahari,, Adl-e Ilahi, hal. 102 - 107, Shadra, Cetakan 30, 1378 S.

 

Terjemahan dalam Bahasa Lain
Komentar
Jumlah Komentar 0
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
contoh : Yourname@YourDomane.ext
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
<< Libatkan Saya.
Silakan masukkan jumlah yang benar dari Kode Keamanan

Klasifikasi Topik

Pertanyaan-pertanyaan Acak

  • Bagaimana hukum Islam terkait dengan hubungan sehat antara muda dan mudi?
    11875 Hukum dan Yurisprudensi 2012/05/13
    Dalam pandangan Islam, pria dan wanita adalah dua entitas dan makhluk yang saling menyempurnakan. Allah Swt menciptakan mereka untuk satu sama lain untuk saling melengkapi. Salah satu kebutuhan pria dan wanita terhadap satu sama lain adalah kebutuhan seksual. Namun kebutuhan ini harus disalurkan pada aturan dan instruksi ...
  • Apa makna ayat 6 surah al-Nisa yang berbicara tentang harta anak yatim?
    24198 Tafsir 2012/08/22
    Allah Swt pada ayat ini memerintahkan kepada pengurus dan pengasuh anak-anak yatim untuk berhati-hati dengan harta mereka dan menjaga modal mereka; anak-anak yatim pada masa pengasuhan hingga masa baligh dan dewasa hendaknya diujis dalam masalah harta dan tatkala mereka mencapai usia baligh dan dewasa, harta yang mereka ...
  • Jelaskan secara ringkas biografi Imam Ridha as.
    2325 Sejarah Para Pembesar 2021/06/23
  • Apakah arti dan hakikat Ramadhan itu?
    7092 Irfan Teoritis 2015/05/03
    Ramadhan secara leksikal berarti panas yang menyengat, panasnya batu, intensitas sinar matahari. Juga dikatakan bahwa ramadhan diambil dari asal kata “harr” yang artinya adalah kembali dari gurun menuju kota. Secara teknis ramadhan adalah nama bulan ke-9 bulan Hijriah, bulan-bulan Islam dan bulan turunnya al-Quran. Imam Sajjad As ...
  • Kepada siapa sajakah Allah Swt anugerahkan hikmah?
    13025 Tafsir 2015/02/14
    Allah Swt dalam al-Quran berfirman: «یُؤْتِی الْحِکْمَةَ مَنْ یَشاءُ وَ مَنْ یُؤْتَ الْحِکْمَةَ فَقَدْ أُوتِیَ خَیْراً کَثیراً» “Allah akan menganugrahkan hikmah kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan barang siapa yang dianugerahi hikmah tersebut, ia benar-benar telah dianugerahi kebaikan yang yang tak terhingga.” (Qs Al-Baqarah [2]:269) Hikmah, ...
  • Tolong jelaskan aliran Syaikhiyah dan pendirinya Syaikh Ahmad Ihsai?
    7650 Sejarah Para Pembesar 2009/09/22
    “Syaikhiyah” adalah suatu aliran yang didirikan oleh Syaikh Ahmad Ihsai. Syaikh Ahmad lahir di kota Ihsa pada tahun 1166 H dan pada tahun 1186 berangkat ke Karbala dan belajar kepada ulama-ulama Syi’ah. Ia, pergi ke Iran dalam rangka ...
  • Apa saja tipologi dan nilai plus yang dimiliki oleh kitab Bihâr al-Anwâr? Kritikan apa saja yang dapat dilontarkan atas kitab ini?
    8619 Dirayah al-Hadits 2012/05/10
    Kumpulan riwayat kitab Bihâr al-Anwâr merupakan karya magnum opus Allamah Muhammad Baqir Majlisi. Kitab ini merupakan ensiklopedia (Dairat al-Ma’ârif) besar hadis mazhab Syi’ah yang mencakup seluruh masalah-masalah agama, seperti tafsir al-Qur’an, Sejarah, Fikih, Teologi dan lain-lain. Di antara tipologi dan keunggulan paling penting kitab Bihâr ...
  • Apakah seorang penerjemah boleh memberikan pekerjaan terjemahannya kepada penerjemah lainnya?
    3724 Hak-hak Non-Material dan Reproduksi 2019/06/16
    Apabila tidak disyaratkan bahwa penerjemah awal yang harus mengerjakan terjemahan itu, maka dengan perjanjian baru (seperti ju’alah atau kontrak) tidak menjadi masalah untuk melimpahkan kepada penerjemah lain. Namun sebagian fakih,[1] terkait dengan hal ini berkata: Dalam mengontrak seseorang tertentu untuk melakukan pekerjaan (seperti terjemahan) ...
  • Apakah benar Umar pada hari perdamaian Hudaibiyyah berkata kepada Rasulullah Saw bahwa aku tidak pernah menyangsikan kenabian Rasulullah Saw seperti saat ini?
    8645 Teologi Lama 2011/02/15
    Sebagian literatur Ahlusunnah melaporkan hal ini terkait dengan persitiwa perdamaian Hudaibiyyah dimana Umar merasa bahwa sabda-sabda Rasulullah Saw tidak terpenuhi, katanya, “Wallahi! Ma syakaktu mundzu aslamtu illa yaumaidzin.” (Demi Allah! Aku tidak pernah ragu tentang kenabian kecuali hari itu.” Namun pada sebagian literatur lainnya seperti ...
  • Bagaimanakah manusia itu diciptakan berdasarkan dalam pandangan Islam?
    50745 Teologi Lama 2011/09/06
    Al-Qur’an menyatakan dengan ragam ungkapan terkait dengan penciptaan manusia dan sumber kemunculannya. Sebagian ayat al-Qur’an memperkenalkan bahwa bahan dasar pertama manusia adalah “tanah liat.” Sebagian lainnya menyebutkan bahwa manusia Kami ciptakan dari “air.” Ayat-ayat lainnya menyatakan bahwa sumber penciptaan manusia berasal dari “nutfah” (sperma) dan sebagian ayat lainnya mengungkapkan “tanah ...

Populer Hits

  • Ayat-ayat mana saja dalam al-Quran yang menyeru manusia untuk berpikir dan menggunakan akalnya?
    259954 Tafsir 2013/02/03
    Untuk mengkaji makna berpikir dan berasionisasi dalam al-Quran, pertama-tama, kita harus melihat secara global makna “akal” yang disebutkan dalam beberapa literatur Islam dan dengan pendekatan ini kemudian kita dapat meninjau secara lebih akurat pada ayat-ayat al-Quran terkait dengan berpikir dan menggunakan akal dalam al-Quran. Akal dan pikiran ...
  • Apakah Nabi Adam merupakan orang kedelapan yang hidup di muka bumi?
    245710 Teologi Lama 2012/09/10
    Berdasarkan ajaran-ajaran agama, baik al-Quran dan riwayat-riwayat, tidak terdapat keraguan bahwa pertama, seluruh manusia yang ada pada masa sekarang ini adalah berasal dari Nabi Adam dan dialah manusia pertama dari generasi ini. Kedua: Sebelum Nabi Adam, terdapat generasi atau beberapa generasi yang serupa dengan manusia ...
  • Apa hukumnya berzina dengan wanita bersuami? Apakah ada jalan untuk bertaubat baginya?
    229603 Hukum dan Yurisprudensi 2011/01/04
    Berzina khususnya dengan wanita yang telah bersuami (muhshana) merupakan salah satu perbuatan dosa besar dan sangat keji. Namun dengan kebesaran Tuhan dan keluasan rahmat-Nya sedemikian luas sehingga apabila seorang pendosa yang melakukan perbuatan keji dan tercela kemudian menyesali atas apa yang telah ia lakukan dan memutuskan untuk meninggalkan dosa dan ...
  • Ruh manusia setelah kematian akan berbentuk hewan atau berada pada alam barzakh?
    214412 Teologi Lama 2012/07/16
    Perpindahan ruh manusia pasca kematian yang berada dalam kondisi manusia lainnya atau hewan dan lain sebagainya adalah kepercayaan terhadap reinkarnasi. Reinkarnasi adalah sebuah kepercayaan yang batil dan tertolak dalam Islam. Ruh manusia setelah terpisah dari badan di dunia, akan mendiami badan mitsali di alam barzakh dan hingga ...
  • Dalam kondisi bagaimana doa itu pasti dikabulkan dan diijabah?
    175711 Akhlak Teoritis 2009/09/22
    Kata doa bermakna membaca dan meminta hajat serta pertolongan.Dan terkadang yang dimaksud adalah ‘membaca’ secara mutlak. Doa menurut istilah adalah: “memohon hajat atau keperluan kepada Allah Swt”. Kata doa dan kata-kata jadiannya ...
  • Apa hukum melihat gambar-gambar porno non-Muslim di internet?
    171082 Hukum dan Yurisprudensi 2010/01/03
    Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban global. Silahkan Anda pilih jawaban detil ...
  • Apakah praktik onani merupakan dosa besar? Bagaimana jalan keluar darinya?
    167506 Hukum dan Yurisprudensi 2009/11/15
    Memuaskan hawa nafsu dengan cara yang umum disebut sebagai onani (istimna) adalah termasuk sebagai dosa besar, haram[1] dan diancam dengan hukuman berat.Jalan terbaik agar selamat dari pemuasan hawa nafsu dengan cara onani ini adalah menikah secara syar'i, baik ...
  • Siapakah Salahudin al-Ayyubi itu? Bagaimana kisahnya ia menjadi seorang pahlawan? Silsilah nasabnya merunut kemana? Mengapa dia menghancurkan pemerintahan Bani Fatimiyah?
    157563 Sejarah Para Pembesar 2012/03/14
    Salahuddin Yusuf bin Ayyub (Saladin) yang kemudian terkenal sebagai Salahuddin al-Ayyubi adalah salah seorang panglima perang dan penguasa Islam selama beberapa abad di tengah kaum Muslimin. Ia banyak melakukan penaklukan untuk kaum Muslimin dan menjaga tapal batas wilayah-wilayah Islam dalam menghadapi agresi orang-orang Kristen Eropa.
  • Kenapa Nabi Saw pertama kali berdakwah secara sembunyi-sembunyi?
    140417 Sejarah 2014/09/07
    Rasulullah melakukan dakwah diam-diam dan sembunyi-sembunyi hanya kepada kerabat, keluarga dan beberapa orang-orang pilihan dari kalangan sahabat. Adapun terkait dengan alasan mengapa melakukan dakwah secara sembunyi-sembunyi pada tiga tahun pertama dakwahnya, tidak disebutkan analisa tajam dan terang pada literatur-literatur standar sejarah dan riwayat. Namun apa yang segera ...
  • Kira-kira berapa usia Nabi Khidir hingga saat ini?
    133612 Sejarah Para Pembesar 2011/09/21
    Perlu ditandaskan di sini bahwa dalam al-Qur’an tidak disebutkan secara tegas nama Nabi Khidir melainkan dengan redaksi, “Seorang hamba diantara hamba-hamba Kami yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami.” (Qs. Al-Kahfi [18]:65) Ayat ini menjelaskan ...